• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Bongkahan Pesawat Belanda Ditemukan di Kolaka

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makassar (BP3M) bersama Kolaka Diving Club (KDC) Sulawesi Tenggara menemukan sejumlah benda dengan ukuran besar yang diduga adalah bongkahan pesawat perang milik Belanda yang jatuh puluhan tahun silam.

Anggota BP3M, Abdul menjelaskan, timnya mendapatkan informasi dari nelayan tradisional bahwa di perairan Kolaka terdapat bongkahan yang mirip dengan badan pesawat. "Setelah kita lakukan penyelaman memang kita temukan bongkahan tersebut. Ukurannya macam-macam, ada yang kecil dan ada juga yang besar dengan posisi tegak berdiri. Sekarang kita tinggal menunggu respon dari Pemda setempat guna mengangkat bongkahan tersebut," ungkapnya, Rabu (4/7/2012).

Abdul juga menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan penyusunan data terkait dengan temuan tersebut. Sehingga belum bisa merinci secara detail hasil temuan mereka. Namun dalam waktu dekat ini, pencarian akan kembali dilakukan pada areal sekitar bongkahan tersebut, sebab ditengarai masih ada bongkahan lain.

Selain itu, dalam proses penyelaman tersebut ditemukan beberapa kendala sehingga para tim tidak bisa bekerja secara maksimal. Ketua Kolaka Diving Club (KDC) Irfan, menjelaskan, kedalaman bongkahan tersebut hanya 12 meter ke dasar laut, namun kondisi perairan menyulitkan penyelaman.

"Dalam dasar laut itu terdapat tiga bongkahan yang terdiri dari sayap pesawat, ruang kokpit dan lambung pesawat. Namun dasar laut yang berlumpur mempersulit proses penyelaman dan pendataan dalam laut. Inilah yang membuat teman-teman yang menyelam tidak bisa bertahan lama dalam laut sehingga harus menunggu air kembali jernih guna melakukan penyelaman kembali," ungkap Irfan.

Dia juga menambahkan, masih ada beberapa bongkahan yang tertimbun lumpur di dasar laut.

Sementara itu, Pengamat dan Sejarawan Kolaka Shocit menegaskan, bongkahan pesawat itu diduga pesawat Belanda jenis B-29 yang digunakan khusus sebagai pesawat pengebom. "Diperkirakan pesawat itu jatuh pada tahun 1943 pada saat sekutu Belanda menyerang pasukan Jepang di Pomalaa. Ini tertulis dalam buku harian salah satu veteran yang ada di Kolaka. Dikatakan tahun itu, banyak pesawat yang ditembak jatuh oleh Jepang," kata Shocit.

Shocit juga mengingatkan, kalau pada masa itu Pomalaa yang merupakan daerah ditemukannya bongkahan tersebut, dulunya daerah yang diperebutkan oleh Jepang dan Belanda karena memiliki potensi hasil bumi yang besar.
NGnhJ.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.