• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bikin cerita dengan 1 kata...

coolguyz

IndoForum Junior A
No. Urut
21425
Sejak
2 Sep 2007
Pesan
3.251
Nilai reaksi
133
Poin
63
Tiap member boleh post 1 kata saja untuk menyambung kata-kata itu menjadi sebuah cerita..

Aturan-aturan yang harus di patuhi :
- Dilarang Junk.
- Copas cerita yg ada serta tambahkan 1 kata baru pada akhir kalimat yg di copas tadi.
- Tiap user max post 5x dalam 1 hari.
- Setiap kata yang di post member mesti nyambung dan menjadi sebuah cerita.
- Member tidak boleh melakukan post 2x berturut2.
- Kalau sudah menjadi suatu cerita, maka akan dibuat cerita baru...
- Jangan menggunakan kata porno atau berbau SEX
- Kalau ada post yang gak nyambung maka akan di delete dan dikenakan kartu...

Aturan ini harap dipatuhi....
Selamat bermain...
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumahnya
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumahnya sahabat
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti yang
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti yang kemarin
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti yang kemarin lagi
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti yang kemarin lagi tanpa
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti yang kemarin lagi tanpa berkedip
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti yang kemarin lagi tanpa berkedip, Penjual
__________________
 
Suatu hari dikuburan yang gelap datanglah penjual cendol untuk melayat demi seorang penjual gorengan cantik yang dibunuh dengan garpu bengkok.
Tetapi sayangnya mayat wanita itu sedang bongkar muatan Barang, sehingga dia berkata
"tanpa celana, saya akan mengikuti orang gila yang tidak waras kemanapun dia pergi arahnya, menuju sungai..tamat hidupnya." Tapi, dia terus melanjutkan untuk pergi saja menuju kuburan tua yang adalah rumah sahabatnya. Kemudian sambil bercermin datanglah orang monyong seperti yang kemarin lagi tanpa berkedip, penjual cendol
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.