• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bursa Asia Menguat Terkerek Wall Street

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
12jzM.jpg


Penguatan saham-saham di bursa Amerika Serikat akan mengerek penguatan bursa saham Asia dan Australia. Jumat lalu, indeks harga saham di Wall Street menyentuh titik tertinggi sejak Desember 2007.

Dikutip dari CNBC, indeks acuan ASX 200 di Bursa Australia merangkak 0,07 presen menjadi 4,727,6 pada awal perdagangan Senin, 7 Januari 2013. Kenaikan saham bursa Australia didorong oleh kenaikan harga bijih besi akibat permintaan baru dari China.

Salah satunya adalah saham raksasa pertambangan Australia, BHP Biliton, yang naik 0,2 persen ke level tertinggi akibat harga bijih besi yang mencapai US$150 per ton. Sedangkan saham Mineral Explorer Ivanhoe juga menguat 1,7 persen setelah perusahaan itu mengangkat Managing Director baru.

Di Asia, Nikkei Jepang menunjukkan penguatan tertinggi dalam 22 bulan terakhir. Nikkei berjangka di Chicago diperdagangkan pada level 10.760 sedangkan Osaka berjangka di level 10.688,1, tertinggi sejak Maret 2011. Sedangkan indeks Topix menguat 3,34 persen menjadi 888,51.

Menguatnya Nikkei didorong dari menguatnya saham ritel dan elektronik yang berhasil meningkatkan penjualannya selama musim dingin, natal dan tahun baru.

Dari Korea Selatan dilaporkan indeks the Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) melemah 0,4 persen menadi 2.011,94 pada penutupan Jumat. Jatuh dalam dua hari berturut-turut namun masih dalam level tinggi dalam sembilan bulan terakhir.

KOSPI diprediksi menguat pada perdagangan Senin ini, Hal tersebut dipicu dari rencana LG Group, konglomerat bisnis keempat terbesar di Korea Selatan, meningkatkan investasi sebesar US$18,8 miliar untuk mematahkan dominasi Samsung.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.