Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang......
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa neninggalkan
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Memburu setengah mati sampai pucuk
tapi disaat kau
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Memburu setengah mati sampai pucuk
tapi disaat kau meninggalkan
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Memburu setengah mati sampai pucuk
tapi disaat kau meninggalkan pakaian
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Memburu setengah mati sampai pucuk
tapi disaat kau meninggalkan pakaian mereka
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Memburu setengah mati sampai pucuk
tapi disaat kau meninggalkan pakaian
mereka malah
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Memburu setengah mati sampai pucuk
tapi disaat kau meninggalkan pakaian
mereka malah ingin
Percayalah jika aku memang setia
sampai kapanpun dirimu selalu kukenang
dada hati terasa besar bagaikan melon
yang gila karena kau pujaan dinda
Puisi ungkapan rasa itu mengembirakan
membuat suasana terasa harum semerbak
mengapa dada orang melingkar seperti sebuah
keindahan yang semu berubah menjadi indah
Akankah semua menjadi indah layaknya...
sebuah simfoni kehidupan yang bersenandung
merdu mengelilingi jiwa raga yang hampa
meninggalkan raga ini yang
Memburu setengah mati sampai pucuk
tapi disaat kau meninggalkan pakaian
mereka malah ingin mandi