cimohai
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 51307
- Sejak
- 27 Agt 2008
- Pesan
- 3.428
- Nilai reaksi
- 144
- Poin
- 63
Ane baru baca dari blog orang dengan link :Sumber: yang berjudul Pokoke Bubarkan Ahmadiyah, berikut isinya :
Semoga kebenaran akan terungkap dengan hidayah Allah SWT beserta segala Firman-Nya. Amin.
Maaf kepada yang kurang berkenan.
Wallahualam.
Tanpa basa-basi yang panjang, langsung to the point aja. hidup semrawut, he..he..he..
Dalam acara ‘Apa Kabar Indonesia?’ (TV One) tadi pagi mengangkat tema tentang Ahmadiyah.
Dalam acara tersebut ditampilkan kumis Gus Mis (lupa dengan nama sebenarnya).
Beberapa perkataan Beliau yang dapat saya tangkap, diantaranya:
Fiuuhh… sekarang memang semakin banyak orang ‘pintar’ yang mengakusebagai cendekiawan.
- - Bahwa seharusnya Ahmadiyah tidak perlu dibubarkan karena menyalahi undang-undang.
Untuk hal yang satu ini, ujung-ujungnya pasti ke HAM. Bila mengatasnamakan HAM, dikemanakan
HAM umat Islam yang mempertahankan kemurnian aqidahnya? Dalam salah satu karangan Dr. Yusuf al-Qaradhawi
(lupa nama bukunya) disebutkan, bahwa hak mayoritas itu harus didahulukan. Dalam hal ini, yang menjadi mayoritas
Umat Islam atau Ahmadiyah? Selain itu, kita ambil contoh saja, bila ada pabrik kosmetik atau produk apa pun
yang produknya dipalsukan oleh perusahaan illegal, apa yang akan dilakukan oleh pihak perusahaan yang produknya dipalsukan?
Apakah pihak perusahaan akan mendiamkannya dengan dalih HAM?
- Bahwa Ahmadiyah masuk ke Indonesia sebelum Indonesia merdeka dan turut membantu Indonesia (dalam mengusir penjajah).
Hal ini juga pernah dikatakan oleh Adnan Buyung Nasution. Mengenai hal ini, mari kita pelajari asal-usul Ahmadiyah.
Ahmadiyah adalah ciptaan penjajah Inggris saat sedang menjajah India. Karena persatuan umat Islam India saat itu
(dalam melawan Inggris) sangat kuat, maka diangkatlah Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi (golongan Ahmadiyah)
yang bertujuan untuk memecah (memprovokasi) umat Islam India. Dan dalam buku karangan nabi palsu tersebut disebutkan,
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Inggris yang telah membantu perjuangan Ahmadiyah”.
(untuk sekedar tahu aja, bahwa kantor pusat jemaat Ahmadiyah berlokasi di London, Inggris).
Belajar dari hal tersebut, maka para penjajah Indonesia sengaja ‘menyetok’ aliran Ahmadiyah ke Indonesia untuk tujuan yang sama.
Memecah persatuan Umat Islam. Bukannya para pejuang kita adalah orang-orang yang kuat pemahaman Isalam-nya?
Diantaranya ada Tuanku Imam Bonjol, Jendral Sudirman, Pangeran Diponegoro, Bung Tomo, dan lain sebagainya.
Jadi Ahmadiyah itu lebih tepat dikatakan sebagai ‘pejuang’ atau ‘antek-antek penjajah’?
- Gus Mis berkata bahwa dia pernah shalat jum’at di Masjid Ahmadiyah dan syahadat mereka sama dengan syahadat kita.
Saya tidak mengerti apa ini maksudnya. Apakah dia ingin membohongi Umat Islam yang masih awam?
- Dalam buku ‘Memperbaiki Suatu Kesalahan’, oleh Hadzrat Mirza Ghulam Ahmad (Imam Mahdi, Masih mau’ud a.s.),
Jemaat Ahmadiyah Indonesia cabang Bandung 1993, disebutkan diantaranya:
“Di dalam wahyu ini nyata benar, bahwa aku dipanggil dg nama Rasul” (hal. 4)
“Dalam wahyu ini, Allah SWT menyebut namaku ‘Muhammad’ dan ‘Rasul’ (hal. 5) (kitab suci tadzkirah hal. 97)
“Jelaslah bahwa aku menyatakan mengenai diriku, bahwa Allah Ta’ala menyebut namaku dengan panggilan Nabi dan Rasul” (hal. 16)- Dalam buku karangan Nabi Palsu tersebut sudah terlihat jelas bahwa Mirza Ghulam Ahmad memeng benar-benar mengaku menjadi Nabi.
Jadi apakah syahadat mereka (kalangan Ahmadiyah) bisa disamakan dengan syahadat Umat Islam (sebenarnya) yang masih murni aqidahnya?
- Bahwa kalangan Ahmadiyah tidak menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi pembawa syariat. Beuh..
Liat aja poin no. 3 di atas. Wong jelas-jelas ada buktinya. Sedikit tambahan, dari beberapa ayat tadzkirah (lupa ada di halaman berapa)
ada ayat yang intinya (maaf lagi, lupa dengan teks aslinya):
[*]Mirza Ghulam Ahmad menjadi matanya Allah.
[*]Allah pernah berkata kepada Mirza Ghulam Ahmad,
‘Hai Mirza Ghulam Ahmad, sesungguhnya namamu sempurna, dan nama-Ku tidak sempurna’ (sungguh sangat tidak masuk akal),
dan ada yang lebih mengerikan (menggelikan)
[*]Allah masuk ke dalam tubuhku, sehingga saat itu aku (Mirza Ghulam Ahmad, -red) menjadi pencipta langit dan bumi.’
(apakah mungkin seorang Mirza Ghulam Ahmad yang lahir di Qadyan menciptakan langit dan bumi?
Kalau martabak mungkin iya. Wong tu nabi palsu matinya aja di jamban.)
Tapi saying mereka itu pada NDABLEG. Yang mendukung musuh-musuh Islam. Setuju Ahmadiyah dibubarkan??
Semoga kebenaran akan terungkap dengan hidayah Allah SWT beserta segala Firman-Nya. Amin.
Maaf kepada yang kurang berkenan.
Wallahualam.


