• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

BI: Pembobolan Kartu karena Data Telanjang

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48



bunk Indonesia meminta bunk penerbit alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) untuk meningkatkan pengawasan ke sejumlah gerai yang memiliki kerja sama transaksi (merchant).
Hal ini, demi menjaga transaksi yang dilakukan nasabah tetap aman sekaligus meminimalisir tindak fraud (penipuan) yang dapat terjadi pada merchant.

"Fraud tidak bisa diserahkan ke BI semua, ini tanggung jawab dari issuer (penerbit) juga. Ini kan, kemarin ada kasus. BI tidak bisa awasi semua, apalagi untuk data merchant itu kan ke issuer," ujar Direktur Grup Hubungan Masyarakat BI, Difi A. Johansyah, di Jakarta, Jumat, 22 Maret 2013.

Menurut Difi, pembobolan data nasabah melalui skimming kartu kredit maupun kartu debit terjadi karena masih penggunaan teknologi lama, yaitu magnetic stripe.

Dalam praktiknya, penggunaan magnetic stripe membuat data kartu itu sangat mudah dicuri saat melakukan penggesekan (swipe) atau bertransaksi di merchant. Biasanya oleh oknum jahat, data itu digunakan untuk membobol rekening nasabah.

"Kalau (transaksi) pakai swipe itu data telanjang. Makanya, BI keluarkan aturan agar kartu kredit pakai chips supaya tidak bisa diduplikasi," kata Difi.

BI telah mengeluarkan aturan yang mewajibkan seluruh bunk penerbit kartu kredit maupun debit menggunakan teknologi chips pada 2015, demi mencegah duplikasi kartu nasbah. Karena, teknologi chips ini lebih tinggi tingkat keamanannya.

"Saat ini, masih dalam masa transisi peralihan teknologi kartu tersebut," kata Difi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.