Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.218
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Berkeliling stadion Piala Dunia 2022 menumpangi Doha Metro.
Seorang suporter Korea Selatan yg mengenakan kostum hanbok gon ryong po berpose di dalam gerbong Doha Metro yg tengah berhenti di Stasiun Qatar National Library jelang menyaksikan pertandingan pada Senin (28/12/2022). (ANTARA/Gilang Galiartha)
Jakarta (ANTARA) - Moda kereta rapid transit, Doha Metro, memainkan peranan penting dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2022 Qatar, sebab sarana tersebut jadi akses utama bagi para suporter dalam mengerjakan aktivitas "nyetadion".
Doha Metro yg resmi mengoperasikan tiga jalur sejak Mei 2019 menyambungkan para suporter dengan delapan stadion Piala Dunia 2022, bahkan empat di antaranya cuma berjarak selemparan batu dari stasiun metro terdekat.
Kelima stadion itu adalah Stadion Ahmad Bin Ali, Stadion Education City, Stadion Khalifa International, Stadion 974, & Stadion Lusail.
Stadion Ahmad Bin Ali terletak berseberangan dengan Mall of Qatar, sehingga para suporter dapat langsung menumpangi metro jalur hijau & turun di perhentian terakhir sebelah barat yakni stasiun Mall of Qatar. Dari situ suporter cuma perlu berjalan sedikitnya 15 menit sebelum tiba di gerbang Stadion Ahmad Bin Ali.
Stadion Education City juga berada di jalur hijau & tepat satu pemberhentian sebelum Stadion Ahmad Bin Ali. Suporter cuma perlu turun di stasiun Education City, untuk menjangkau komplek yg dibangun atas inisiatif ibunda Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Sheikha Moza binti Nasser Al Missned.
Sementara Stadion Khalifa International berada di jalur emas, & suporter dapat turun di stasiun metro Sport City, di mana sesudahnya mereka cuma perlu berjalan sekira 15 menit menuju gerbang stadion.
Sedangkan Stadion 974 terletak di ujung timur jalur emas, & membutuhkan waktu berjalan kaki sekira 30 menit dari stasiun pemberhentian terakhir yakni Ras Bu Abboud.
Catatan spesifik untuk stadion ini adalah merupakan yg perdana & satu-satunya stadion yg bersifat temporer dalam sejarah panjang Piala Dunia. Selepas rangkaian seluruh pertandingan Piala Dunia 2022 rampung digelar, Stadion 974 akan dibongkar.
Dan kabarnya pula Qatar sudah mengerjakan pembicaraan dengan pemerintah Uruguay untuk mengirimkan peti-peti kemas bekas Stadion 974. Peti-peti kemas itu bakal dikonstruksi di Maldonado sebagai salah satu stadion Piala Dunia 2030, bilamana Uruguay memenangi pencalonan tuan rumah.
Baca juga: Stadion 974, cerminan semangat keberlanjutan Piala Dunia 2022 Qatar
Sementara itu untuk Stadion Lusail, terletak di ujung utara metro jalur merah di mana para suporter turun di stasiun Lusail QNB & berjalan sedikitnya 20 menit menuju pintu gerbang stadion.
Meski tidak terhubung secara langsung, para suporter juga dapat menjangkau tiga stadion Piala Dunia 2022 lainnya melalui stasiun-stasiun metro.
Stasiun Lusail QNB juga jadi titik penjemputan bagi suporter yg hendak menuju Stadion Al Bayt di Al Khor, yg membutuhkan waktu tempuh sedikitnya 30 menit lagi menumpangi bus antar-jemput.
Kemudian stasiun pemberhentian akhir jalur merah di selatan, Al Wakra, jadi titik bus antar-jemput bagi suporter yg hendak mendatangi Stadion Al Janoub.
Sedangkan dua stasiun pemberhentian sebelumnya, yakni Free Zone, jadi titik bus antar-jemput suporter menuju Stadion Al Thumama.
Selain stadion-stadion, ketiga jalur metro juga menghubungkan suporter dengan berbagai titik penting lain selama Piala Dunia 2022 seperti area FIFA Fan Festival yg tepat di pintu keluar stasiun Corniche jalur merah atau pun metro spesifik di jalur merah yg berhenti di Bandara Hamad Internasional.
Baca juga: Qatar larang penjualan bir di dalam & sekitar stadion Piala Dunia
Selanjutnya: Di luar Piala Dunia
Berita diatas dikutip dari internet, jika Berkeliling stadion Piala Dunia 2022 menumpangi Doha Metro adalah spam, mohon beritahu kami.
Seorang suporter Korea Selatan yg mengenakan kostum hanbok gon ryong po berpose di dalam gerbong Doha Metro yg tengah berhenti di Stasiun Qatar National Library jelang menyaksikan pertandingan pada Senin (28/12/2022). (ANTARA/Gilang Galiartha)
Jakarta (ANTARA) - Moda kereta rapid transit, Doha Metro, memainkan peranan penting dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2022 Qatar, sebab sarana tersebut jadi akses utama bagi para suporter dalam mengerjakan aktivitas "nyetadion".
Doha Metro yg resmi mengoperasikan tiga jalur sejak Mei 2019 menyambungkan para suporter dengan delapan stadion Piala Dunia 2022, bahkan empat di antaranya cuma berjarak selemparan batu dari stasiun metro terdekat.
Kelima stadion itu adalah Stadion Ahmad Bin Ali, Stadion Education City, Stadion Khalifa International, Stadion 974, & Stadion Lusail.
Stadion Ahmad Bin Ali terletak berseberangan dengan Mall of Qatar, sehingga para suporter dapat langsung menumpangi metro jalur hijau & turun di perhentian terakhir sebelah barat yakni stasiun Mall of Qatar. Dari situ suporter cuma perlu berjalan sedikitnya 15 menit sebelum tiba di gerbang Stadion Ahmad Bin Ali.
Stadion Education City juga berada di jalur hijau & tepat satu pemberhentian sebelum Stadion Ahmad Bin Ali. Suporter cuma perlu turun di stasiun Education City, untuk menjangkau komplek yg dibangun atas inisiatif ibunda Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Sheikha Moza binti Nasser Al Missned.
Sementara Stadion Khalifa International berada di jalur emas, & suporter dapat turun di stasiun metro Sport City, di mana sesudahnya mereka cuma perlu berjalan sekira 15 menit menuju gerbang stadion.
Sedangkan Stadion 974 terletak di ujung timur jalur emas, & membutuhkan waktu berjalan kaki sekira 30 menit dari stasiun pemberhentian terakhir yakni Ras Bu Abboud.
Catatan spesifik untuk stadion ini adalah merupakan yg perdana & satu-satunya stadion yg bersifat temporer dalam sejarah panjang Piala Dunia. Selepas rangkaian seluruh pertandingan Piala Dunia 2022 rampung digelar, Stadion 974 akan dibongkar.
Dan kabarnya pula Qatar sudah mengerjakan pembicaraan dengan pemerintah Uruguay untuk mengirimkan peti-peti kemas bekas Stadion 974. Peti-peti kemas itu bakal dikonstruksi di Maldonado sebagai salah satu stadion Piala Dunia 2030, bilamana Uruguay memenangi pencalonan tuan rumah.
Baca juga: Stadion 974, cerminan semangat keberlanjutan Piala Dunia 2022 Qatar
Sementara itu untuk Stadion Lusail, terletak di ujung utara metro jalur merah di mana para suporter turun di stasiun Lusail QNB & berjalan sedikitnya 20 menit menuju pintu gerbang stadion.
Meski tidak terhubung secara langsung, para suporter juga dapat menjangkau tiga stadion Piala Dunia 2022 lainnya melalui stasiun-stasiun metro.
Stasiun Lusail QNB juga jadi titik penjemputan bagi suporter yg hendak menuju Stadion Al Bayt di Al Khor, yg membutuhkan waktu tempuh sedikitnya 30 menit lagi menumpangi bus antar-jemput.
Kemudian stasiun pemberhentian akhir jalur merah di selatan, Al Wakra, jadi titik bus antar-jemput bagi suporter yg hendak mendatangi Stadion Al Janoub.
Sedangkan dua stasiun pemberhentian sebelumnya, yakni Free Zone, jadi titik bus antar-jemput suporter menuju Stadion Al Thumama.
Selain stadion-stadion, ketiga jalur metro juga menghubungkan suporter dengan berbagai titik penting lain selama Piala Dunia 2022 seperti area FIFA Fan Festival yg tepat di pintu keluar stasiun Corniche jalur merah atau pun metro spesifik di jalur merah yg berhenti di Bandara Hamad Internasional.
Baca juga: Qatar larang penjualan bir di dalam & sekitar stadion Piala Dunia
Selanjutnya: Di luar Piala Dunia
- 1
- 2
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Berkeliling stadion Piala Dunia 2022 menumpangi Doha Metro adalah spam, mohon beritahu kami.