• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bikin Isu PKI, FPI Bakar Bendera Sendiri

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Spoiler for Aneh bin ajaib pembakaran bendera PKI oleh FPI berlangsung masif, sementara banyak pertanyaan warga & netizen darimana mereka memperoleh bendera-bendera PKi tersebut.:
Bikin Isu PKI, FPI Bakar Bendera Sendiri

Aneh bin ajaib pembakaran bendera PKI oleh FPI berlangsung masif, sementara banyak pertanyaan warga & netizen darimana mereka memperoleh bendera-bendera PKi tersebut.

Dalam beberapa waktu belakangan ini, isu mengenai kebangkitan PKI kembali mencuat di publik. Konon dikatakan bahwa PKI dengan jutaan anggotanya siap merebut kekuasaan di Indonesia.

Dalam beberapa momen, ormas keagamaan seperti Front Pembela Islam (FPI) pun kerap terlihat menggelar aksi demonstrasi untuk menolak kehadiran PKI kembali di Indonesia. Sembari itu, mereka sangat yakin bahwa PKI kini sedang menyiapkan kebangkitannya.

Entah darimana keyakinannya itu datang kepada mereka. Namun saat ditanya bukti, mereka pun mengaku punya buktinya.

Kemudian, untuk meyakinkan publik, mereka sering membakar bendera PKI di aksi-aksi demonstrasinya. Selain itu, mereka juga mengaku mengetahui letak persembunyian PKI itu.

Namun, dengan berbagai cuplikan informasi di atas, tentu kita dapat bertanya balik dengan kritis:

Pertama, Bila ada kebangkitan PKI, & mereka tahu titik letak & buktinya, kenapa mereka tidak segera melaporkan ke pihak berwajib?

Pertanyaan kedua, PKI jelas sudah habis dibabat sejak pertengahan tahun 1960-an & simbolnya sudah dilarang hingga kini. Lantas dari mana anggota FPI dapat mendapatkan bendera PKI yg kerap mereka bakar saat demonstrasi?

Kedua pertanyaan tersebut, secara kritis dapat mengarahkan kita pada titik temu mengenai motif di balik isu kebangkitan PKI saat ini.

Apalagi, sebelumnya tidak tersiar satu pun kabar bahwa FPI sudah mengerjakan sweeping di kantor PKI & menemukan alat bukti berupa bendera PKI. Apakah bendera PKI yg dibakar FPI turun dari langit? Rasanya tidak mungkin.

Agar dapat memiliki suatu bendera PKI, tentu cuma dengan dua cara. Pertama dari pihak lain, seperti dari hasil mengerjakan sweeping. Kedua dari cetak sendiri.

Dengan kondisi demikian, sekarang sudah jelas darimana FPI mendapatkan bendera PKI. Yaitu, dengan mencetak sendiri bendera PKI yg akan mereka bakar.

Hal itu kemudian dikuatkan dengan beredarnya kabar bahwa anggota Banser/Ansor NU menemukan bendera PKI di markas FPI. Bendera-bendera itu baru saja dicetak untuk dijadikan bahan kampanye & perangkat demonstrasi.

Dengan analisa singkat tersebut, kini dapat ditarik suatu kesimpulan tentang isu kebangkitan PKI yg sering dihembuskan oleh FPI tersebut. Bahwa itu tak lain & tak bukan merupakan isu fiktif yg sengaja disebarkan oleh FPI.

Adapun tujuan dari aksi tersebut tentu sangat politis. Yaitu, untuk menyudutkan pemerintahan yg sah saat ini. Mereka harap menjatuhkan nama Presiden Jokowi & partai pendukungnya sebagai katalisator kebangkitan PKI.

Mereka yg menyebarkan isu kebangkitan PKI dapat diidentifikasi sebagai pihak-pihak yg berada di seberang Istana hari ini. Hal itu sesuai dengan survei SMRC beberapa waktu lalu, dimana mereka yg percaya PKI bangkit kebanyakan merupakan pemilih PKS (37 persen), Gerindra (20 persen), & PAN (18 persen).

Kini, mereka harap menggalang isu seakan pemerintahan Presiden Jokowi mendukung kebangkitan PKI. Tujuannya supaya pemerintah mendapatkan citra buruk dari masyarakat.

Caranya adalah dengan membangkitkan kembali isu hantu komunis di Indonesia. Dengan begitu, memori buruk mengenai suatu rezim pemerintahan akan terbentuk dengan sendirinya. Harapannya suara Presiden Jokowi nanti akan jeblok saat Pemilu.

Namun, bila diamati sebenarnya cara adu domba ala FPI di atas tak lebih baik dari PKI itu sendiri. Mereka berusaha memecah belah masyarakat dengan desas-desus dari informasi yg sesat. Persis cara PKI saat menjelang peristiwa kudeta pada 1965 lalu.

Dengan memahami alur logika di atas, kini kita tahu bahwa di balik isu kebangkitan PKI saat ini terdapat tujuan yg politis. Isu kebangkitan PKI itu sendiri bukanlah suatu kebenaran, melainkan desas-desus yg disebarkan untuk mengacaukan masyarakat.

Untuk itu, kita tak perlu mudah terprovokasi dengan adanya isu tersebut. Selain itu, juga jangan hingga kita turut jadi bagian dari mereka dengan menyebarkan ulang isu sesat di atas.



Hari ini 08:39
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.