yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
GROBOGAN - Bus Lorensa, jurusan Jakarta-Purwodadi, terguling di pinggir jalan di jalur Purwodadi-Semarang, tepatnya di Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (3/9/2012) pagi tadi.
Seorang penumpang tewas di lokasi kejadian, empat lainnya menderita luka berat. Salah seorang korban luka merupakan perempuan hamil.
Korban tewas diketahui bernama Sumardi, warga Desa Pelem, Kecamatan Gabus, Grobogan. Jenazahnya kini berada di kamar mayat Rumah Sakit Panti Rahayu, Purwodadi. Sumardi tewas karena luka berat di kepala akibat benturan dengan kaca bus.
Di antara korban luka merupakan perempuan yang tengah hamil tua, Kuwatni. Selain Kuwatni, dua anaknya, Adi Sucipto (3) dan Anita Rahmadani (1), harus mendapat perawatan intensif karena mengalami luka serius di tangan dan kepala. Seorang korban luka lainnya ialah Warim, kernet bus.
Sementara itu, sopir bus Lorensa melarikan diri setelah kendaraannya terguling.
Agus Supriyanto, seorang saksi mata, menuturkan, bus bernomor polisi B 7156 XA itu melaju dari arah Semarang menuju Purwodadi. Kecelakaan terjadi karena bus hendak menghindari sepeda motor dari arah berlawanan. Diduga kaget, sopir banting setir ke kiri hingga teguling dan masuk parit di bahu jalan sedalam tiga meter.
Sementara itu, kernet bus, Warim, menjelaskan, saat melaju sopir tidak mengetahui dengan bahu jalan terlalu dalam karena tidak ada rambu pembatas jalan. Karena kaget ada sepeda motor, sopir banting setir ke kiri.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan petugas Polres Grobogan.
Seorang penumpang tewas di lokasi kejadian, empat lainnya menderita luka berat. Salah seorang korban luka merupakan perempuan hamil.
Korban tewas diketahui bernama Sumardi, warga Desa Pelem, Kecamatan Gabus, Grobogan. Jenazahnya kini berada di kamar mayat Rumah Sakit Panti Rahayu, Purwodadi. Sumardi tewas karena luka berat di kepala akibat benturan dengan kaca bus.
Di antara korban luka merupakan perempuan yang tengah hamil tua, Kuwatni. Selain Kuwatni, dua anaknya, Adi Sucipto (3) dan Anita Rahmadani (1), harus mendapat perawatan intensif karena mengalami luka serius di tangan dan kepala. Seorang korban luka lainnya ialah Warim, kernet bus.
Sementara itu, sopir bus Lorensa melarikan diri setelah kendaraannya terguling.
Agus Supriyanto, seorang saksi mata, menuturkan, bus bernomor polisi B 7156 XA itu melaju dari arah Semarang menuju Purwodadi. Kecelakaan terjadi karena bus hendak menghindari sepeda motor dari arah berlawanan. Diduga kaget, sopir banting setir ke kiri hingga teguling dan masuk parit di bahu jalan sedalam tiga meter.
Sementara itu, kernet bus, Warim, menjelaskan, saat melaju sopir tidak mengetahui dengan bahu jalan terlalu dalam karena tidak ada rambu pembatas jalan. Karena kaget ada sepeda motor, sopir banting setir ke kiri.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan petugas Polres Grobogan.