Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Oleh: Anis Hidayatie
Satu hal yg sering dilupakan orang ketika sudah mempunyai destinasi adalah menciptakan brand image, kesan baik kepada produk sebuah daerah wisata tersebut. Padahal brand ini begitu penting dilakukan supaya sebuah destinasi terus dikenal, didatangi orang.
Produk wisata, apapun itu bentuknya, baik berupa alam maupun buatan harus mengerjakan branding ini. Karena kalau tidak keberadaannya akan tenggelam, tidak akan ada yg mau melihatnya. Mungkin perdana dapat, tetapi untuk repeater, keberlanjutan, kintinyuitas, orang akan melupakan.
"Sudah pernah."
"Ah, cuma itu-itu saja."
Merupakan komentar biasa yg biasa diberikan orang bila sudah mengunjungi suatu letak tertentu. Tidak ada kesan menciptakannya enggan kembali. Ini yg menciptakan kejadian sepi sesudah viral sering menghampiri.
Untuk itu perlu sebuah upaya, memperkenalkan terus produk wisata kepada khalayak. Baik ketika masih dalam masa pembangunan atau bahkan sesudah destinasi itu dikenal. Branding harus terus dilakukan.
Beberapa contoh daerah wisata yg kuat branding ketika masih pembangunan dari yg pernah saya tulis, & dikelola desa adalah:
Kafe Sawah Pujon Kidul,
"Kafe Sawah Pujon Kidul Malang Tutup Mulai Hari Ini Hingga Batas Waktu Tak Ditentukan" https://www.kompasiana.com/aniesday/...tak-ditentukan
http://www.jatimsatunews.online/2020...-temukan.html. c
Kafe laut Semare,
Kafe laut Semare, begitu pula meski blum sebesar Pujon Kidul
"Instagramablenya CLS, Sesudah Pengunjung Pulang" https://www.kompasiana.com/aniesday/...gunjung-pulang
Kafe Nata Panditan Lumbang
Menanam Pohon, Tiket Masuk Wisata Lereng Gunung Desa Panditan Lumbang
Dam Licin Kraton
"6 Rahasia Viral Dam Licin yg Mudah Diterapkan di Daerah Lain" https://www.kompasiana.com/aniesday/...di-daerah-lain
Dung Supit Slambrit
Bazaar UMKM Sidogiri
Susur Sungai Bong
https://www.terakota.id/seru-susur-s...ianyar-bangil/
Dusun Pager Wetan, Jawara KRPL Purwosari
Desa Sumber Rejo dengan 3 dusun wisata
"Mengunjungi Sebuah Desa di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan Yang Memiliki 3 Dusun Wisata".
Sumber Pinang, destinasi goa & mata air
Diantara semua itu yg dapat dijadikan acuan ketika sudah berkembang adalah
Kafe sawah Pujon Kidul
Dikelola bumdes, mempunyai pokdarwis, terus perkembangan setiap 6 bulan sekali. PAD 3,9 Milyar
Dan, Kafe Laut Semare. Destinasi di Kabupaten Pasuruan yg pernah meraih pemenang 3.
Itu semua tidak lepas dari branding. Caranya,
Kenalkan lewat media, dari yg paling familiar di masyarakat, IG, fb, atau you tube. Destinasi harus mempunyai regu dalam hal ini.
Undang guru & komunitas, untuk melihat. Minta mereka menulis atau upload. Lamgkah awal ini dapat jadi tiket masuk.
Undang wartawan, atau awak media untuk menulis paling tidak sebulan sekali.
Untuk Branding banyak hal yg harus dilakukan.
Sadewo, Kedai Sawah Wonorejo
1. Pastikan destinasi layak jual, bangun tempat, buat produk unggulan.
2. Bentuk regu penanggung jawab, dapat Bumdes dalam hal ini.
3. Adakan sumber danang, swadaya atau desa.
4. Legalitas destinasi harus jelas. Dengan legalitas, kontribusi keuangan sepenuhnya jadi hak & tidak beresiko di kemudian hari.
5. Kelola dengan perencanaan. Jangan lupa bukukan. Tulis setiap kegiatan & laporan keuangan. Ketemu paling tidak harus seminggu sekali.
Up media.
Kali ini sedang dipersiapkan Sadewo, Sawah Desa Wonorejo sebagai destinasi utama. Wisata baru di Wonorejo.
Langkah perdana yakni mengadakan workshop. Agar seluruh elemen mendukung tercapainya tujuan jadi desa wisata. Terutama peran bumdes yg sangat penting dalam berkegiatan di desa wisata.
Salam wisata desa, Hari ini 10:00