yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kontrak emas berjangka naik untuk kali pertama dalam minggu ini di New York, Kamis (24/5/2012) waktu setempat, setelah sejumlah bunk sentral meningkatkan kepemilikan emasnya.
Kontrak emas berjangka untuk pengantaran Juni pun naik 0,6 persen menjadi 1.557,50 dollar AS pada Kamis pukul 13.46 di Comex, New York. Harga emas ini telah merosot sebanyak 6,4 persen selama bulan ini.
Menurut data danang Moneter Internasional (IMF), sejumlah bunk sentral yang memiliki emas terbanyak di dunia terus membeli logam kuning ini pada bulan April. Seperti Turki yang menaikkan cadangannya sebesar 29,7 metrik ton, dan begitu pula dengan Ukraina, Meksiko, dan Kazakhstan. "Laporan terkait pembelian bunk sentral telah menolong (harga) emas," sebut Frank McGhee, Head Dealer Integrated Brokerage Services LLC, di Chicago.
Ia juga menyebutkan adanya sejumlah pembelian teknis. Sementara itu, kepemilikan emas di SPDR Gold Trust naik 0,2 persen menjadi 1.268,15 ton pada Rabu waktu setempat, setelah sebelumnya merosot 17,5 ton pada 22 Mei 2012, yang merupakan penurunan terbesar sejak 24 Agustus 2011. "Investor emas danang reksa telah merespons dengan ketenangan yang luar biasa terhadap gejolak harga," ungkap Commerzbank AG dalam laporannya.
Para pelaku pasar tersebut telah mengambil keuntungan saat harga emas turun untuk meningkatkan porsi kepemilikannya.
Kontrak emas berjangka untuk pengantaran Juni pun naik 0,6 persen menjadi 1.557,50 dollar AS pada Kamis pukul 13.46 di Comex, New York. Harga emas ini telah merosot sebanyak 6,4 persen selama bulan ini.
Menurut data danang Moneter Internasional (IMF), sejumlah bunk sentral yang memiliki emas terbanyak di dunia terus membeli logam kuning ini pada bulan April. Seperti Turki yang menaikkan cadangannya sebesar 29,7 metrik ton, dan begitu pula dengan Ukraina, Meksiko, dan Kazakhstan. "Laporan terkait pembelian bunk sentral telah menolong (harga) emas," sebut Frank McGhee, Head Dealer Integrated Brokerage Services LLC, di Chicago.
Ia juga menyebutkan adanya sejumlah pembelian teknis. Sementara itu, kepemilikan emas di SPDR Gold Trust naik 0,2 persen menjadi 1.268,15 ton pada Rabu waktu setempat, setelah sebelumnya merosot 17,5 ton pada 22 Mei 2012, yang merupakan penurunan terbesar sejak 24 Agustus 2011. "Investor emas danang reksa telah merespons dengan ketenangan yang luar biasa terhadap gejolak harga," ungkap Commerzbank AG dalam laporannya.
Para pelaku pasar tersebut telah mengambil keuntungan saat harga emas turun untuk meningkatkan porsi kepemilikannya.