akatsukigold
IndoForum Junior D
- No. Urut
- 52840
- Sejak
- 16 Sep 2008
- Pesan
- 2.000
- Nilai reaksi
- 47
- Poin
- 48
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunda pemusnahan 478.265 bungkus produk susu impor yang mengandung melamin dari China yang semula direncanakan pada Senin (27/10) di halaman parkir kantor BPOM Jakarta.
"Pemusnahan pasti dilakukan tapi tidak untuk disiarkan. Saya jamin itu dimusnahkan. Kepala BPOM juga. Alasannya tidak bisa kami jelaskan. Kita sedang tunggu nasehat," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Jakarta.
Pada kesempatan itu Menteri Kesehatan juga meminta maaf karena pihak Depkes tidak bisa mempublikasikan pemusnahan produk susu mengandung melamin tersebut. "Tetap akan kami musnahkan
Tolong percaya pada kami, kami akan jaga masyarakat dari makanan yang nggak aman," katanya.
Produk makanan dan minuman mengandung melamin yang dikumpulkan melalui razia BPOM di DKI Jakarta sejak pertengahan September 2008 yang akan dimusnahkan itu dimuat kedalam 12 truk berdaya tampung antara 2.500 kilogram dan 4.150 kilogram dan masih diparkir di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat
Selanjutnya produk susu bermelamin itu akan dibawa ke tempat pemusnahan akhir di Dadap, Tangerang. "Saya belum bisa kasih tahu kapan, tapi saya jamin dimusnahkan, dan ada saksinya, tapi bukan wartawan," katanya.
Produk yang rencananya dimusnahkan Senin pagi ini adalah 15 susu dan hasil olahan susu yang menurut hasil pemeriksaan BPOM mengandung melamin dengan kisaran antara 8,51 miligram/kilogram hingga 945,86 miligram/kilogram.
Produk tersebut antara lain susu bubuk full cream Guo Zhen, Oreo Stick Wafer, Oreo Chocolate Sandwich Cookie, M&M's kembang gula, biskuit Snickers, dan kembang gula White Rabbit.
Pada kesempatan itu Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib juga mengatakan hasil razia produk susu bermelamin di daerah lain akan dimusnahkan secara serentak."Kami belum bisa kasih tahu kapan waktunya. Tapi saya dan Menteri Kesehatan menjamin itu dimusnahkan," katanya.
Awal September lalu, susu formula terkontaminasi melamin--bahan kimia yang biasa digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan plastik dan pupuk--ditemukan beredar di Cina serta mengakibatkan ribuan bayi sakit dan beberapa di antaranya meninggal dunia
Pemerintah negara itu kemudian melakukan inspeksi dan pemeriksaan terhadap produk susu yang beredar di pasaran serta memusnahkan ribuan ton produk susu yang terbukti mengandung melamin.
Akibat kejadian itu, pemerintah Malaysia melarang peredaran susu dan produk susu asal Cina sebagai tindakan pengamanan.
Singapura juga menghentikan impor susu produksi China setelah melakukan pemeriksaan terhadap produk susu China dan menemukan kontaminasi melamin pada beberapa sampel yang diperiksa. Pemerintah Indonesia pun kemudian menarik semua produk susu di pasaran serta melarang peredaran dan impor produk susu dari China.
"Pemusnahan pasti dilakukan tapi tidak untuk disiarkan. Saya jamin itu dimusnahkan. Kepala BPOM juga. Alasannya tidak bisa kami jelaskan. Kita sedang tunggu nasehat," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Jakarta.
Pada kesempatan itu Menteri Kesehatan juga meminta maaf karena pihak Depkes tidak bisa mempublikasikan pemusnahan produk susu mengandung melamin tersebut. "Tetap akan kami musnahkan
Tolong percaya pada kami, kami akan jaga masyarakat dari makanan yang nggak aman," katanya.
Produk makanan dan minuman mengandung melamin yang dikumpulkan melalui razia BPOM di DKI Jakarta sejak pertengahan September 2008 yang akan dimusnahkan itu dimuat kedalam 12 truk berdaya tampung antara 2.500 kilogram dan 4.150 kilogram dan masih diparkir di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat
Selanjutnya produk susu bermelamin itu akan dibawa ke tempat pemusnahan akhir di Dadap, Tangerang. "Saya belum bisa kasih tahu kapan, tapi saya jamin dimusnahkan, dan ada saksinya, tapi bukan wartawan," katanya.
Produk yang rencananya dimusnahkan Senin pagi ini adalah 15 susu dan hasil olahan susu yang menurut hasil pemeriksaan BPOM mengandung melamin dengan kisaran antara 8,51 miligram/kilogram hingga 945,86 miligram/kilogram.
Produk tersebut antara lain susu bubuk full cream Guo Zhen, Oreo Stick Wafer, Oreo Chocolate Sandwich Cookie, M&M's kembang gula, biskuit Snickers, dan kembang gula White Rabbit.
Pada kesempatan itu Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib juga mengatakan hasil razia produk susu bermelamin di daerah lain akan dimusnahkan secara serentak."Kami belum bisa kasih tahu kapan waktunya. Tapi saya dan Menteri Kesehatan menjamin itu dimusnahkan," katanya.
Awal September lalu, susu formula terkontaminasi melamin--bahan kimia yang biasa digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan plastik dan pupuk--ditemukan beredar di Cina serta mengakibatkan ribuan bayi sakit dan beberapa di antaranya meninggal dunia
Pemerintah negara itu kemudian melakukan inspeksi dan pemeriksaan terhadap produk susu yang beredar di pasaran serta memusnahkan ribuan ton produk susu yang terbukti mengandung melamin.
Akibat kejadian itu, pemerintah Malaysia melarang peredaran susu dan produk susu asal Cina sebagai tindakan pengamanan.
Singapura juga menghentikan impor susu produksi China setelah melakukan pemeriksaan terhadap produk susu China dan menemukan kontaminasi melamin pada beberapa sampel yang diperiksa. Pemerintah Indonesia pun kemudian menarik semua produk susu di pasaran serta melarang peredaran dan impor produk susu dari China.