• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Bimbingan belajar dirampok kawanan bercadar

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. ArRay
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

ArRay

IndoForum Senior C
No. Urut
98490
Sejak
1 Jun 2010
Pesan
5.107
Nilai reaksi
142
Poin
63
30/07/2010 - 1:52

Bimbingan Belajar Dirampok Kawanan Bercadar
699071.jpg

ilustrasi

INILAH.COM, Blitar - Kawanan perampok bercadar dengan senjata celurit mendatangi rumah pimpinan lembaga pendidikan Ganesha Operation Blitar, Kamis (29/7) dini hari. Akibatnya Herry Hamzah (49) warga Desa Jajar Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, menderita kerugian hingga ratusan juta.
Perampok yang diperkirakan berjumlah 6 orang itu, berhasil membawa kabur barang-barang korban antara lain, sebuah mobil Avanza nopol AG 741 L, uang senilai Rp 650 ribu, perhiasan emas 30 gram, 1 laptop, dan 6 buah hp.
Diungkapkan Kapolsek Talun AKP Harry Mujiarso, dari olah TKP yang dilakukan diperkirakan perampok masuk melalui pintu belakang.
Setelah berhasil masuk ke dalam rumah pelaku menyekap seluruh orang yang ada dengan tali rafia serta plester. "Selain Herry Hamzah ada 1 orang tukang bangunan, istri serta tiga anaknya yang diikat serta dimasukkan di dalam dua kamar tidur," terangnya, Kamis (29/7/2010).
Merasa seluruh anggota keluarga dapat dilumpuhkan, maka pelaku dengan leluasa mengambil harta korban. Berdasarkan keterangam korban, pelaku beraksi sekitar 30 menit dan mengambil harta korban yang jumlah total diperkirakan Rp 200 juta.
"Kesaksian korban, dalam aksinya pelaku yang memakai cadar itu, menggunakan bahasa dialeg Madura," tuturnya.
Atas kejadian ini pihak Kepolisian masih melakukan penyeldidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Untuk itu Polisi menghimbau agar masyarakat lebih waspada lagi tehadap keamanan lingkungan masing-masing.
"Demi keamanan masyarakat harus pro-aktif, agar kejadian seperti ini tak terjadi lagi di wilayah Blitar," pintanya. [beritajatim.com/bar]
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.