Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Selamat pagi, sore & malam shalom & Assallamualaikum buat anda yg sudah meluangkan waktunya untuk sekedar membaca thread ini.
Dunia sedang tidak baik-baik saja terlebih akibat pandemi banyak bisnis yg perlahan mati suri. Tapi semua sudah terjadi jangan hingga kita merasa putus asa lalu berakhir dengan ending yg merugikan diri sendiri.
Dalam dunia bisnis terkadang ada dua opsi antara bersikap pragmatisme atau idealisme, sikap ini penting untuk pondasi memulai sebuah usaha. Bahkan keduanya seakan seperti dua sisi mata uang, tak dapat dipisahkan.
Terlebih industri kreatif semakin meningkat ketika pandemi melanda, maka tak heran hobi dapat jadi bisnis & kebalikannya yg tadinya bisnis dapat jadi sebuah hobi.
Dunia usaha dimasa pandemi memang terkendala banyak hal bila bisnis di dasari dengan idealisme yg tinggi bukan tak mungkin akan tergusur oleh kompetitor yg lebih inovatif & bersikap pragmatis sering berusaha menikung dari belakang.
Tapi kalau idealisnya tinggi & percaya bahwa pasar memang membutuhkan apa yg ia jual maka tak perlu juga perkembangan secara akbar karena marketnya sudah jelas, disini idealisme memang penting untuk menciptakan brand yg kuat & mudah di ingat, tanpa harus ada perkembangan besar-besaran selagi dibutuhkan seperti halnya bisnis sembako yg sering dicari konsumen.
Tentu permainan harga ketika berbisnis dengan idealis tinggi sangat diperlukan, bila bersikap pragmatis & lebih fleksibel mengikuti apa mengatakan pasar dalam berkecimpung di dunia usaha akan terlalu banyak membuang energi resikonya belum tentu yg ngetrend saat ini akan laku bila kita kelola.
Namun dunia bisnis tak dapat diprediksi kalau belum dicoba, gagal atau sukses akan terlihat ketika sudah dicoba ketika banyak menghitung analisis untung rugi hasilnya bisnis akan cuma ada di kepala bukan di dunia nyata.
Maka antara bisnis & idealisme saling membutuhkan, cuma saja ada porsinya jangan sering memaksakan tabiat dari bisnis yg anda kembangkan secara jangka panjang karena trend akan terus berganti, usaha tanpa adanya fleksible juga akan berbahaya lihat Nokia & BlackBerri yg kini redup hingga tak sanggup untuk berdiri karena sudah diserang kompetitor kanan kiri.
Jadi antara Bisnis & Idealisme apa pilihanmu?
Sumber klik
Gambar mbah google