Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Influencer seringkali jadi faktor pendukung dalam campaign yg sukses. Mereka dapat menyuarakan pesan brand Anda dengan cara yg kreatif atau menghibur bagi audiens, selain dapat meningkatkan jangkauan (reach) campaign Anda.
Berikut adalah beberapa campaign dari brand yg sudah berhasil mempopulerkan diri dengan bantuan influencers, masing-masing dengan cara unik berdasarkan produk & audiens yg mereka targetkan.
Target
Salah satu contoh utama brand campaigndi TikTok adalah Back-to-School campaign oleh Target. Tidak cuma memperoleh banyak engagement, tetapi Target juga jadi contoh bagaimana suatu brand atau industri dapat menyesuaikan diri untuk berkomunikasi dengan audiens yg lebih muda.
Dalam campaignini, Target menampilkan influencer, Victoria Bachlet yg populer di kalangan remaja & wanita muda. Ini adalah opsi strategis karena Target menyoroti koleksi produk perawatan diri mereka, Vera Bradley X Venues.
Gymshark
Brand pakaian olahraga berasal dari Inggris, Gymshark, meluncurkan campaignyang dapat dikatakan sangat sukses. Campaign #gymshark66, memperoleh 45,5 juta views di TikTok & juga diluncurkan secara bersamaan di Instagram.
Termasuk brand yg awal dalam mengadopsi strategi influencer TikTok, mereka bermitra dengan enam influencer dengan pengikut TikTok lebih tinggi daripada pengikut Instagram mereka. Secara kolektif, keenam influencer memiliki 19,8 juta pengikut di TikTok. Campaign ini dilengkapi dengan tantangan bertajuk 66 Days: Change Your Life challengeyang memberikan pemenang challenge produk Gymshark selama setahun.
Kroger
Kroger bekerjasama dengan empat bintang TikTok: Joey Klaasen, Cosette Rinab, Mia Finney, & Victoria Bachletuntuk meluncurkan campaign #TransformUrDorm mereka. Selain menargetkan secara strategis audiens yg lebih muda, campaign ini juga merupakan campaign brand perdana mengpakai Hashtag Challenge Plus yg pada saat itu baru. Fitur ini menampilkan halaman spesifik untuk membeli produk-produk yg sedang muncul dalam campaign.
Influencer yg secara kolektif memiliki 13,8 juta pengikut menolong brand di bidang ritel ini memperoleh lebih dari 876 jutaviews. Perlengkapan rumah & Kroger sendiri bukanlah brand yg identik dengan kalangan Gen Z atau pengguna media sosial pada umumnya, tetapi melalui campaign ini mereka menunjukkan bahwa menjangkau audiens muda di TikTok adalah strategi yg cerdas.
TooFaced
Hingga kini, berbagai brand kecantikan sudah berkembang pesat di TikTok seperti halnya di YouTube & Instagram. TooFaced, sebagai merek kosmetik yg bertujuan untuk audiens yg relatif muda, menyadari betapa pentingnya TikTok sebagai saluran pemasaran. Oleh karena itu, merek memilih strategi kampanye yg menampilkan Victoria Lyn, Ewa Zawada, Laurie Elle, Chloe Rose, & yg paling penting, Kristen Hancher.
Influencer campaign tersebut cukup sederhana & tradisional, yaitu rangkaian video transformasi influencer & dengan hashtag #TooFacedPartner. TooFaced mencapai reach sebanyak 35 juta penonton & lebih dari 11 juta views dalam hashtag tersebut. Menariknya, TooFaced sudah merasakan efek TikTok bahkan sebelum meluncurkan campaignmereka sendiri. Brand kosmetik tersebut mengalami lonjakan penjualan produk Lip Injection Extreme, meskipun sudah dirilis sejak 6 tahun yg lalu. TooFaced pun memanfaatkan momentum ini dengan meluncurkan campaign di TikTok.
Apakah brand Anda harap membangun campaign yang serupa? Kesuksesan Anda di TikTok dapat dibangun dengan strategi yg kuat, konsep yg kreatif, & kerjasama influencer.
Hari ini 15:36
Berikut adalah beberapa campaign dari brand yg sudah berhasil mempopulerkan diri dengan bantuan influencers, masing-masing dengan cara unik berdasarkan produk & audiens yg mereka targetkan.
Target
Salah satu contoh utama brand campaigndi TikTok adalah Back-to-School campaign oleh Target. Tidak cuma memperoleh banyak engagement, tetapi Target juga jadi contoh bagaimana suatu brand atau industri dapat menyesuaikan diri untuk berkomunikasi dengan audiens yg lebih muda.
Dalam campaignini, Target menampilkan influencer, Victoria Bachlet yg populer di kalangan remaja & wanita muda. Ini adalah opsi strategis karena Target menyoroti koleksi produk perawatan diri mereka, Vera Bradley X Venues.
Gymshark
Brand pakaian olahraga berasal dari Inggris, Gymshark, meluncurkan campaignyang dapat dikatakan sangat sukses. Campaign #gymshark66, memperoleh 45,5 juta views di TikTok & juga diluncurkan secara bersamaan di Instagram.
Termasuk brand yg awal dalam mengadopsi strategi influencer TikTok, mereka bermitra dengan enam influencer dengan pengikut TikTok lebih tinggi daripada pengikut Instagram mereka. Secara kolektif, keenam influencer memiliki 19,8 juta pengikut di TikTok. Campaign ini dilengkapi dengan tantangan bertajuk 66 Days: Change Your Life challengeyang memberikan pemenang challenge produk Gymshark selama setahun.
Kroger
Kroger bekerjasama dengan empat bintang TikTok: Joey Klaasen, Cosette Rinab, Mia Finney, & Victoria Bachletuntuk meluncurkan campaign #TransformUrDorm mereka. Selain menargetkan secara strategis audiens yg lebih muda, campaign ini juga merupakan campaign brand perdana mengpakai Hashtag Challenge Plus yg pada saat itu baru. Fitur ini menampilkan halaman spesifik untuk membeli produk-produk yg sedang muncul dalam campaign.
Influencer yg secara kolektif memiliki 13,8 juta pengikut menolong brand di bidang ritel ini memperoleh lebih dari 876 jutaviews. Perlengkapan rumah & Kroger sendiri bukanlah brand yg identik dengan kalangan Gen Z atau pengguna media sosial pada umumnya, tetapi melalui campaign ini mereka menunjukkan bahwa menjangkau audiens muda di TikTok adalah strategi yg cerdas.
TooFaced
Hingga kini, berbagai brand kecantikan sudah berkembang pesat di TikTok seperti halnya di YouTube & Instagram. TooFaced, sebagai merek kosmetik yg bertujuan untuk audiens yg relatif muda, menyadari betapa pentingnya TikTok sebagai saluran pemasaran. Oleh karena itu, merek memilih strategi kampanye yg menampilkan Victoria Lyn, Ewa Zawada, Laurie Elle, Chloe Rose, & yg paling penting, Kristen Hancher.
Influencer campaign tersebut cukup sederhana & tradisional, yaitu rangkaian video transformasi influencer & dengan hashtag #TooFacedPartner. TooFaced mencapai reach sebanyak 35 juta penonton & lebih dari 11 juta views dalam hashtag tersebut. Menariknya, TooFaced sudah merasakan efek TikTok bahkan sebelum meluncurkan campaignmereka sendiri. Brand kosmetik tersebut mengalami lonjakan penjualan produk Lip Injection Extreme, meskipun sudah dirilis sejak 6 tahun yg lalu. TooFaced pun memanfaatkan momentum ini dengan meluncurkan campaign di TikTok.
Apakah brand Anda harap membangun campaign yang serupa? Kesuksesan Anda di TikTok dapat dibangun dengan strategi yg kuat, konsep yg kreatif, & kerjasama influencer.
Hari ini 15:36