Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai GanSis...
Di trit sebelumnya & yg pasti trit ane sendiri.
Ane & beberapa IFers asyik berkasak kusuk mengenai keharapan adanya kedamaian di bumi nusantara ini.
Tentu ada silang pendapat, optimisme & ragumisme alias pesimis akan adanya kedamaian yaaa sekitar 80% lah nilai masing-masing antara optimis & pesimis.
Bicara peace alias kedamaian adalah impian semua manusia yg berakal normal tentunya.
Bicara kedamaian mank sih rada absurd.
Rada sulit mencari kedamaian versi utuh & diamini semua orang.
Ada yg bilang sudah damai negeri ini & adapula yg masih setengah damai negeri ini.
Pokoke sekarepmu lah.
Ane harap bicara kedamaian versi biasa saja
Sebuah keharmonisan antar sesama rakyat & hidup tidak terlalu mengalami gejolak yg berarti setiap harinya.
Perbedaan diantara mereka adalah warna pelangi yg akan menghilang setelah sebentar waktu.
Lalu apakah impian akan jadi bangsa yg damai begitu mudah...?
Mudah tidaknya akan kembali ke penghuni bangsa itu tersebut.
Kedamaian tidak akan datang ke sebuah bangsa yg masih banyak pemikir egoisnya & suka bersikap angkuh.
Jangan memohon kepada Tuhan bila yg memohon tidak berusaha tuk belajar sabar & bijaksana.
Jangan berharap kedamaian itu datang bila punya pikiran, bahwa hidup bersama dalam satu ras ataupun satu agama maka akan baik-baik saja.
Jangan berpikir bahwa apa yg akan kau & kalian lakukan adalah jalan terbaik bagi bangsa ini menuju kedamaian.
Sejarah mencatat di negara timur tengah yg satu ras & satu panji agama ada beberapa yg masih di landa konflik berkepanjangan.
Sejarah juga mencatat sebuah revolusi walaupun tujuannya baik namun hakikatnya akan menimbulkan korban nyawa & luka hati akibat trauma revolusi tersebut.
So...apa dong ts yg dapat menciptakan real kedamaian itu datang menghampiri ..?
Pertama....
Perluas pikiranmu dengan sering belajar setiap hari...
Belajar itu tidak cuma di sekolah...
Guru pembimbing tidak cuma seorang manusia yg terdidik..
Pengalaman hidup kita atau orang lain juga merupakan guru pembimbing kita di dunia.
Dengan belajar setiap hari menciptakan diri kita akan sering jadi manusia yg punya kekurangan & terus belajar memperbaikinya.
Kemarin dapat terkena hoax atau propaganda, sekarang tidak lagi karena kita belajar & memperluas pikiran.
Toh sekarang jaman canggih.
Semua informasi mengalir deras cuma melalui sebatang benda mati yg namanya smartphone.
Dengan banyak informasi yg mengalir, kita dapat cek & ricek tentang berita yg berbeda dari banyak sisi.
Tujuannya satu...!
Membuat kita tidak di jadikan domba tuk di adu segelintir orang.
Kedua ...
Mudah bersyukur dengan apa yg ada sekarang, tentu bila di bangsa tersebut memang tidak terjadi yg namanya kelaparan.
Bila ada kekurangannya yaaa sabarlah & pelan-pelan memperbaikinya
Alon-alon wae, sing penting kelakon.
Semua butuh proses & butuh kesabaran.
Ketiga ...
Tinggalkan impian semu...
Hidup kita jangan di tempatkan bak karcis lotere yg menjanjikan rezeki instan tuk jadi kaya raya.
Sering kali yg terjadi kita ini di buai janji-janji kosong oleh sekelompok orang yg harap berkuasa.
Ada yg bawa embel-embel ideologi & adapula yg bersumpah.
"Bila kita menjalankan ideologi ini maka Tuhan akan merestui & menciptakan hidup kalian sejahtera, inilah solusi bagi kita semua".
Demikian impian semu yg di tawarkan oleh para pengusung ideologi demi harap berkuasa.
Ujung-ujungnya malah dapat menciptakan kerusakan bagi bangsa ini karena mencoba merubah sesuatu dengan cara instan.
Kemudian sekelompok orang yg bersumpah akan membawa kesejahteraan bila mereka berkuasa.
Ah elah itu cuma janji manis orang yg lagi ada maunya.
Kita jangan mau terperdaya, bila kita rasa dia baik maka cukup berdoa semoga dia menunaikan janjinya.
Jangan berharap terlalu berlebihan walaupun di mata kita dia orang baik.
Bila kita berlebihan maka kedamaian hati kita akan perlahan sirna akibat asa terlalu tinggi lalu membela orang tersebut dengan membabi buta.
Ujung-ujungnya kita malah jadi kreator gaduh.
Ketiga ini cuma sample aja dari ane.
Point yg harap ane hinggakan adalah....
Perdamaian & kedamaian akan datang di suatu bangsa bila penghuni bangsa tersebut sudah pantas & sudah berusaha menjaga kerukunan, membuang ego & tidak mudah terprovokasi.
Hidup ini terlalu singkat tuk kita membenci atas perbedaan.
Terlalu singkat menyayangi sesama anak bangsa.
Namun kita tau toh, bahwa menyayangi jauh lebih bermanfaat daripada membenci sesama anak bangsa yg berbeda suku,agama & warna kulit.
Mari kita buat kedamaian skala kecil di diri kita sendiri.