• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bisnislah dengan Bahagia, Hiduplah secara Serius

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Bisnislah dengan Bahagia, Hiduplah secara Serius

Jakarta Di hadapan 6.000 pengusaha yg hadir dalam kopda saudagar nusantara di Sentul International Convention Center beberapa waktu yg lalu, Heppy Trengggono Pemimpin Gerakan Beli Indonesia bercerita pada sebuah kesempatan sedang berbagi di sebuah komunitas pengusaha di jakarta, ada seorang pengusaha yg bertanya mengapa banyak pengusaha muslim yg berjatuhan. Karena mereka terlalu serius dalam berbisnis & tidak serius dengan hidup, begitu jawabnya kepada si penanya.
Menurut Heppy, bagi seorang pengusaha muslim dalam berbisnis mempunyai aturan main sendiri. Untuk sukses ilmu saja tidak cukup, yg dibutuhkan adalah hidayah. Riba ya jangan dipakai atau itu akan jadi persoalan buat hidup maupun persoalan buat bisnis. terang Heppy. Selain itu pengusaha muslim juga harus menghindari 2 hal lain selain riba/interest, yaitu unsurgamblingatau perjudian danuncertainty(ketidakpastian) tambahnya.

Tantangan terbesar adalah banyak pengusaha muslim justru mencari konsep sukses dari orang yg tidak beriman.Bukankah Rasulullah sudah mewasiatkan 2 pusaka yg kalau berpegang teguh padanya dijamin sukses dunia & akherat? Dua hal itu adalah Al-Quran & Sunnah.

IIBF yg dipimpinnya sejak 2009 sering mengajak pengusaha untuk berhijrah. Tidak mudah diawal apalagi komunitasnya masih sedikit kala itu, ada saja yg mencari-cari alasan, pak yg saya dengar bunk syariah juga belum benar-benar syariah, jadi sama aja dong pak? Kadang malah lebih mahal. Kalau mau kita renungkan, di bunk syariah kan tidak ada bunga, selain itu apa iya lebih memilih yg 100 persen riba ketimbang yg belum 100 persen syariah. Mau selamat bisnis & hidupnya ga?

Akibat saking seriusnya dalam berbisnis hingga banyak yg lalai & meninggalkan kaidah & rambu-rambu diri dalam berbisnis sebagai seorang hamba beriman. Padahal bisnis ini tidak semata ilmu ekonomi melainkan ilmu kehidupan. Tahukan laporan keuangan ? adakah pembukuan stok sabar? atau pembukuan stok berbaik hati, stok yakin? tetapi tanpa sabar, tanpa yakin bisnis tidak akan jalan. Atau memahami prilaku manusia dalam mengambil keputusan, apa itu keputusan membeli produk atau keputusan yg lain tidak semata urusan ekonomi, itulan ilmu kehidupan.

Bikin seneng, bikin bahagia, jangan serius-serius. Ada orang yg memandang bisnis ibarat perang, namun bagi Heppybusiness just a game, permainan. Jangan hingga cuma mengejar kemenangan kecil dari sebuah game bernama bisnis rela mengerjakan apapun sehingga melupakan visi akbar bahwa hidup sekarang adalah untuk kehidupan mendatang yg abadi & abadi. Bukan berarti memenangkan bisnis juga tidak penting, tetapi menangkanlah dengan norma & kaidah yg sudah Allah SWT & Rasul ajarkan. Makanya rumus sukses yg diajarakan punSukses = Iman+ Strategi.

Kalau anda melupakan akherat maka anda akan kehilangan kesempatan untuk mengenal Tuhan mu, namun kalau anda tidak kaya, anda kehilangan kesempatan untuk mengambilbanyaktanggung jawab kehidupan

Heppy Trenggono

Hidup yg harus serius kalau tidak risikonya berat, dapat dikumpulkan dengan golongan firaun & juga bersama penista alquran? Bisnis harus bahagia. Mau bagaimanapun realitasnya membangun sebuah usaha yg benar-benar jadi mesin pencetak uang juga tidak mudah. Disisi lain berbagai persoalan hidup juga tidak akan pernah berhenti menghampiri, sebesar apapun usaha yg hari ini sedang kalian geluti persoalan & kesulitan pasti akan datang menyapa.

Apa iya mentang-mentang size bisnis sudah besar, sudah terlanjur terkenal, jadi bicara dimana-mana, lalu tertebas dari jeratan persoalan & kesulitan?

Sulit itusudah jadi bagian yg harus direspon. termasuk hal-hal yg tidak populer sekalipun didalam bisnis, memecat karyawan atau bahkan menutup usaha yg memang sudah tidak layak untuk dipertahankan. Lebih baik kita tutup karena kita tahu bagaimana kondisinya kalau dilanjutkan dari pada mereka menutup didirinya sendiri karena kita sudah tidak sanggup menutuipinya lagi. Jangan biarkan

buat orang yg sudah merasa terkenal dapat jadi itu adalah momok, tidak keren, akhirnya dipertahankan & menggerogoti apa yg sudah dibangun & akhirnya ludes juga.

Persoalan & Kesulitanakan sering datang & pergi.yang membedakan satu orang dengan orang yg lain, orang biasa & orang yg akbar adalah respon kepada persoal & kesulitan itu ketika datang menghampiri.

bisnislah dengan bahagia, hiduplah dengan serius tegas Presiden IIBF.


SUMBER Hari ini 11:08
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.