• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Blokir Jalan Truk Tambang, Warga Tanami Pisang & Bambu

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
FgKc.jpg
Warga Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati memblokir ruas jalan desanya dengan menanam pohon pisang dan bambu. Mereka kesal karena sudah tiga tahun ruas jalan yang juga menjadi jalur alternatif jalur Pantura tidak pernah diperbaiki.

Kerusakan ruas jalan Ngopak-Kedawung di antaranya disebabkan menjadi kawasan langganan banjir. Selain itu, ruas jalan ini juga digunakan sebagai lalu lintas truk tambang pemecah batu yang tonasenya tidak sesuai kelas jalan.

"Kami sudah bosan dengan janji-janji yang diberikan. Sudah tiga tahun jalan dibiarkan rusak. Apa harus menunggu banyak jatuh korban untuk memperbaiki jalan," kata Langgeng, warga setempat, Minggu (8/12/2013).

Menurutnya, kerusakan jalan ini semakin parah karena kendaraan dump truk pengangkut tambang batu tidak pernah berhenti melintas selama 24 jam. Padahal ruas jalan tersebut, tidak sesuai dengan tonase kelas jalan kendaraan tambang di Kecamatan Winongan dan Lumbang.

"Truk tambang tidak pernah berhenti lewat jalan yang bukan kelasnya, dari pagi sampai malam. Tidak hanya jalan yang rusak, rumah juga banyak retak akibat getaran dump truk," kata Langgeng.

Penutupan ruas jalur tersebut, tambah Subur, Ketua RT1/RW2, merupakan puncak kekesalan warga yang selama bertahun-tahun menderita karena rusaknya jalan. Apalagi pada saat musim hujan, jalan yang berlubang menjadi kolam-kolam air yang becek, licin dan berbahaya.

"Warga akan terus menutup jalan, sampai ada perbaikan dari pemerintah. Truk tambang dilarang melintas, karena akan semakin memperburuk kondisi jalan," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, mengungkapkan, pembangunan jalan-jalan rusak ini akan diprioritaskan pada tahun 2014. Penertiban tonase kelas jalan juga segera disesuaikan dengan kondisi jalan serta lingkungannya.

"Kami minta masyarakat bersabar. Kami akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan yang akan menopang perekonomian daerah. Kondisi jalan akan disesuaikan dengan tonase kelas jalan," katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.