kintamani
IndoForum Junior D
- No. Urut
- 14673
- Sejak
- 25 Apr 2007
- Pesan
- 1.889
- Nilai reaksi
- 63
- Poin
- 48
Cerita tentang Pasrah Ashari:
Berita yang satu ini belum sempat dimuat di tabloid manapun termasuk
Bulletin Sinetron maupun Cek & Ricuh:
Heboh, bintang sinetron dan model iklan seksi Pasrah Ashari hamil tanpa
ketahuan dengan pasti siapa ayah biologis dari bayi yang dikandungnya.
Hingga bayinya lahir dan tumbuh agak besar sampai bisa merangkak, masih
belum jelas dari benih siapa jabang bayi itu berasal. Pasrah Ashari pun
tidak tahu pasti dari hubungan dengan lelaki yang mana dirinya hamil. Yang
jelas, saat ini ada dua lelaki yang sama-sama ngotot mengaku sebagai penanam
benih dan ayah kandung si bayi tersebut.
Lelaki pertama adalah Pedro Keraskepalo seorang fotomodel dan pengusaha
berwajah indo, sedangkan lelaki kedua adalah Jaime Horas seorang pemain bola
impor yang dikontrak main di PSMS Medan. Karena si bayi masih kecil dan
wajahnya masih berubah-ubah, sampai saat ini belum dapat terlihat jelas si
bayi ini mirip lelaki yang mana. Sebetulnya ada ide untuk melakukan test DNA
di laboratorium, namun niat itu diurungkan karena keluarga khawatir berita
kurang enak ini akan tersebar di media massa.
Pikir punya pikir, akhirnya ayah Pasrah Ashari dapat ide yahud. "Begini
saja," ucap orang tua ini memulai dengan gayanya yang dibikin bijaksana,
"kita semua 'kan tahu kalau minat seorang anak itu tidak akan jauh beda
dengan minat dan kebiasaan bapaknya." Segenap keluarga besar yang hadir
mulai manggut-manggut.
"Karenanya, kita siapkan saja dua buah benda yang sangat dekat dengan dunia
masing-masing lelaki yang mengaku ayah si bayi ini. Benda pertama adalah
kamera dan benda lainnya adalah bola kaki. Kita biarkan si bayi ini di
lantai dan saksikan benda apa yang dia dekati. Jika si bayi memilih kamera,
maka kamu Pedro Keraskepalo boleh menimang bayi itu dan silakan memboyong
anakku ke Port Tegal sana. Namun, jika bayi ini lebih memilih bola, maka
silakan kamu Jaime Horas angkat bayi ini dan bawalah anakku terbang ke Prio
de Jame Piro, kota asalmu di Bratsil sana." Lagi-lagi semua yang hadir
mengangguk-angguk tanda kagum dan setuju atas kebijakan dan kecerdikan orang
tua yang satu ini.
Maka, diletakkanlah sebuah kamera dan sebuah bola di lantai. Si bayi dilepas
dan dibiarkan merangkak sesuka hatinya. Setapak demi setapak, si bayi
merangkak mendekati kedua benda tadi. Pedro Keraskepalo dan Jaime Horas pun
dag-dig-dug menanti keputusan si jabang bayi. Begitu sampai di dekat kedua
benda tadi, si bayi ternyata ngeloyor begitu saja dan tampak sama sekali
tidak tertarik baik pada kamera maupun bola.
Si bayi terus merangkak menuju ujung ruangan dan tiba-tiba dia menghentikan
langkahnya dan langsung memegang sesuatu yang tergeletak di ujung ruangan
itu. Seisi rumah pun penasaran dan segera mendekati bayi itu. Kecuali Pasrah
Ashari, semuanya kaget bukan kepalang karena benda yang sangat menarik
perhatian bayi itu adalah sebuah GUNTING RUMPUT.
Melihat kenyataan ini, sebelum semaput ayah Pasrah Ashari pun teriak dgn histeris:
"WARMAAAAAAAAAAAAN!!!!! AKU TAK SUDI KAU JADI MENANTUKU!!!!!!"
Berita yang satu ini belum sempat dimuat di tabloid manapun termasuk
Bulletin Sinetron maupun Cek & Ricuh:
Heboh, bintang sinetron dan model iklan seksi Pasrah Ashari hamil tanpa
ketahuan dengan pasti siapa ayah biologis dari bayi yang dikandungnya.
Hingga bayinya lahir dan tumbuh agak besar sampai bisa merangkak, masih
belum jelas dari benih siapa jabang bayi itu berasal. Pasrah Ashari pun
tidak tahu pasti dari hubungan dengan lelaki yang mana dirinya hamil. Yang
jelas, saat ini ada dua lelaki yang sama-sama ngotot mengaku sebagai penanam
benih dan ayah kandung si bayi tersebut.
Lelaki pertama adalah Pedro Keraskepalo seorang fotomodel dan pengusaha
berwajah indo, sedangkan lelaki kedua adalah Jaime Horas seorang pemain bola
impor yang dikontrak main di PSMS Medan. Karena si bayi masih kecil dan
wajahnya masih berubah-ubah, sampai saat ini belum dapat terlihat jelas si
bayi ini mirip lelaki yang mana. Sebetulnya ada ide untuk melakukan test DNA
di laboratorium, namun niat itu diurungkan karena keluarga khawatir berita
kurang enak ini akan tersebar di media massa.
Pikir punya pikir, akhirnya ayah Pasrah Ashari dapat ide yahud. "Begini
saja," ucap orang tua ini memulai dengan gayanya yang dibikin bijaksana,
"kita semua 'kan tahu kalau minat seorang anak itu tidak akan jauh beda
dengan minat dan kebiasaan bapaknya." Segenap keluarga besar yang hadir
mulai manggut-manggut.
"Karenanya, kita siapkan saja dua buah benda yang sangat dekat dengan dunia
masing-masing lelaki yang mengaku ayah si bayi ini. Benda pertama adalah
kamera dan benda lainnya adalah bola kaki. Kita biarkan si bayi ini di
lantai dan saksikan benda apa yang dia dekati. Jika si bayi memilih kamera,
maka kamu Pedro Keraskepalo boleh menimang bayi itu dan silakan memboyong
anakku ke Port Tegal sana. Namun, jika bayi ini lebih memilih bola, maka
silakan kamu Jaime Horas angkat bayi ini dan bawalah anakku terbang ke Prio
de Jame Piro, kota asalmu di Bratsil sana." Lagi-lagi semua yang hadir
mengangguk-angguk tanda kagum dan setuju atas kebijakan dan kecerdikan orang
tua yang satu ini.
Maka, diletakkanlah sebuah kamera dan sebuah bola di lantai. Si bayi dilepas
dan dibiarkan merangkak sesuka hatinya. Setapak demi setapak, si bayi
merangkak mendekati kedua benda tadi. Pedro Keraskepalo dan Jaime Horas pun
dag-dig-dug menanti keputusan si jabang bayi. Begitu sampai di dekat kedua
benda tadi, si bayi ternyata ngeloyor begitu saja dan tampak sama sekali
tidak tertarik baik pada kamera maupun bola.
Si bayi terus merangkak menuju ujung ruangan dan tiba-tiba dia menghentikan
langkahnya dan langsung memegang sesuatu yang tergeletak di ujung ruangan
itu. Seisi rumah pun penasaran dan segera mendekati bayi itu. Kecuali Pasrah
Ashari, semuanya kaget bukan kepalang karena benda yang sangat menarik
perhatian bayi itu adalah sebuah GUNTING RUMPUT.
Melihat kenyataan ini, sebelum semaput ayah Pasrah Ashari pun teriak dgn histeris:
"WARMAAAAAAAAAAAAN!!!!! AKU TAK SUDI KAU JADI MENANTUKU!!!!!!"

=)