Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
Udah lama gak bikin thread, sibuk ngurus tesis yg ntah kapan kelarnya.
Thread kali ini ane gak bahas soal gadget lagi soalnya ane masih belum nemu kasus yg menarik soal gadget, jadi kayanya ane mau ngajak agan kenalan sama temen ane yaitu si VAKSIN, yaps bahan kajian makalah ane dulu.
Spoiler for Baca dulu.:
Karna dalam thread kali ini akan banyak terdapat istilah - istilah kedokteran silakan klik tulisan biru pada setiap istilah supaya mudah dipahami.
Quote:
Kenalan dulu sama si Vaksin
Quote:
Quote:
Vaksinadalah bahan antigenikyang dipakai untuk menghasilkan kekebalan kepada suatu penyakit. Pemberian vaksin (imunisasi) dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit - penyakittertentu.Vaksin biasanya mengandung agen yg menyerupai mikroorganisme penyebab penyakit & sering dibuat dari mikrob yg dilemahkan ataumati,daritoksinnya, atau dari salah satu protein permukaannya.Agen merangsangsistem imununtuk mengenali agen sebagai ancaman, menghancurkannya, & untuk lebih mengenali & menghancurkan mikroorganisme yg terkait dengan agen yg mungkin ditemui di masa depan.Vaksin dapat bersifatprofilaksis(misalnya untuk mencegah atau memperbaiki efekinfeksidi masa depan olehpatogenalami atau "liar") atauterapeutik(misalnyavaksin kepada kanker).
sumber
Quote:
Vaksin sendiri ditemukan oleh Edward Jenner. Bersumber dariHistory of Vaccine, Jenner perdana kali menemukan penemuan ini tahun 1796.
Saat itu Jenner menciptakan percobaan mengpakai cacar sapi. Jenner mengambil nanah pada cacar sapi dari seorang pemerah susu. Sampel nanah tersebut kemudian ditularkan pada seorang anak laki-laki. Beberapa pekan kemudian, anak laki-laki tersebut sengaja ditularkan Jenner dengan virus cacar air.
Hasil dari percobaan EdwardJenner ini cukup mengejutkan. Si anak laki-laki sama sekali tidak tertular oleh cacar air.
Dari percobaan tersebut Jenner berhasil menemukan imunitas cacar air dari cacar sapi. Penemuan ini dengan segera tersebar & jadi titik balik dunia kesehatan.
Vaksin penyakit cacar air jadi yg perdana di dunia. Dan jadi cikal bakal pengembangan Vaksin pada saat ini.
Bersumber dariEncyclopedia Britannica, tahun 1980 cacar air berhasil ditekan secara masif di seluruh dunia.
Tahun 1885, vaksin rabies ditemukan oleh Louis Pasteur. Louis Pasteur juga menemukan vaksin untuk penyakit antrax. Vaksin ini ditemukan 4 tahun sebelum Louis Pasteur mengembangkan vaksin penyakit rabies.
Semenjak ditemukannya vaksin, banyak penyakit yg dapat disembuhkan. Penemuan ini jadi oase (jalan keluar) ditengah wabah penyakit yg terus berdatangan.
Quote:
Pembuatan Vaksin
Quote:
Quote:
1. Antigen dihasilkan
Tahapan awal ini adalah tahapan penentu dari tipe vaksin apa yg akan di produksi, dengan mempelajari struktur, ekstaraksi genom RNA penyandi protein virus, penyiapan media, dll.
Setelah media disiapkan, maka sel bibit / virus yg akan jadi induk dibiakan.
Setelah beberapa waktu virus tumbuh di sel primer & siap dipanen untuk ke tahap selanjutnya seperti isolasi pada sel virus, pengkloningan, penanaman pada mamalia, dll (tahapan akan berbeda pada setiap vaksin).
Hingga akhirnya terbentuklah antigen & siap ke tahap pemurnian.
Spoiler for Contoh tipe media yg dipakai.:
Embrio telur ayam, tripsin babi, kornea mata manusia, ginjal monyet, embrio & sel diploid manusia, sel anjing, dll.
Namun, setelah melalui banyak penelitian, ditemukan bahwa tripsin yg berasal dari babi (porcine trypsin) ternyata dapat pula dipakai untuk jadi media dalam pembuatan vaksin. Hal ini didasari oleh temuan bahwa tripsin babi memiliki kedekatan secara struktural dengan tripsin yg dihasilkan oleh tubuh manusia. Ingat, bukan bahan / komposisi, melainkan media atau alat untuk memecah protein saja.
2. Antingendimurnikan / sterilisasi & diperbanyak
Antigen yg sudah dihasilkan akan di sterilisasi & dikloning. Tujuan dari kloning & pemurnian ini untuk memperoleh antigen target dalam jumlah akbar & memisahkan / menghilangkan zat atau senyawa yg tidak dibutuhkan dalam pembuatan vaksin, sehingga didapatkan antigen yg murni tidak terkontaminasi zat lain.
Spoiler for Catatan:
Jika antigen diproduksi dari hasil penanaman & pemecahan dari tripsin babi atau sel lainnya seperti manusia & telur, maka di proses ini akan dibersihkan atau disterilisasikan berkali kali hingga tidak ada kandungan zat lain yg tidak berguna selain antigen. (Artinya sudah bersih)
3. Tambahkanadjuvant, stabilisator, & bahan pengawet
Pada Vaksin Adjuvant berfungsi untuk meningkatkan respon imun kepada antigen. Stabilisator berfungsi untuk meningkatkan kehidupan penyimpanan vaksin, & bahan pengawet memungkinkan untuk penggunaan botol multi takaran pada vaksin.
Quote:
Pembuatan Vaksin sendiri memiliki banyak tahapan, seperti yg saya jelaskan diatas, bahwa Vaksinadalah virus / bakteri yg dimodifikasi sedemikian rupa supaya lebih bermanfaat, sebetulnya sangat banyak point untuk proses pembuatan vaksin, tetapi yg saya jelaskan di atas adalah rangkumannya secara biasa supaya mudah dipahami.
Quote:
Kenali tipe vaksin dari metode produksinya.
Quote:
Quote:
Melemahkan Virus
Virus dilemahkan sehingga reproduksi mereka jadi terkendali setelah berada di dalam tubuh (agar tidak berbahaya). Vaksin untukcampak, gondok, campak Jerman (rubella),rotavirus,polio oral(tetes mulut),cacar air (varicella), danvaksininfluenza (versi intranasal)dibuat dengan cara ini.
Virus yg biasanya menyebabkan penyakit, karena virus memperbanyak dirinya sendiri berkali-kali (tidak terkendali) di dalam tubuh. virus alami ini berkembang biak ribuan kali selama infeksi, sedangkan virus vaksin biasanya berkembang biak kurang dari 20 kali.
Karena virus vaksin tidak mereproduksi terlalu banyak sel, mereka tidak menyebabkan penyakit, tetapi virus vaksin cukup baik untuk menolong "sel B memori" beradaptasi untuk melindungi tubuh dari infeksi di masa depan.
Keuntungan dari vaksin hidup yg "dilemahkan" adalah bahwa satu atau dua takaran saja akan memberikan kekebalan seumur hidup. Kekurangan dari penerapan vaksin ini adalah bahwa vaksin ini biasanya tidak dapat diberikan kepada orang dengan sistem kekebalan (imun) yg lemah (seperti orang dengan kanker atau AIDS).
Quote:
Menonaktifkan Virus
Virus sepenuhnya dinonaktifkan (atau dimatikan) dengan bahan kimia.Dengan membunuh virus, virus tidak mungkin menggandakan dirinya sendiri atau menyebabkan penyakit.
Vaksinpolio,hepatitis A,influenza (suntikan), danrabies
Karena virus masih dapat "dilihat" / dideteksi oleh tubuh, maka sel-sel sistem kekebalan yg melindungi dari penyakit akan memproduksi sel imun kepada virus ini.
Ada dua manfaat dari cara ini:
1. Vaksin tidak menyebabkan alergi atau efek sakit ringan akibat Vaksin.
2. Vaksin dapat diberikan kepada orang dengan sistem kekebalan yg lemah seperti orang yg mengidap AIDS atau KANKER.
Namun, kekurangan dari tipe vaksin ini adalah biasanya memerlukan beberapa takaran untuk mencapai kekebalan yg di harapkan. Jadi sifatnya tidak langsung permanen.
Quote:
Mengpakai bagian / beberapa dari komponen virus.
Hanya satu bagian dari virus yg diangkat & dipakai sebagai vaksin (bagian dari protein yg di hasilkan oleh virus).Vaksin hepatitis B,vaksin herpes zoster (Shingrix)danhuman papillomavirus (HPV)adalah vaksin yg dibuat dengan cara ini.
Vaksin terdiri dari protein yg berada di permukaan virus.Cara ini dapat dipakai untuk melatih reaksi kekebalan kepada salah satu bagian virus (atau bakteri) supaya dapat merangsang imun untuk proteksi kepada penyakit di masa depan.
Vaksin ini dapat diberikan kepada orang dengan kekebalan yg lemah & sanggup memberikan kekebalan jangka panjang setelah dua takaran vaksinasi.
Quote:
Mengpakai bagian dari bakteri /toksoid.
Beberapa bakteri menyebabkan penyakit dengan menciptakan protein berbahaya yg disebut toksin (racun). Beberapa vaksin dibuat dengan mengambil racun & menonaktifkannya dengan bahan kimia (toksin, setelah dinonaktifkan, disebut toksoid). Dengan menonaktifkan toksin, tidak lagi menyebabkan penyakit. Vaksindifteri, tetanus & pertusisvaksin yg dibuat dengan cara ini.
Cara lain untuk menciptakan vaksin bakteri adalah dengan mengpakai bagian dari lapisan gula (atau polisakarida) dari bakteri tersebut. Perlindungan kepada infeksi oleh bakteri tertentu didasarkan pada kekebalan kepada lapisan gula ini (dan bukan seluruh bakteri). Namun, karena anak kecil tidak menciptakan respons imun yg sangat baik kepada lapisan gula saja, lapisan tersebut terkait dengan protein yg tidak berbahaya (ini disebut vaksin "polisakarida terkonjugasi"). Influenzae Haemophilus tipe B (atau Hib),pneumokokus, & beberapa vaksinmeningokokusdibuat dengan cara ini.
Dua vaksin meningokokus, yg mencegah satu tipe bakteri tertentu (tipe B) yg tidak terkandung dalam vaksin meningokokus lainnya, dibuat dengan mengpakai dua atau lebih protein dari bakteri, bukan polisakarida bakteri.
Sama seperti vaksin virus yg dilemahkan, vaksin bakteri ini dapat diberikan kepada orang-orang dengan sistem kekebalan yg lemah, tetapi seringkali memerlukan beberapa takaran untuk mendapatkan kekebalan yg memadai.
Quote:
Nah kurang lebih begitulah gan perkenalan awaldengan si Vaksin. Sebetulnya kalau dijelaskan semua bakalan ngabisin sampe kira kira 4 thread -_-" cape ane gan.
Udah jelas yah, yg sekarang lagi rame tuh di media sosial soal Vaksin haram dll. Sebetulnya tidak salah & tidak dibenarkan juga, cuma saja mereka mungkin belum mengerti apa itu Vaksin & proses pembuatannya.
Karna perlu digaris bawahi juga sosialisasi, artikel, atau edukasi soal produksi vaksin masih sangat kurang di Indonesia, ane nemu materi inipun saat kuliah & buku referensi dari luar negeri dengan ciri khas bahasa inggris UK yg baku.
Mungkin dengan thread ini setidaknya dapat sedikit memberi pencerahan soal apa sih itu Vaksin, coba di searching di google akan sangat jarang bahkan tidak ada artikel yg menjelaskan secara rinci soal pembuatan & tahapan virus jadi Vaksin, seperti penjelasan media yg dipakai dll.
Dan udah ane jelasin juga media vaksin gak sering dari tripsin babi, ada dari embrio ayam yg mungkin dapat dibilang halal.
Tapi selain tripsin babi, ya pilihannya antara sel anjing (bakal dibilang haram lagi), embrio / sel manusia (dapat dapat disebut kanibal), sel ginjal monyet (wah ini juga bakal jadu polemik), & lain lain tergantung tipe & proses vaksin itu sendiri . Mungkin itu sih alesan kenapa artikel, atau media masih ragu untuk membeberkan atau mensosialisasikan soal vaksin lebih jauh di Indonesia, karna akan menimbulkan berbagai macam perdebatan.
Sumur 1
Sumur 2
Sumur 3
Sumur 4
Sumur 5
Buku makalah kuliah, skripsi, & buku buku saya dulu.
GIF
Kemarin 22:58Sumur 2
Sumur 3
Sumur 4
Sumur 5
Buku makalah kuliah, skripsi, & buku buku saya dulu.