• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berjuluk Singa Podium, Ini Biografi Sukarno

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Berjuluk Singa Podium, Ini Biografi Sukarno


Banyak tokoh Indonesia lahir pada Juni, di antaranya adalah Soekarno. Bahkan, Juni disebut sebagai bulan Bung Karno. Bagi beberapa akbar masyarakat mungkin sudah mengenal sosok dia, namun tidak sedikit pula millennial yg masih awam biografinya.

Sukarno selama ini tak cuma diketahui sebagai Sang Proklamator, tetapi juga sosok orator ulung hingga dijuluki Singa Podium. Bung Karno juga merupakan Presiden perdana Republik Indonesia.

Bahkan, bersama Mohammad Hatta, yg kala itu mendampharapya sebagai Wakil Presiden, Sukarno dijuluki sebagai founding father. Pembacaan teks Proklamasi yg dilakukan mereka seolah menyempurnakan perjuangan bangsa Indonesia untuk berdiri kuat sebagai sebuah negara.

Dalam semangat bulan Bung Karno, yuk kita simak sejenak biografi Soekarno berikut ini yg dikutip dari berbagai sumber.

1. Masa kecil & pendidikan Sukarno



Berjuluk Singa Podium, Ini Biografi Sukarno


Sukarno lahir Blitar di 1901 Juni 6 bernama Kusno Sosrodihardjo. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, & ibunya Ida Ayu Nyoman Rai yg berasal dari Buleleng, Bali.

Ketika masih kecil, ia sering sakit-sakitan, sehingga sesuai adat Jawa, namanya diganti jadi Sukarno.

Sukarno kecil sempat ikut orang tuanya pindah ke Mojokerto, & mengenyam pendidikan di ELS (Europeesche Lagere School)--sekolah dasar era kolonial Hindia Belanda, lalu melanjutkan pendidikannya di HBS yg berlokasi di Surabaya.

HBS adalah sekolah menengah biasa pada zaman Hindia Belanda untuk orang Belanda, Eropa, Tionghoa, & elite pribumi dengan bahasa pengantar bahasa Belanda.

Tamat dari HBS, Sukarno muda tinggal di rumah sahabat ayahnya yg kini juga diketahui sebagai salah satu pahlawan Indonesia, HOS Tjokroaminoto. Di sana dia belajar & terbentuk jadi pejuang.

Sukarno juga diketahui menamatkan pendidikannya di Technische Hooge School (THS) jurusan teknik sipil--sekolah ini kini bernama Institut Teknologi Bandung (ITB). Dari sinilah Sukarno muda mendapat gelar insinyur.
Kemarin 18:55
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.