facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Peristiwa yang terjadi, Senin sore, 17 Maret itu berawal ketika bus perusahaan milik PT Torgamba yang membawa 35 siswa SD melintasi areal perkebunan kelapa sawit Aek Kuo, Labuhan Baru Utara.
Kondisi jalan yang licin dan rem bus yang tidak berfungsi diduga menjadi penyebab bus terperosok kedalam parit sedalam 4 meter yang penuh dengan air.
Kondisi bus yang tertutup menyebabkan korban yang merupakan anak karyawan PT Torgamba sulit menyelamatkan diri. Akibatnya tujuh siswa tewas, sedangkan 28 lainnya berhasil menyelamatkan diri. Sejumlah korban selamat masih menjalani perawatan akibat menderita luka benturan.
Pengelola perusahaan mengakui kecelakaan yang menewaskan tujuh anak-anak itu akibat kelalaian supir bus berinisial MS. Menurut Untung Napitupulu, Manager PT Torganda, perusahaan telah mengetahui bus dalam kondisi tidak layak jalan.
Namun tanpa alasan yang jelas, MS tetap menggunakan bus untuk antar jemput siswa SD. "Kami sudah ingatkan agar MS tidak menggunakan bus itu," kata Napitupulu kepada wartawan, Selasa, 18 Maret 2014.
Ketujuh korban tewas masing-masing Angga Kurniawan, Yusuf Setiawan Gulo, Tertin, Muhammad Iqbal, Haikal Manurung, Julianto telah disemayamkan dikediaman orang tuanya masing-masing.
Petugas Polres Labuhan Batu Utara sendiri masih memburu supir bus yang langsung melarikan diri.