Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.175
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Bosnia vs Qatar: akhir perjalanan tim "low block".
Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 antara Bosnia & Herzegovina melawan Qatar yg dijadwalkan berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti
Berdasarkan catatan-catatan yg sedikit lebih baik itu, Bosnia lebih berkesempatan mendampingi Kanada & Swiss sebagai wakil-wakil Grup B ke fase knockout.
Jakarta (ANTARA) - Dua regu yg dalam dua laga pertamanya pada Piala Dunia 2026 sering memasang garis pertahanan rendah atau low block ini akan menjalani laga hidup-mati penuh energi demi menyelamatkan nasib mereka di pentas sepak bola terbesar dunia tersebut.
Baik Bosnia maupun Qatar cuma dapat memetik satu poin dari dua laga terdahulu melawan Kanada & Swiss setelah masing-masing kalah satu kali & seri satu kali.
Kecuali kalau kekalahan telak mereka pada laga kedua masih mempengaruhi mental mereka, kedua regu berpeluang menampilkan permainan yg lebih terbuka dibanding biasanya.
Hasil imbang cuma akan menciptakan keduanya angkat koper lebih cepat, sekaligus mengubur asa untuk lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Mereka sama-sama membutuhkan kemenangan. Namun, dengan segala hormat kepada Qatar, Bosnia yg takluk 1-4 dari Swiss pada laga keduanya memiliki modal yg lebih meyakinkan untuk memenangkan pertandingan ini dibandingkan Qatar, yg pada laga terakhir dibantai Kanada dengan skor 0-6.
Kedua regu sama-sama gemar bertahan rapat di belakang & menunggu lawan untuk melancarkan serangan balik. Taktik itu menciptakan mereka sukses di kesempatan pertama, tetapi gagal total di kesempatan kedua.
Bosnia memiliki catatan lebih baik, bukan saja dari statistik yg mengesankan selama beberapa pertandingan terakhir, tetapi juga dalam seberapa akbar menguasai bola & seberapa kuat menembus pertahanan lawan.
Jika Bosnia memiliki rata-rata penguasaan bola 38 persen dari dua pertandingan sebelumnya, maka Qatar cuma dapat 27,5 persen.
Bosnia juga lebih berani & lebih agresif dalam menembus jantung pertahanan lawan.
Bosnia memiliki rata-rata masuk ke sepertiga terakhir permainan sebanyak 32,5 kali, sedangkan Qatar cuma 15,5 kali, bahkan cuma sembilan kali mengerjakannya kala menghadapi tuan rumah Kanada.
Akibat permainan yg menekankan pertahanan itu, kedua regu malah membuka diri untuk diserang lawan dalam frekuensi yg menunjukkan disparitas kelas antara mereka dengan Kanada & Swiss.
Jika Swiss & Kanada menciptakan total 142 serangan ke sepertiga perdana lapangan Bosnia, maka kedua negara itu meningkatkan catatan itu jadi 172 kali sewaktu menghadapi Qatar.
Peluang gol yg dibuat kedua regu itu pun tergolong rendah. Bosnia cuma sanggup menghasilkan 13 peluang, termasuk enam peluang emas, sementara Qatar mencatatkan delapan peluang dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Qatar bahkan cuma dapat menciptakan dua peluang yg tak satu pun on target, sewaktu bermain dengan sembilan pemain kala dibantai Kanada 0-6.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Bosnia vs Qatar: akhir perjalanan tim "low block" adalah spam, mohon beritahu kami.
Berdasarkan catatan-catatan yg sedikit lebih baik itu, Bosnia lebih berkesempatan mendampingi Kanada & Swiss sebagai wakil-wakil Grup B ke fase knockout.
Jakarta (ANTARA) - Dua regu yg dalam dua laga pertamanya pada Piala Dunia 2026 sering memasang garis pertahanan rendah atau low block ini akan menjalani laga hidup-mati penuh energi demi menyelamatkan nasib mereka di pentas sepak bola terbesar dunia tersebut.
Baik Bosnia maupun Qatar cuma dapat memetik satu poin dari dua laga terdahulu melawan Kanada & Swiss setelah masing-masing kalah satu kali & seri satu kali.
Kecuali kalau kekalahan telak mereka pada laga kedua masih mempengaruhi mental mereka, kedua regu berpeluang menampilkan permainan yg lebih terbuka dibanding biasanya.
Hasil imbang cuma akan menciptakan keduanya angkat koper lebih cepat, sekaligus mengubur asa untuk lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Mereka sama-sama membutuhkan kemenangan. Namun, dengan segala hormat kepada Qatar, Bosnia yg takluk 1-4 dari Swiss pada laga keduanya memiliki modal yg lebih meyakinkan untuk memenangkan pertandingan ini dibandingkan Qatar, yg pada laga terakhir dibantai Kanada dengan skor 0-6.
Kedua regu sama-sama gemar bertahan rapat di belakang & menunggu lawan untuk melancarkan serangan balik. Taktik itu menciptakan mereka sukses di kesempatan pertama, tetapi gagal total di kesempatan kedua.
Bosnia memiliki catatan lebih baik, bukan saja dari statistik yg mengesankan selama beberapa pertandingan terakhir, tetapi juga dalam seberapa akbar menguasai bola & seberapa kuat menembus pertahanan lawan.
Jika Bosnia memiliki rata-rata penguasaan bola 38 persen dari dua pertandingan sebelumnya, maka Qatar cuma dapat 27,5 persen.
Bosnia juga lebih berani & lebih agresif dalam menembus jantung pertahanan lawan.
Bosnia memiliki rata-rata masuk ke sepertiga terakhir permainan sebanyak 32,5 kali, sedangkan Qatar cuma 15,5 kali, bahkan cuma sembilan kali mengerjakannya kala menghadapi tuan rumah Kanada.
Akibat permainan yg menekankan pertahanan itu, kedua regu malah membuka diri untuk diserang lawan dalam frekuensi yg menunjukkan disparitas kelas antara mereka dengan Kanada & Swiss.
Jika Swiss & Kanada menciptakan total 142 serangan ke sepertiga perdana lapangan Bosnia, maka kedua negara itu meningkatkan catatan itu jadi 172 kali sewaktu menghadapi Qatar.
Peluang gol yg dibuat kedua regu itu pun tergolong rendah. Bosnia cuma sanggup menghasilkan 13 peluang, termasuk enam peluang emas, sementara Qatar mencatatkan delapan peluang dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Qatar bahkan cuma dapat menciptakan dua peluang yg tak satu pun on target, sewaktu bermain dengan sembilan pemain kala dibantai Kanada 0-6.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Bosnia vs Qatar: akhir perjalanan tim "low block" adalah spam, mohon beritahu kami.