yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
BI Solo
Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan, perkembangan nilai tukar rupiah ini masih bergerak sesuai dengan kondisi pasar. Di sisi lain, intensitas depresiasi rupiah juga menurun.
"Kondisi nilai tukar rupiah saat ini itu sudah sesuai dengan fundamentalnya," kata Darmin di Gedung BI Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Menurut Darmin, tekanan pelemahan nilai tukar rupiah ini dianggapnya sudah semakin kecil. Sehingga pihaknya tidak mempermasalahkan pelemahan nilai tukar rupiah tersebut. Dia mengatakan, pihaknya akan menjaga nilai tukar rupiah tidak jauh dari level Rp 9.600 per dollar AS.
"Ya sebenarnya sejak dua mingguan yang lalu, saya sudah bilang," katanya.
Saat ini, terang Darmin, intensitas tekanan terhadap rupiah juga sudah mulai menurun. Begitu juga dengan penurunan defisit transaksi berjalan dan neraca pembayaran yang kembali mencatat surplus.
Di sisi lain, aliran masuk modal asing, baik foreign direct investment (FDI) maupun investasi portofolio juga terus meningkat yang ditopang oleh imbal hasil yang masih menarik.
"Apalagi kondisi fundamental dan prospek perekonomian Indonesia masih cukup baik," katanya.
Berdasarkan kurs tengah BI, nilai tukar rupiah hari ini diperdagangkan melemah 5 poin dari Rp 9.638 menjadi Rp 9.633 per dollar AS.