Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
source images
Lebih dari sebulan kita diuji oleh pandemic corona, juga sudah hampir seminggu Pembatasan Sosial Berskala Besar diberlakukan, terpaksa pada akhirnya banyak aktivitas yg diberhentikan sementara. mulai kalangan pejalar hingga para pekerja terkena imbasnya.
Jujur ketika ane menghabiskan waktu selama sebulan dalam pengasingan, tentu jengah rasanya cuma dapat mengerjakan kegiatan dalam lingkup yg terbatas.
Rasanya kaki ini mengajak untuk melangkah keluar rumah. Dalam pengasingan kegiatan yg dapat dilakukan cuma membaca, bermain game, ataupun kegiatan lain yg sekiranya sanggup dilakukan dari rumah. Hampir seluruh orang pada akhirnya merasakan kejenuhan yg serupa. Seiring waktu, keresahan akhirnya menjalar & tak sanggup dibendung, tentunya banyak faktor penyebab tergantung bagaimana manusia sebagai perseorangan yg sanggup menyikapinya.
Jujur, aneh rasanya ketika ane mendengar keadaan pandemic ini bagi segelintir penikmat konspirasi sudah tidak lagi jadi masuk akal dinalar mereka.
Ane perjelas yah tentang apa yg ane maksud!
Dimulai ketika ane membuka Instagram, kala itu ane menemukan satu hal yg menarik perhatian ane Gan/Sis. Feed itu membahas mengenai konspirasi elite dunia yg menciptakan keadaan ini. Tak cuma itu, bahkan dalam postingan itu youtuber tersebut memprediksi bahwa statistik korban akibat virus yg dipublish kepermukaan mungkin saja dilebihkan angkanya, supaya memberikan akibat menakut-nakuti kepada khalayak ramai untuk tetap berada dirumah.
Ane tidak menonton versi lengkap dari postingan yg dimaksud dalam channel youtube, karena jujur ane menolak untuk berkonspirasi soal corona ini. Namun ane cuma sekedar mengambil kesimpulan akhir & menuliskan dalam TS ini. Dengan asa menularkan kecerdasan kepada permisa sekalian untuk sanggup mengolah fakta yg nyata, bukan rekayasa.
Berikut hasil riset kecil-kecilan yg ane pelajari, please take a deep breath before reading this!
Pernah ane membaca satu buku yg ane nanti rekomendasikan diakhir sebagai lampiran kenang-kenangan. Lanjut, manusia pada dasarnya memiliki kemampuan untuk menyusun rangkaian & menelaah kebenaran fakta, untuk mengubah & menegaskan keyakinan yg dianutnya. Pada umumnya, untuk mempertimbangkan sesuatu, kita mengerjakannya dengan nalar yg prosesnya disebut pemikiran atau penalaran.
Tentunya konspirasi sebagai pembahasan dalam TS ini, kalau dikaitan dengan pokok bahasan mengenai "penalaran tentang fakta" diatas jadi tidak relevan, karena konspirasi adalah premis atau dalil yg dibangun sebagai argumen induktif, cuma berdasarkan peluang yg timbul, & tidak dapat dibuktikan validitasnya sebagai fakta. Atau maksud lainnya, yaitu konspirasi adalah hal yg sulit dibuktikan keberadaannya karena kebanyakan dari konspirasi ini tidak ada bukti autentik dari peristiwa/kejadian tersebut yg dapat ditelurusi. Konspirasi cuma dibangun sebagai argumen yg lezat, dengan mengpakai logika yg buruk & proses penalaran yg keliru, yg menyebabkan keyakinan yg keliru pula.
Berbekal keyakinan yg keliru, penikmat konspirasi biasanya mereka akan menciptakan kita goyah dengan argumen rasional yg kita miliki. Mereka mengerjakannya dengan sanggahan-sanggahan tidak masuk akal, yg dapat jadi sumbernya tidak diketahui. Jika konspirasi adalah keyakinan bagi segelintir orang, maka dapat kita simpulkan bahwa keyakinan itu tidak perlu pertimbangan & pemikiran yg matang serta kritis. Dan terkadang manusia sewenang-wenang menyatakan keyakinan mereka adalah sebuah fakta.
Dan juga keyakinan dapat jadi sangat mengagumkan, tetapi dapat juga jadi sangat menyakitkan. Mengagumkan ketika sebuah keyakinan dapat memberikan rasa nyaman berlebih kepada seseorang atas pencapaian keberhasilan yg mereka raih, namun juga menyakitkan ketika keyakinan itu dipengaruhi oleh akibat atau kejadian diluar keharapan kita. Walaupun terikat oleh perasaan yg timbul, bukan artinya perasaan yg timbul ini dapat mempengaruhi benar atau salah keyakinan tersebut.
Sedikit tips dari ane, kalau suatu saat nanti Gan/Sis menemui perdebatan tak berujung dari konspirasi. Tetap utamakan prinsip-prinsip yg masuk akal dalam membangun argumen, jangan terpancing oleh argumen induktif yg premisnya atau dalilnya dibangun bedasarkan peluang.
Dan tak lupa tanyakan bukti yg valid dari konspirasi tersebut.
Buku panduan Thread Starter (Kitab Anti Bodoh)
Ngemis cendolnya dulu yah Gan/Sis, mari berbagi!!
Kemarin 23:35Buku panduan Thread Starter (Kitab Anti Bodoh)
Ngemis cendolnya dulu yah Gan/Sis, mari berbagi!!