Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.195
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita 'Black Lives Matter' di mata Nuno Santo.
Manajer Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo saat timnya menghadapi West Ham United di London Stadium, London, Inggris, 20 Juni 2020. (Ben Stansall/Pool via REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Bos Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo menyebut dukungan seluruh dunia kepada gerakan 'Nyawa Kulit Hitam itu Penting' atau 'Black Lives Matter' adalah pertanda adanya kemajuan dalam perang melawan diskriminasi sekalipun perlu waktu untuk mengubah budaya.
Liga Premier bergabung dengan gerakan internasional guna memprotes ketidakadilan rasial menyusul kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam, saat diborgol polisi Minneapolis bulan lalu.
Namun begitu sebuah pesawat sambil membawa banner bertuliskan 'White Lives Matter Burnley' terbang di atas kandang Manchester City di Etihad Stadium pada awal pertandingan melawan Burnley, Selasa dini hari WIB kemarin.
Baca juga: Harry Kane tak masalahkan gaya main Mourinho di Spurs
"Kita sedang berada di awal sesuatu. Memang sulit sekali mengubah budaya itu & sangat sulit mengubah perasaan," mengatakan Santo kepada wartawan menjelang pertandingan melawan Bournemouth, Kamis dini hari nanti, seperti disiarkan Reuters.
"Banyak orang yg berubah yg adalah pertanda bagus. Semua generasi kini bertanya kepada dirinya sendiri, apa yg mereka lakukan di masa lalu, mungkin saja mereka mengerjakannya dalam cara lain. Itu pertanda adanya perubahan."
Baca juga: Rodgers sanjung tinggi-tinggi Kasper Schmeichel
"Ini bukan saatnya untuk berhenti. Akan butuh waktu tetapi kemanusiaan akhirnya bakal mencapai titik ini di kalangan kita."
Santo, satu-satunya manajer Liga Premier yg berlatar belakang kulit hitam, keturunan Asia & etnis minoritas, menambahkan: "Ini sangat sulit bagi saya karena saya tak merasakannya. Saya berasal dari keluarga ras campuran."
"Pesannya jelas. Ini buka soal ras. Ini menyangkut kesetaraan hak."
Baca juga: Pendukung Wolves kini bebas mimpi berjaya di Liga Europa
Berita diatas dikutip dari internet, jika 'Black Lives Matter' di mata Nuno Santo adalah spam, mohon beritahu kami.
Manajer Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo saat timnya menghadapi West Ham United di London Stadium, London, Inggris, 20 Juni 2020. (Ben Stansall/Pool via REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Bos Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo menyebut dukungan seluruh dunia kepada gerakan 'Nyawa Kulit Hitam itu Penting' atau 'Black Lives Matter' adalah pertanda adanya kemajuan dalam perang melawan diskriminasi sekalipun perlu waktu untuk mengubah budaya.
Liga Premier bergabung dengan gerakan internasional guna memprotes ketidakadilan rasial menyusul kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam, saat diborgol polisi Minneapolis bulan lalu.
Namun begitu sebuah pesawat sambil membawa banner bertuliskan 'White Lives Matter Burnley' terbang di atas kandang Manchester City di Etihad Stadium pada awal pertandingan melawan Burnley, Selasa dini hari WIB kemarin.
Baca juga: Harry Kane tak masalahkan gaya main Mourinho di Spurs
"Kita sedang berada di awal sesuatu. Memang sulit sekali mengubah budaya itu & sangat sulit mengubah perasaan," mengatakan Santo kepada wartawan menjelang pertandingan melawan Bournemouth, Kamis dini hari nanti, seperti disiarkan Reuters.
"Banyak orang yg berubah yg adalah pertanda bagus. Semua generasi kini bertanya kepada dirinya sendiri, apa yg mereka lakukan di masa lalu, mungkin saja mereka mengerjakannya dalam cara lain. Itu pertanda adanya perubahan."
Baca juga: Rodgers sanjung tinggi-tinggi Kasper Schmeichel
"Ini bukan saatnya untuk berhenti. Akan butuh waktu tetapi kemanusiaan akhirnya bakal mencapai titik ini di kalangan kita."
Santo, satu-satunya manajer Liga Premier yg berlatar belakang kulit hitam, keturunan Asia & etnis minoritas, menambahkan: "Ini sangat sulit bagi saya karena saya tak merasakannya. Saya berasal dari keluarga ras campuran."
"Pesannya jelas. Ini buka soal ras. Ini menyangkut kesetaraan hak."
Baca juga: Pendukung Wolves kini bebas mimpi berjaya di Liga Europa
Berita diatas dikutip dari internet, jika 'Black Lives Matter' di mata Nuno Santo adalah spam, mohon beritahu kami.