• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bos Tekstil Sritex Lukminto Tutup Usia

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Oq0M.jpg
Bos perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex), H M Lukminto tutup usia pada Rabu malam, 5 Februari 2014. Pemilik perusahaan tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu meninggal di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura sekitar pukul 21.40 waktu setempat.

Humas organisasi yang beranggotakan etnis keturunan Tionghoa, Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Sumartono Hadinoto membenarkan adanya kabar duka tersebut. Lukminto diketahui masuk rumah sakit pada hari Jumat, 31 Januari 2014 lalu.

"Beliau sering melakukan general check up secara rutin di rumah sakit Mount Elizabeth Singapura. Pada Jumat (31 Januari) kemarin Pak Lukminto check up ke sana," tuturnya.

Sementara itu perihal kepulangan jenazah, Sumartono belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Juga soal waktu dan tempat pemakaman almarhum. "Kita belum tahu," ujar Sumartono yang saat dihubungi berada di kediaman Lukminto.

Lukminto dikenal sebagai raja tekstil di Asia Tenggara. Ia telah mengekspor seragam tentara ke 27 negara. Seperti seragam tentara Jerman, Malaysia hingga Timor Leste. Lewat PT Sritex, Lukminto juga mengekspor seragam militer NATO.

Lukminto lahir di Kertosono, 1 Juni 1946. Ia memulai usahanya dari nol, menjadi bakul kain di salah satu los pasar tradisional Pasar Klewer, Solo. Kini, ia memiliki pabrik seluas 130 hektar yang terletak di Desa Jetis, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia memiliki sekitar 40. 000 karyawan yang bekerja di 15 perusahaan jaringan PT Sritex.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.