• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

BI Ingatkan "Guide" di Bali Tak Jual Beli Dollar AS

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Isu para guide atau pemandu wisata di Bali yang melakukan praktik jual beli dollar AS dan sejumlah uang asing lainnya disikapi oleh perwakilan bunk Indonesia (BI) Provinsi Bali. Penawaran jual beli mata uang asing terutama dollar AS diduga dilakukan para pemandu wisata di Bandara Ngurah Rai dan objek wisata di Bali.

"Saya sempat ditanya salah satu biro perjalanan yang ingin menerima pertukaran dollar ke rupiah dari tamunya (wisatawan) secara langsung, saya katakan tidak boleh. Ada yang memberikan informasi soal guide-guide yang ikut menjual dollar, nanti saya akan mengumpulkan asosiasi guide di Bali, tidak boleh jual beli dollar, ditangkap nanti," kata Kepala Perwakilan bunk Indonesia Provinsi Bali, Dewi Setyowati, Sabtu (5/9/2015).

Dewi juga menyampaikan bahwa bisnis jual beli mata uang asing harus mendapatkan izin dahulu ke bunk Indonesia. Jadi seseorang tidak sembarangan melakukan praktik ilegal seperti diduga.

Menurut Dewi, Jika tidak ditertibkan, jual-beli ilegal itu dikhawatirkan akan mematikan bisnis Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing ( KUPVA) di Bali yang semakin mengalami persaingan ketat. "Masih banyak KUPVA ilegal. Kalau melakukan bisnis jual beli mata uang asing harus berbentuk PT (Perseroan Terbatas), minta izin dulu ke bunk Indonesia. Kalu sudah begini kan juga mematikan KUPVA," tambahnya.

Dewi melanjutkan, asosiasi KUPVA juga sudah mengirim surat ihwal adanya jual beli dollar AS ilegal. bunk Indonesia pun sedang melakukan upaya, selain sosialisasi berikut pendekatan kepada asosiasi pemandu wisata di Bali agar bisa bekerja sama dengan baik dalam menjaga kondusifnya sektor pariwisata.
 
Di Bali malah kdg kita transaksi pakai USD. Lah harganya aja USD, jadi bayar juga pakai USD
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.