Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
MANTAB BETUL NIH BRAY
Hari ini 18:01
BlackBerry punya tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Karena alasan itu pula, ponsel legendaris ini pede untuk come back di 2021 dengan menghadirkan lagi nostalgia ponsel qwerty keyboard, namun dengan konektivitas 5G.
Berdasarkan laporan dari Nikkei Asia, startup Onward Mobility yg berbasis di Texas, Amerika Serikat, menggandeng Foxconn untuk meluncurkan ponsel andalan mereka tahun ini, yg akan menghadirkan keyboard fisik.
Dikutip dari PocketNow, Onward Mobility rencananya akan meluncurkan flagship BlackBerry 5G ini di Amerika Utara & Eropa terlebih dahulu, baru kemudian menyusul ke pasar Asia.
Pengumuman akan kembalinya BlackBerry perdana kali terdengar pada Agustus tahun lalu. Namun tampaknya proyek ini dipercepat supaya dapat dirilis sesegara mungkin.
"Onward Mobility berharap keberuntungan yg lebih baik melalui kemitraannya dengan FIH Mobile, perpanjangan tangan produsen ponsel Android Foxconn. Mereka bersama-sama mengembangkan ponsel model baru yg akan dijual di bawah merek BlackBerry, menampilkan qwerty keyboard khas BlackBerry serta konektivitas 5G," tulis laporan Nikkei Asia.
CEO Onward Mobility Peter Franklin berpikir bahwa keyboard fisik akan memberikan dorongan akbar pada aspek produktivitas, & tujuan jangka panjangnya, pada akhirnya adalah mulai menciptakan ponsel BlackBerry di wilayah AS.
"Kami saat ini sedang dalam pembicaraan dengan pelanggan & operator di seluruh dunia, memetakan jalur untuk distribusi ponsel andalan bermerek BlackBerry yg juga akan menampilkan hardware kamera top-of-the-line," ujarnya.
Dan sama seperti ponsel BlackBerry klasik di masa kejayaannya, ponsel ini akan menawarkan proteksi kepada kebocoran data & ancaman cyber, sesuai dengan reputasi BlackBerry di sektor keamanan.
Onward Mobility berharap dapat menemukan pengguna baru untuk ponsel bermerek BlackBerry yg akan dirilisnya, khususnya di kalangan perusahaan yg sangat memperhatikan faktor keamanan.
Sedikit kilas balik, setelah pamornya meredup, BlackBerry sempat mencoba peruntungan menciptakan smartphone Android. Pada Desember 2016, TCL mendapatkan hak untuk menciptakan & menjual smartphone bermerek BlackBerry. Pengumuman ini dinilai banyak pihak sebagai momen kebangkitan dari merek lama yg disayangi banyak orang.
Dari kolaborasi ini lahirlah BlackBerry KEYone, Motion, KEY2, & KEY2 LE. BlackBerry KEY dinilai banyak analis & reviewer sangat menarik. Pasalnya, ponsel ini membawa kembali desain BlackBerry yg ikonik dengan keyboard qwerty fisik di saat pasar dipenuhi perangkat full screen.
Sayangnya, kolaborasi ini belum memperlihatkan hasil signfikan. Kebersamaan mereka pun berakhir pada Februari 2020. BlackBerry & TCL memutuskan untuk berpisah, keduanya bersepakat untuk mengakhiri kolaborasi bisnis yg terjalin sejak tiga tahun sebelumnya.
SUMBER
Berdasarkan laporan dari Nikkei Asia, startup Onward Mobility yg berbasis di Texas, Amerika Serikat, menggandeng Foxconn untuk meluncurkan ponsel andalan mereka tahun ini, yg akan menghadirkan keyboard fisik.
Dikutip dari PocketNow, Onward Mobility rencananya akan meluncurkan flagship BlackBerry 5G ini di Amerika Utara & Eropa terlebih dahulu, baru kemudian menyusul ke pasar Asia.
Pengumuman akan kembalinya BlackBerry perdana kali terdengar pada Agustus tahun lalu. Namun tampaknya proyek ini dipercepat supaya dapat dirilis sesegara mungkin.
"Onward Mobility berharap keberuntungan yg lebih baik melalui kemitraannya dengan FIH Mobile, perpanjangan tangan produsen ponsel Android Foxconn. Mereka bersama-sama mengembangkan ponsel model baru yg akan dijual di bawah merek BlackBerry, menampilkan qwerty keyboard khas BlackBerry serta konektivitas 5G," tulis laporan Nikkei Asia.
CEO Onward Mobility Peter Franklin berpikir bahwa keyboard fisik akan memberikan dorongan akbar pada aspek produktivitas, & tujuan jangka panjangnya, pada akhirnya adalah mulai menciptakan ponsel BlackBerry di wilayah AS.
"Kami saat ini sedang dalam pembicaraan dengan pelanggan & operator di seluruh dunia, memetakan jalur untuk distribusi ponsel andalan bermerek BlackBerry yg juga akan menampilkan hardware kamera top-of-the-line," ujarnya.
Dan sama seperti ponsel BlackBerry klasik di masa kejayaannya, ponsel ini akan menawarkan proteksi kepada kebocoran data & ancaman cyber, sesuai dengan reputasi BlackBerry di sektor keamanan.
Onward Mobility berharap dapat menemukan pengguna baru untuk ponsel bermerek BlackBerry yg akan dirilisnya, khususnya di kalangan perusahaan yg sangat memperhatikan faktor keamanan.
Sedikit kilas balik, setelah pamornya meredup, BlackBerry sempat mencoba peruntungan menciptakan smartphone Android. Pada Desember 2016, TCL mendapatkan hak untuk menciptakan & menjual smartphone bermerek BlackBerry. Pengumuman ini dinilai banyak pihak sebagai momen kebangkitan dari merek lama yg disayangi banyak orang.
Dari kolaborasi ini lahirlah BlackBerry KEYone, Motion, KEY2, & KEY2 LE. BlackBerry KEY dinilai banyak analis & reviewer sangat menarik. Pasalnya, ponsel ini membawa kembali desain BlackBerry yg ikonik dengan keyboard qwerty fisik di saat pasar dipenuhi perangkat full screen.
Sayangnya, kolaborasi ini belum memperlihatkan hasil signfikan. Kebersamaan mereka pun berakhir pada Februari 2020. BlackBerry & TCL memutuskan untuk berpisah, keduanya bersepakat untuk mengakhiri kolaborasi bisnis yg terjalin sejak tiga tahun sebelumnya.
SUMBER
MANTAB BETUL NIH BRAY