• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bobol ATM bunk Mandiri, Warga Malaysia Ditangkap

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. 666
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

666

IndoForum Junior B
No. Urut
19114
Sejak
19 Jul 2007
Pesan
2.522
Nilai reaksi
67
Poin
48
Bobol ATM, Warga Malaysia Ditangkap

BATAM- Kepolisian Kota Besar Batam, Rempang, Galang (Poltabes Barelang), menangkap dua warga negara Malaysia, Chia Ah Hee (39) dan Goh Kok Ann (40). Mereka menjadi tersangka pembobol Rp 675 juta di beberapa anjungan tunai mandiri (ATM) bunk Mandiri Kota Batam.
"Tersangka ada tiga orang. Satu orang belum tertangkap," kata Kapoltabes Barelang Kombes Pol Slamet Riyanto di Batam, semalam.
Mereka berkewarganegaran Malaysia dan sejak Juli 2007 menetap di Batam. Mereka menjadi tersangka pembobol uang nasabah di beberapa ATM bunk Mandiri Kota Batam yang dilakukan awal hingga pertengahan September 2007.
Slamet mengatakan, penangkapan terhadap Chia dan Goh berlangsung di Bandara Hang Nadim Batam, setiba kedua orang itu dari Pekan Baru, Riau. "Mereka diketahui setelah wajahnya terekam di sejumlah kamera pengintai, serta dari alat perekam PIN yang tertinggal di mesin ATM," katanya.
Alat untuk membobol dan menggandakan kartu ATM bunk Mandiri berupa skimmer, kartu magnetik, laptop, post terminal/custom built, head magnetic, kamera, antena receiver, serta puluhan kartu ATM palsu.
Jumlah korban kejahatan pembobolan melalui penyalinan data kartu ATM dan nomor identifikasi pribadi nasabah (PIN) itu tercatat tujuh orang dengan nilai kerugian sekitar Rp 675 juta. Para korban adalah Desvy Fatiana, Al Hafis, Iza Hadasa Simanjuntak, T Sulistyani, Tanziel Azies Hasibuan, Samuel Napitupulu dan M Tua Siagian.
"Direncanakan tim Mabes Polri mengembangkan kasus ini, karena kemungkinan ada korban mereka di daerah lain," kata Kapoltabes Barelang. (ant-46)
Sumber: http://www.suaramerdeka.com
 
/hmm motif pelaku pengandaan CC
carding system wox ketangkap langsung... /omg mending make crack tuh cc
 
gelo... 675jt duit smua tuh?? :)):))
moga2 aja ini yang terakhir (muluk sih kedengerannya), namanya jg doa/sob
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.