Dipukul Tamara Geraldine, Pelawak Falry Lapor Polisi
Jakarta, Sebuah kabar mengejutkan datang dari Tamara Geraldine. Tamara dilaporkan ke polisi oleh seorang pelawak bertubuh cebol, Farly S.M. Saerang karena telah memukul kepalanya hingga ia pingsan.
Kejadian pemukulan tersebut terjadi Minggu (1/7/2007) pukul 17.40 WIB, di area Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat. Menurut cerita Falry, saat itu ia dan satu orang lain menjadi MC di sebuah stand produk minuman.
Di stand tersebut, Tamara hadir sebagai bintang tamu. Sebagai MC, Falry pun memanggil sahabat penyanyi Yuni Shara itu.
"Mungkin ada salah penyebutan nama, Tamara tidak terima dipukullah Falry," kata pengacara Falry, Rinaldi saat dihubungi detikhot melalui telepon genggamnya, Senin (2/7/2007) malam.
Dilanjutkan Rinaldi, Falry dipukul dengan botol minuman yang masih terbungkus kardus. Ketika dipukul, Falry sempat merasa pusing.
Acara tetap berlanjut, namun terhenti karena kemudian Falry pingsan. Ia mendapat pertolongan pertama dari panitia. Setelah itu, Falry dilarikan ke RS Mitra Kemayoran. Falry yang seharusnya dirawat inap selama 3 hari, memilih pulang Senin (2/7/2007) siang.
Sebelum pulang, ia terlebih dahulu mendatangi Polsek Kemayoran untuk melaporkan pemukulan yang dialaminya. Tamara dilaporkan dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Falry melapor dengan membawa bukti hasil visum dari RS Mitra Kemayoran.
Rinaldi menjelaskan kliennya merasa pemukulan yang dilakukan Tamara tersebut berakibat fatal. Sebelumnya Falry pernah mengalami kecelakaan saat syuting sebuah sinetron. Akibat kecelakaan tersebut tulang tengkorak di kepalanya hancur. Lewat operasi, nyawanya bisa diselamatkan.
"Menurut dokter, Falry ada sekarang karena mukjizat. Kalau kena benturan lagi akan berakibat fatal," pungkas Rinaldi.
(eny/eny)