Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Perkembangan A.I. lagi heboh. Mulai dari katanya A.I. dapat buat essai, A.I. buat gambar, A.I. buat musik, dst.
TS juga setuju sih, kalau ancaman A.I. itu nyata. Mulai dari ancaman merebut lapangan pekerjaan. Sampai dengan A.I. yg membahayakan manusia secara langsung, misal robot tempur atau drone tempur pakai A.I.
Hanya saja TS harap juga, supaya GanSists sekalian melihatnya lebih proporsional.
Jangan terlalu woow, dengan promosi jualannya si pembikin A.I., karena yg namanya promosi pasti yg ditampilkan itu cerita suksesnya. Bukan menceritakan kegagalannya, apalagi kegagalan yg konyol.
Jadi sekedar untuk menciptakan kita melihat perkembangan A.I. secara lebih seimbang, TS mau berbagi pengalaman TS dengan ChatGPT.
Sejauh TS mencoba2 ChatGPT ada beberapa kekurangan ChatGPT.
1. ChatGPT digadang-gadang, dapat buat esay bahkan cerita anak-anak, tetapi pernahkah GanSists meminta ChatGPT menciptakan cerita?
TS sempat 2-3 kali (maklum cm versi gratisan) meminta ChatGPT untuk bercerita.
Hasilnya?
Cerita perdana cukup mengesankan. Meskipun tidak terlalu wow.
Cerita kedua & ketiga, mengecewakan.
Kenapa? Karena mirip dengan cerita pertama. Seakan-akan ChatGPT punya bbrp template untuk menciptakan sebuah cerita (mungkin memang begitu) & template itu diisi dengan comot sana-sini unsur yg berbeda, untuk menghasilkan cerita yg berbeda.
Hasilnya, semakin sering kita minta dia untuk memproduksi sebuah cerita, semakin kelihatan tidak kreatif.
******
2. ChatGPT sering juga dipuji-puji karena dapat menolong problem solving.
Coba gansists tanya ke ChatGPT, pertanyaan yg kurleb spt ini :
Quote:
Kalau kita butuh 1 jam, untuk mencuci 10 potong baju dengan mesin cuci, maka berapa waktu yg dibutuhkan kalau kita mencuci 15 potong baju?
Selama mesin cucinya masih muat, sebenarnya kan mau nyuci 3 potong baju, 10 potong baju atau 15 potong baju, ya kurang lebih lamanya kan sama.
Tapi coba lihat jawaban ChatGPT
Jadi sejauh ini TS lihat A.I. yg digembar-gemborkan beberapa orang, masih berkutat pada pengenalan pola & memberi jawaban berdasar bunk data yg besar.
A.I. belum benar-benar dapat jadi kreatif & berpikir dalam artian memahami konsep, mengenali konteks, dsb.
Manusia masih jauh lebih pandai dari A.I.
Hanya saja, A.I. memang lebih powerful untuk pekerjaan-pekerjaan rutin (yang dapat dikenali polanya).
Mohon maaf kalau ada kesalahan & kekurangan. TS terbuka untuk dikoreksi.
Sumber :
1. Opini dari pengalaman pribadi
2. https://www.liputan6.com/tekno/read/...i-esai-terbaik
Hari ini 10:54
TS juga setuju sih, kalau ancaman A.I. itu nyata. Mulai dari ancaman merebut lapangan pekerjaan. Sampai dengan A.I. yg membahayakan manusia secara langsung, misal robot tempur atau drone tempur pakai A.I.
Gbr diambil dr Enterpreneur.com
Hanya saja TS harap juga, supaya GanSists sekalian melihatnya lebih proporsional.
Jangan terlalu woow, dengan promosi jualannya si pembikin A.I., karena yg namanya promosi pasti yg ditampilkan itu cerita suksesnya. Bukan menceritakan kegagalannya, apalagi kegagalan yg konyol.
Jadi sekedar untuk menciptakan kita melihat perkembangan A.I. secara lebih seimbang, TS mau berbagi pengalaman TS dengan ChatGPT.
Sejauh TS mencoba2 ChatGPT ada beberapa kekurangan ChatGPT.
1. ChatGPT digadang-gadang, dapat buat esay bahkan cerita anak-anak, tetapi pernahkah GanSists meminta ChatGPT menciptakan cerita?
TS sempat 2-3 kali (maklum cm versi gratisan) meminta ChatGPT untuk bercerita.
Hasilnya?
Cerita perdana cukup mengesankan. Meskipun tidak terlalu wow.
Cerita kedua & ketiga, mengecewakan.
Kenapa? Karena mirip dengan cerita pertama. Seakan-akan ChatGPT punya bbrp template untuk menciptakan sebuah cerita (mungkin memang begitu) & template itu diisi dengan comot sana-sini unsur yg berbeda, untuk menghasilkan cerita yg berbeda.
Hasilnya, semakin sering kita minta dia untuk memproduksi sebuah cerita, semakin kelihatan tidak kreatif.
******
2. ChatGPT sering juga dipuji-puji karena dapat menolong problem solving.
Coba gansists tanya ke ChatGPT, pertanyaan yg kurleb spt ini :
Quote:
Kalau kita butuh 1 jam, untuk mencuci 10 potong baju dengan mesin cuci, maka berapa waktu yg dibutuhkan kalau kita mencuci 15 potong baju?
Selama mesin cucinya masih muat, sebenarnya kan mau nyuci 3 potong baju, 10 potong baju atau 15 potong baju, ya kurang lebih lamanya kan sama.
Tapi coba lihat jawaban ChatGPT
Gbr hasil ss app ChatGPT di HP TS.
Jadi sejauh ini TS lihat A.I. yg digembar-gemborkan beberapa orang, masih berkutat pada pengenalan pola & memberi jawaban berdasar bunk data yg besar.
A.I. belum benar-benar dapat jadi kreatif & berpikir dalam artian memahami konsep, mengenali konteks, dsb.
Manusia masih jauh lebih pandai dari A.I.
Hanya saja, A.I. memang lebih powerful untuk pekerjaan-pekerjaan rutin (yang dapat dikenali polanya).
Mohon maaf kalau ada kesalahan & kekurangan. TS terbuka untuk dikoreksi.
Sumber :
1. Opini dari pengalaman pribadi
2. https://www.liputan6.com/tekno/read/...i-esai-terbaik
Hari ini 10:54