• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

BI Rate Naik, Tekanan pada Rupiah Masih Berlanjut?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
9s2i0.jpg
Nilai tukar rupiah masih akan menghadapi tekanan eksternal pada perdagangan Jumat (13/9/2013). Kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate diharapkan dapat mengurangi tekanan dari sisi internal.

bunk Indonesia menaikkan BI Rate 25 basis poin menjadi 7,25 kemarin. bunk Indonesia menilai perkembangan nilai tukar rupiah belakangan ini konsisten dengan kondisi fundamental serta mendukung peningkatan ekspor dan penurunan impor dalam proses penyesuaian defisit transaksi berjalan. bunk Indonesia akan tetap melanjutkan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai kondisi fundamentalnya.

Meski BI Rate naik namun sepertinya tidak banyak berpengaruh pada laju rupiah yang masih mengalami tekanan. Meski tertekan, tekanannya tidak sedalam sehari sebelumnya.

Menurut riset Trust Securities, imbas kenaikan BI Rate sepertinya hanya berimbas positif pada pasar saham dibandingkan rupiah. Padahal seharusnya rupiah yang diuntungkan dengan kenaikan BI Rate karena meningkatkan rate rupiah dibanding valas lainnya. Laju rupiah kali ini pun kontradiktif dengan kenaikan BI rate.

Di sisi lain, adanya revisi perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh BI menjadi 5,5-5,9 persen dari sebelumnya 5,8-6,2 persen turut berimbas negatif pada rupiah. Laju rupiah diperkirakan berada di rentang Rp 11.465-11.517 per dollar AS (kurs tengah BI).

Menurut riset Monex Investindo Futures, dollar AS bergerak menguat tajam setelah dilaporkan laju klaim tunjangan penganggur yang mengalami penurunan lebih baik dibanding estimasi. Ini setelah dollar AS tampak tertahan menanggapi departemen tenaga kerja AS yang melaporkan bahwa upgrade komputer di dua negara bagian yang memicu pelemahan angka klaim pengangguran.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.