Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
"Di bunk manakah kita bisa memperoleh pinjaman besar, dengan bunga kecil dan masa pengembalian sampai puluhan tahun?", tanya Badul pada rekan disebelahnya sesama pengangguran.
"Di bunk yang kamu dirikan sendiri!", jawab Parjo sambil ngeloyor pergi.
Ada 2 orang dungu. Mereka berdua bersahabat. Mereka pulang dari kampung bawa oleh-oleh pisang naik kereta. Di dalam kereta salah satu dari orang dungu itu makan pisang (dia makan pisang pas masuk terowongan kereta). Si dungu bilang ke temennya "eh,pisanglu udeh dimakan belom?". "belom." kata temennya. "baguslah, gue makan pisang tadi langsung buta".
Ini kisah nyata... Aku mahasiswa kedokteran yang lagi koskap di bagian Kedokteran Jiwa. Suatu hari aku dan teman2ku punya kesempatan mewawancarai seorang pasien yg sakit jiwa.
Aku : "Nama ibu sapa?"
Pasien : "Nama saya Nurasisah..."
Aku : "Berapa jumlah anak ibu?"
Pasien : "Anak saya 5 sesuai Rukun Islam..."
Aku : "Anak laki2 ibu berapa?"
Pasien : "Empat..."
Aku : "Kalo anak perempuan ibu berapa?"
Pasien : "Dua..."
Aku : "Jadi totalnya berapa?"
Pasien : "Enam nak..."
Aku : (Aku ketawa dalam hati) "Ibu umur berapa?"
Pasien : "Saya udah tua nak, umur saya sudah 20 tahun..."