goesdun
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 32661
- Sejak
- 7 Feb 2008
- Pesan
- 3.024
- Nilai reaksi
- 66
- Poin
- 48
SEORANG pria Cina berhasil mengukir prestasi luar biasa di Guinness World Record. Dalam uji kemampuan berendam di es terlama yang dilakukan di Beijing, Cina, 17 April lalu, Wang Jintu, berhasil merontokkan rekor berendam di es terlama yakni 17 menit, dengan membuat rekor dunia baru yakni 1 jam 30 menit. Prestasi luar biasa ini dipersembahkan Wang Jintu untuk menyambut olimpiade yang akan berlangsung di Cina dalam waktu dekat.
Usaha pemecahan rekor yang disaksikan langsung oleh wakil dari pihak Guinness, Angela Wu, dimulai siang hari. Jintu yang memiliki tinggi 172 cm berendam dalam glass container berukuran panjang 1 m, lebar 1 m dan tinggi 1 m, yang dipenuhi es mencapai leher Jintu. Sementara ia hanya mengenakan celana renang. Dua orang dokter dari Beijing memantaunya, guna menjaga hal tak diinginkan.
Pada awalnya, Jintu nampak sedikit gemetaran, maklum, dingin menggigit, sangat dirasakannya. Para pendukungnya tampak sedikit cemas. Namun setelah beberapa saat Jintu pun mulai dapat menyesuaikan diri dan tampak rileks. Bahkan dia sudah dapat tersenyum menyambut sorakan dan teriakan dukungan dari para pendukungnya serta anak perempuannya.
Waktu demi waktu berlalu, para pemberi semangat pun makin meriah ketika waktu yang telah dilalui mencapai 1 jam 14 menit. Waktu itulah yang ditetapkan Guinness Record untuk membuat rekor baru. Seharusnya, saat itu Jintu telah berhasil membuat rekor dunia baru, namun ia menolak untuk keluar dari kotak es itu.
Menurutnya, dia telah berjanji pada dirinya sendiri, apabila telah berhasil mencapai syarat waktu yang ditetapkan Guinness, dia akan melanjutkannya hingga beberapa menit lagi hingga rekornya menjadi 1 jam 30 menit.
Dokter melakukan pemeriksaan pada tubuh Jiantu, dan mengumumkan dia tetap sehat, dan tidak terjadi kerusakan apapun pada tubuhnya akibat terlalu lama berendam dalam es.
Kini Jintu tinggal menunggu sertifikat pengesahan dari Guinness World Record atas prestasi yang dibuatnya. Aksi Jiantu ini diliput oleh berbagai media dalam dan luar negeri, termasuk Beijing TV, CCTV- Sport Channel, Sina.com, dll.
Kulit Jintu memang tergolong ‘tebal’ alias tahan dingin. Seolah lemak di lapisan kulitnya mampu menghangatkan tubuhnya di musim dingin. Kalangan terdekat Jiantu, baik di kantor maupun di luar kantor, kenal dengan kebiasaan Jiantu ini.
Betapa tidak, ketika musim dingin, saat temperatur mencapai 0 derajat, ketika semua orang memakai mantel-mantel tebal dan sepatu bot untuk mengusir dingin, Jintu justru memakai kemeja lengan pendek, dan dia pun dengan santai berjalan di luar seolah ‘melawan’ dingin dan hujan es.
Inspirasi memecahkan rekor dunia muncul ketika ia menyaksikan Zheng Da Zong berhasil masuk Guinness World Record. Sejak itu ia berniat melakukan hal serupa. “Aku melihat Zheng Da Zong dan berpikir aku pun bisa melakukan hal yang sama,” katanya.
Kemudian ia mengajukan permohonan pada Guinness. Jintu hanya dua kali berlatih sebelum melakukan pertunjukan besarnya. “Saya suka tantangan yang ekstrem dan kali ini saya persembahkan untuk menyambut olimpiade Beijing,” ujarnya seusai acara. - dia
Usaha pemecahan rekor yang disaksikan langsung oleh wakil dari pihak Guinness, Angela Wu, dimulai siang hari. Jintu yang memiliki tinggi 172 cm berendam dalam glass container berukuran panjang 1 m, lebar 1 m dan tinggi 1 m, yang dipenuhi es mencapai leher Jintu. Sementara ia hanya mengenakan celana renang. Dua orang dokter dari Beijing memantaunya, guna menjaga hal tak diinginkan.
Pada awalnya, Jintu nampak sedikit gemetaran, maklum, dingin menggigit, sangat dirasakannya. Para pendukungnya tampak sedikit cemas. Namun setelah beberapa saat Jintu pun mulai dapat menyesuaikan diri dan tampak rileks. Bahkan dia sudah dapat tersenyum menyambut sorakan dan teriakan dukungan dari para pendukungnya serta anak perempuannya.
Waktu demi waktu berlalu, para pemberi semangat pun makin meriah ketika waktu yang telah dilalui mencapai 1 jam 14 menit. Waktu itulah yang ditetapkan Guinness Record untuk membuat rekor baru. Seharusnya, saat itu Jintu telah berhasil membuat rekor dunia baru, namun ia menolak untuk keluar dari kotak es itu.
Menurutnya, dia telah berjanji pada dirinya sendiri, apabila telah berhasil mencapai syarat waktu yang ditetapkan Guinness, dia akan melanjutkannya hingga beberapa menit lagi hingga rekornya menjadi 1 jam 30 menit.
Dokter melakukan pemeriksaan pada tubuh Jiantu, dan mengumumkan dia tetap sehat, dan tidak terjadi kerusakan apapun pada tubuhnya akibat terlalu lama berendam dalam es.
Kini Jintu tinggal menunggu sertifikat pengesahan dari Guinness World Record atas prestasi yang dibuatnya. Aksi Jiantu ini diliput oleh berbagai media dalam dan luar negeri, termasuk Beijing TV, CCTV- Sport Channel, Sina.com, dll.
Kulit Jintu memang tergolong ‘tebal’ alias tahan dingin. Seolah lemak di lapisan kulitnya mampu menghangatkan tubuhnya di musim dingin. Kalangan terdekat Jiantu, baik di kantor maupun di luar kantor, kenal dengan kebiasaan Jiantu ini.
Betapa tidak, ketika musim dingin, saat temperatur mencapai 0 derajat, ketika semua orang memakai mantel-mantel tebal dan sepatu bot untuk mengusir dingin, Jintu justru memakai kemeja lengan pendek, dan dia pun dengan santai berjalan di luar seolah ‘melawan’ dingin dan hujan es.
Inspirasi memecahkan rekor dunia muncul ketika ia menyaksikan Zheng Da Zong berhasil masuk Guinness World Record. Sejak itu ia berniat melakukan hal serupa. “Aku melihat Zheng Da Zong dan berpikir aku pun bisa melakukan hal yang sama,” katanya.
Kemudian ia mengajukan permohonan pada Guinness. Jintu hanya dua kali berlatih sebelum melakukan pertunjukan besarnya. “Saya suka tantangan yang ekstrem dan kali ini saya persembahkan untuk menyambut olimpiade Beijing,” ujarnya seusai acara. - dia



