Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Semakin bertambahnya umur, hormon tubuh akan semakin berubah & akibatnya bentuk tubuh semakin tidak terkendali. Banyak orang merasakan perut semakin buncit seiring berjalannya waktu. Beberapa pendapat mengatakan perut buncit menandakan kemakmuran dari seseorang, mereka menganggap perut buncit terjadi karena mengonsumsi makanan yg mahal & bergizi tinggi. Nyatanya banyak faktor yg dapat memicu perut semakin buncit, mulai dari malas berolahraga, tidur larut malam, konsumsi alkohol berlebih, stress, bakteri yg terdapat didalam usus, pertambahan usia, menopouse hingga ke perubahan hormon. Perut buncit menciptakan orang tidak percaya diri, sulit bergerak & tidak leluasa untuk mengerjakan berbagai macam aktivitas. Bukan cuma itu saja, perut buncit juga merupakan timbunan lemak yg merupakan faktor risiko terkena penyakit tidak menular. Apa saja penyakit yg dapat timbul karena perut buncit ?
Sumber foto : CNN Indonesia
1. Kolesterol Tinggi
Lemak dalam perut berhubungan langsung dengan lemak dalam darah khususnya kolesterol. Ini terjadi karena lemak perut terletak dekat dengan pembuluh darah yg menghubungkan bagian intestinal ke hati. Lemak perut akan melepaskan substansi yg mengandung asam lemak bebas & kemudian mengalir hingga ke hati. Hal inilah yg menyebabkan kadar kolesterol total & kolesterol jahat (LDL) semakin tinggi, sehingga tidak jarang ditemui orang dengan perut buncit memiliki kadar kolesterol yg tinggi.
2. Hipertensi
Timbunan lemak dalam perut yg berlebihan dapat memproduksi suatu tipe protein yg berpotensi menyumbat pembuluh darah & menyebabkan aliran darah keseluruh tubuh tidak lancar & tekanan darah akan meningkat. Selain itu timbunan lemak di area yg mempengaruhi tekanan darah juga dapat jadi pemicu terjadinya hipertensi. Retroperitoneal fat salah satu lemak yg ada disekitar ginjal & kelenjar adrenal & dapat mempengaruhi kerja ginjal yg berhubungan dengan tekanan darah
3. Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 yaitu dimana kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Tingginya kadar gula dalam darah terjadi karena tidak mengpakai hormon insulin dengan baik, hormon insulin yaitu hormon yg mengubah gula (glukosa) jadi energi. Pada orang dengan perut buncit lemak dalam perut akan mensekresi suatu senyawa protein yg diketahui dengan retinol-binding 4 (RBP4) yg berperan dalam resistensi insulin. Karena adanya RBP4 sel sel tubuh tidak dapat merespon hormon insulin dengan semestinya sehingga kadar gula dalam darah jadi tinggi
4. Penyakit Jantung & Stroke
Kenaikan lemak dalam darah ( kolesterol) merupakan faktor risiko yg memungkinkan terjadinya penyakit jantung & stroke. Tingginya LDL akan berpotensi juga seseorang dengan perut buncit akan terkena penyakit jantung & stroke
5. Demensi
Sebuah penelitian mengungkapkan orang dengan perut buncit lebih cenderung terkena demensia dibandingkan dengan perutnya yg tidak buncit. Semakin banyaknya lemak yg menumpuk dalam perut maka volume otak akan semakin mengecil, semakin mengecilnya volume otak maka otak tidak dapat bekerja dengan maksimal & risiko demensia di kemudian hari.
Sumber foto : CNN Indonesia
1. Kolesterol Tinggi
Lemak dalam perut berhubungan langsung dengan lemak dalam darah khususnya kolesterol. Ini terjadi karena lemak perut terletak dekat dengan pembuluh darah yg menghubungkan bagian intestinal ke hati. Lemak perut akan melepaskan substansi yg mengandung asam lemak bebas & kemudian mengalir hingga ke hati. Hal inilah yg menyebabkan kadar kolesterol total & kolesterol jahat (LDL) semakin tinggi, sehingga tidak jarang ditemui orang dengan perut buncit memiliki kadar kolesterol yg tinggi.
2. Hipertensi
Timbunan lemak dalam perut yg berlebihan dapat memproduksi suatu tipe protein yg berpotensi menyumbat pembuluh darah & menyebabkan aliran darah keseluruh tubuh tidak lancar & tekanan darah akan meningkat. Selain itu timbunan lemak di area yg mempengaruhi tekanan darah juga dapat jadi pemicu terjadinya hipertensi. Retroperitoneal fat salah satu lemak yg ada disekitar ginjal & kelenjar adrenal & dapat mempengaruhi kerja ginjal yg berhubungan dengan tekanan darah
3. Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 yaitu dimana kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Tingginya kadar gula dalam darah terjadi karena tidak mengpakai hormon insulin dengan baik, hormon insulin yaitu hormon yg mengubah gula (glukosa) jadi energi. Pada orang dengan perut buncit lemak dalam perut akan mensekresi suatu senyawa protein yg diketahui dengan retinol-binding 4 (RBP4) yg berperan dalam resistensi insulin. Karena adanya RBP4 sel sel tubuh tidak dapat merespon hormon insulin dengan semestinya sehingga kadar gula dalam darah jadi tinggi
4. Penyakit Jantung & Stroke
Kenaikan lemak dalam darah ( kolesterol) merupakan faktor risiko yg memungkinkan terjadinya penyakit jantung & stroke. Tingginya LDL akan berpotensi juga seseorang dengan perut buncit akan terkena penyakit jantung & stroke
5. Demensi
Sebuah penelitian mengungkapkan orang dengan perut buncit lebih cenderung terkena demensia dibandingkan dengan perutnya yg tidak buncit. Semakin banyaknya lemak yg menumpuk dalam perut maka volume otak akan semakin mengecil, semakin mengecilnya volume otak maka otak tidak dapat bekerja dengan maksimal & risiko demensia di kemudian hari.
Sumber : Disini Tulisan sendiri Kemarin 22:55