• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bertemu Orang Menyebalkan, Perlambat Kerja Otak

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
WVADP.jpg
Sedang berada di dekat orang yang sangat menyebalkan? Sebaiknya segera lari menyelamatkan diri. Efeknya bukan hanya pada emosi, tetapi juga kondisi otak. Ternyata, berada di sekitar orang yang menyebalkan bisa memperlambat kerja otak.

Sebenarnya, menurut penelitian tim dari University of Southern California, apakah Anda menyukai atau tidak menyukai seseorang, akan berdampak pada proses kerja otak. Ketika melihat orang lain bersikap, akan muncul efek ‘mirroring’.

Efek ini membuat bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk gerakan diaktifkan karena melihat orang lain bersikap. Ketika berada di sekitar orang yang tidak Anda sukai, proses tersebut bisa jadi salah dan lambat. Ini juga jadi penyebab Anda jadi salah dalam bersikap dan bisa memicu konflik.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ras atau kesamaan fisik kesamaan dapat mempengaruhi proses otak. Dan faktanya, kita memang cenderung memiliki empati lebih pada orang yang mirip dengan kita.

Peneliti melakukan eksperimen dengan membuat dua kelompok. Kelompok pertama jadi sosok yang menyebalkan, sementara kelompok kedua sebaliknya, berpikiran lebih terbuka dan menyenangkan.

Lalu, ada seorang partisipan yang diminta untuk berinteraksi pada dua kelompok tersebut. Hasilnya, ketika partisipan berada dalam kelompok yang menyebalkan bagian dari otak mereka yang bekerja pada efek 'mirroring' , memiliki pola yang berbeda ketika berada dalam kelompok yang menyenangkan.

"Bahkan sesuatu yang mendasar seperti bagaimana kita memproses rangsangan visual gerakan dimodulasi oleh faktor sosial, seperti hubungan interpersonal dan keanggotaan kelompok sosial," kata Mona Sobhani, salah satu peneliti.

Temuan ini, menurut Sobhani, memberikan dukungan penting bagi gagasan bahwa faktor sosial mempengaruhi proses persepsi kita.
 
ironisnya seorang bos sering marah sama bawahannya jika pekerjaan tak kunjung diselesaikan dengan baik, tanpa disadari bos itu menyebalkan bagi seorang pekerja. ironis memang. :D
 
kalo deket sama orang pintar..? ketularan minum jamu tolak bala gak..?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.