• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

bin Rangkul bunk Jepang Beraset Rp 550 Triliun

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
n5Mvu.jpg

Untuk ekspansi bisnis internasional, PT bunk Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) menjalin kerja sama dengan The Iyo bunk Jepang. Iyo bunk merupakan bunk regional terbesar di daerah Shikoku, Jepang, yang mengelola aset sekitar Rp 550 triliun. Pemimpin Cabang bin Tokyo Gatoet Gembiro Noegroho menjelaskan, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi nasabah kedua bunk, baik yang ada di Indonesia maupun di Jepang.

Kesepakatan kerja sama bin dan The Iyo bunk ini secara resmi ditandatangani oleh pihaknya dengan Mr Kazutomi Hirai, General Manager Divisi International and Overseas Business Support dari The Iyo bunk di Ehime, awal pekan ini. Kerja sama tersebut merupakan rangkaian inisiatif bisnis bin untuk memperluas jaringan yang mendukung bisnis perbankan dan transaksi internasional lainnya.

"Hal ini sejalan dengan komitmen bin sebagai bunk nasional di Indonesia yang memiliki jaringan internasional yang paling luas untuk bridging the world and Indonesia. Sehingga, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bin untuk memenuhi kebutuhan nasabah dari bunk-bunk yang menjadi mitra kami," kata Gatoet, di Tokyo, Kamis (15/11/2012).

The Iyo bunk adalah bunk regional yang berdiri sejak 1878, memiliki 150 cabang serta 11 anak perusahaan yang berada di 13 prefektur atau provinsi di Jepang. Terdapat 63 nasabah perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia.

Saat ini, bin memang getol memberikan layanin produk maupun non-produk perbankan pada bunk-bunk asal Jepang yang membawa nasabah korporasi mereka ke Indonesia. layanin tersebut antara lain membawa perusahaan kecil dan menengah asal Jepang yang juga nasabah dari bunk asal Jepang ke kawasan industri di Indonesia, seperti ke kawasan industri Karawang, Jawa Barat, yang sudah dilakukan pada Selasa (23/10/2012) lalu. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari aktivitas unit khusus yang disebut Japan Desk di bin.

bin juga sudah mengikat perjanjian kerja sama dengan sekitar 39 bunk regional dan satu shinkin bunk (bunk koperasi) yang masing-masing memiliki nasabah yang sangat tertarik untuk berinvestasi ke Indonesia. Nilai investasi rata-rata nasabah bunk asal Jepang yang berskala UKM adalah sekitar Rp 120 miliar per perusahaan.

Saat ini, ada lebih dari 1.000 perusahaan Jepang di Indonesia yang mempekerjakan sekitar 300.000 orang. bunk-bunk regional asal Jepang yang telah bekerja sama dengan bin antara lain Hyakugo bunk, Hokuto bunk, Shonai bunk, Chugoku bunk, Gunma bunk, Juroku bunk, Hiroshima bunk, Hokuriku bunk, Kagoshima bunk, Kyoto bunk, Aichi bunk, dan Joyo bunk.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.