Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.195
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Bola "Tangan Tuhan" Maradona dilelang.
Bola yg dipakai pada pertandingan Argentina vs Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986 (foto -https://www.grahambuddauctions.co.uk)
Jakarta (ANTARA) - Bola yg disentuh tangan Diego Maradona untuk mencetak gol "Tangan Tuhan" yg terkenal saat Argentina melawan Inggris di Piala Dunia 1986 dijual di rumah lelang pada Rabu seharga £2 juta (Rp 36 miliar).
Bola warna putih merk Adidas "Azteca", yg dimiliki oleh wasit Tunisia pemimpin pertandingan itu, Ali Bin Nasser, diperkirakan akan terjual hingga £3 juta (Rp 54 miliar) ketika dilelang di Rumah Lelang Graham Budd yg berbasis di Inggris.
Lelang bola itu dilakukan enam bulan setelah jersey yg dikenakan Maradona pada pertandingan perempat final bersejarah di Mexico City tersebut terjual di pelelangan dengan harga hampir $9,3 juta (Rp 139 miliar) - lebih dari dua kali nilai yg diprediksi oleh balai lelang Sotheby.
Baca juga: Kaus 'Tangan Tuhan' Maradona laku Rp128,6 miliar
Bola yg dilelang itu - dengan motif terinspirasi oleh arsitektur & mural peradaban Aztec - dipakai selama 90 menit penuh pada pertandingan 1986 antara Argentina & Inggris. Penggunaan satu bola dalam pertandingan diterapkan selama bertahun-tahun sebelum peraturan sistem multi-bola diberlakukan di sepak bola.
Pertandingan Argentina-Inggris itu memanas karena ketegangan politik setelah Perang Falklands pada 1982 & kemudian ditentukan oleh dua gol yg dicetak oleh mendiang Maradona, yg meninggal pada usia 60 tahun karena gagal jantung pada November 2020.
Untuk gol yg pertama, Maradona berlari ke dalam kotak penalti, melompat bersama penjaga gawang Inggris Peter Shilton & meninju bola ke gawang.
Dia kemudian mengatakan gol itu dicetak "sedikit dengan kepala Maradona, sedikit dengan tangan Tuhan".
Baca juga: Trevor Steven kenang gol "Tangan Tuhan", berdamai dengan sang legenda
Sementara itu gol yg kedua terjadi cuma empat menit kemudian saat Maradona melaju melewati lima pemain Inggris & kiper Shilton untuk mencetak "Gol Abad Ini", menurut jajak pendapat FIFA tahun 2002.
Argentina memenangkan pertandingan 2-1 setelah wasit Bin Nasser tidak menganulir gol perdana Maradona yg kontroversial itu. Argentina selajutnya terus melaju hingga menjuarai Piala Dunia 1986.
Menjelang penjualan, seperti diberitakan AFP, wasit Bin Nasser mengatakan dia merasa ini adalah waktu yg tepat untuk membagikan barang itu kepada dunia & menyatakan asa supaya pembeli - yg belum diungkapkan - akan memajangnya di depan umum.
Jersey yg dilelang pada Mei akan dipajang di Qatar selama Piala Dunia 2022, yg akan dimulai pada hari Minggu.
Bin Nasser juga membela keputusannya untuk membiarkan gol perdana kontroversial Maradona bertahan.
"Saya tidak dapat melihat kejadian itu dengan jelas. Dua pemain, Shilton & Maradona, menghadap saya dari belakang.
"Sesuai instruksi FIFA yg dikeluarkan sebelum turnamen, saya melihat ke hakim garis saya untuk konfirmasi keabsahan gol - dia berjalan kembali ke garis tengah menunjukkan dia puas bahwa gol harus disahkan.
"Pada akhir pertandingan, pelatih kepala Inggris Bobby Robson berkata kepada saya: 'Anda mengerjakan pekerjaan dengan baik, tetapi hakim garis tidak bertanggung jawab'."
Baca juga: Hakim garis "Gol Tangan Tuhan" Maradona tutup usia
Baca juga: Jersey "Tangan Tuhan" Maradona akan dipamerkan selama Piala Dunia 2022
Berita diatas dikutip dari internet, jika Bola "Tangan Tuhan" Maradona dilelang adalah spam, mohon beritahu kami.
Bola yg dipakai pada pertandingan Argentina vs Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986 (foto -https://www.grahambuddauctions.co.uk)
Jakarta (ANTARA) - Bola yg disentuh tangan Diego Maradona untuk mencetak gol "Tangan Tuhan" yg terkenal saat Argentina melawan Inggris di Piala Dunia 1986 dijual di rumah lelang pada Rabu seharga £2 juta (Rp 36 miliar).
Bola warna putih merk Adidas "Azteca", yg dimiliki oleh wasit Tunisia pemimpin pertandingan itu, Ali Bin Nasser, diperkirakan akan terjual hingga £3 juta (Rp 54 miliar) ketika dilelang di Rumah Lelang Graham Budd yg berbasis di Inggris.
Lelang bola itu dilakukan enam bulan setelah jersey yg dikenakan Maradona pada pertandingan perempat final bersejarah di Mexico City tersebut terjual di pelelangan dengan harga hampir $9,3 juta (Rp 139 miliar) - lebih dari dua kali nilai yg diprediksi oleh balai lelang Sotheby.
Baca juga: Kaus 'Tangan Tuhan' Maradona laku Rp128,6 miliar
Bola yg dilelang itu - dengan motif terinspirasi oleh arsitektur & mural peradaban Aztec - dipakai selama 90 menit penuh pada pertandingan 1986 antara Argentina & Inggris. Penggunaan satu bola dalam pertandingan diterapkan selama bertahun-tahun sebelum peraturan sistem multi-bola diberlakukan di sepak bola.
Pertandingan Argentina-Inggris itu memanas karena ketegangan politik setelah Perang Falklands pada 1982 & kemudian ditentukan oleh dua gol yg dicetak oleh mendiang Maradona, yg meninggal pada usia 60 tahun karena gagal jantung pada November 2020.
Untuk gol yg pertama, Maradona berlari ke dalam kotak penalti, melompat bersama penjaga gawang Inggris Peter Shilton & meninju bola ke gawang.
Dia kemudian mengatakan gol itu dicetak "sedikit dengan kepala Maradona, sedikit dengan tangan Tuhan".
Baca juga: Trevor Steven kenang gol "Tangan Tuhan", berdamai dengan sang legenda
Sementara itu gol yg kedua terjadi cuma empat menit kemudian saat Maradona melaju melewati lima pemain Inggris & kiper Shilton untuk mencetak "Gol Abad Ini", menurut jajak pendapat FIFA tahun 2002.
Argentina memenangkan pertandingan 2-1 setelah wasit Bin Nasser tidak menganulir gol perdana Maradona yg kontroversial itu. Argentina selajutnya terus melaju hingga menjuarai Piala Dunia 1986.
Menjelang penjualan, seperti diberitakan AFP, wasit Bin Nasser mengatakan dia merasa ini adalah waktu yg tepat untuk membagikan barang itu kepada dunia & menyatakan asa supaya pembeli - yg belum diungkapkan - akan memajangnya di depan umum.
Jersey yg dilelang pada Mei akan dipajang di Qatar selama Piala Dunia 2022, yg akan dimulai pada hari Minggu.
Bin Nasser juga membela keputusannya untuk membiarkan gol perdana kontroversial Maradona bertahan.
"Saya tidak dapat melihat kejadian itu dengan jelas. Dua pemain, Shilton & Maradona, menghadap saya dari belakang.
"Sesuai instruksi FIFA yg dikeluarkan sebelum turnamen, saya melihat ke hakim garis saya untuk konfirmasi keabsahan gol - dia berjalan kembali ke garis tengah menunjukkan dia puas bahwa gol harus disahkan.
"Pada akhir pertandingan, pelatih kepala Inggris Bobby Robson berkata kepada saya: 'Anda mengerjakan pekerjaan dengan baik, tetapi hakim garis tidak bertanggung jawab'."
Baca juga: Hakim garis "Gol Tangan Tuhan" Maradona tutup usia
Baca juga: Jersey "Tangan Tuhan" Maradona akan dipamerkan selama Piala Dunia 2022
Berita diatas dikutip dari internet, jika Bola "Tangan Tuhan" Maradona dilelang adalah spam, mohon beritahu kami.