• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Betulkah Jimly Bolehkan Isu SARA di Pilkada

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie menyatakan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam proses Pilkada DKI Jakarta seharusnya tidak dijadikan masalah. Menurutnya, SARA bukanlah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan.

"SARA adalah fakta. Dalam kampanye juga tidak mungkin terhindarkan. Karena itu isu SARA dalam kampanye boleh saja, asal hanya bersifat informatif untuk memperkenalkan calon sendiri," kata Jimly dalam rilis yang diterima oleh media, Senin 30 Juli 2012.

Namun demikian, lanjut Jimly, jika isu SARA digunakan sebagai sarana untuk menghasut, menjelek-jelekan dan kampanye negatif terhadap pasangan calon lain, itu sangat dilarang. Lebih dilarang lagi jika calon dan tim sukses resmi menjadikan rumah ibadah sebagai tempat kampanye. "Itu jelas melanggar UU Pemilu," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Bagi mantan Ketua MK itu persoalan SARA sendiri bukanlah masalah. Dia menilai suku, agama, dan ras dapat dibiarkan terbuka, saling tahu dan saling bergaul tanpa beban agar praktik persatuan di masyarakat menjadi alamiah.

"SARA tidak usah dipersepsi secara negatif dan ditutup-tutupi. Tentu kita juga harus kampanyekan agar rakyat memilih karena mutu bukan karena SARA tersebut. Mari memilih bukan karena apa agama dan sukunya, tapi karena mutu sang calon untuk kemajuan bangsa dan negara," dia menegaskan.
04JEt.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.