• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berebut Zakat, 21 Warga Pasuruan Tewas

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
zak101011970070000.jpg


Berebut Zakat, 21 Warga Pasuruan Tewas
Pembagian Tahun-tahun Sebelumnya Juga Selalu Bermasalah
Reporter : Eko Hardianto
Pasuruan - Tragedi tewasnya 21 orang dalam pembagian zakat yang dilakukan keluarga seorang dermawan, H. Syaichon, di jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Pasuruan, ternyata bukan pertama kali ini saja.

Hanya saja, sebelumnya tidak separah dari saat ini yang harus menelan korban jiwa hingga 21 orang. Pembagian zakat yang dilakukan pada setiap hari ke-15 bulan Ramadhan itu, sebelumnya juga selalu menimbulkan masalah dengan menyebabkan puluhan orang pingsan.

Kejadian tragis terus berulang, karena keluarga pemberi zakat kurang siap mengatur ribuan orang yang saling berdesakan, sementara tenaga pembagi zakat hanya dilakukan dan diatur oleh sejumlah orang dari pihak keluarga saja.

Apalagi yang turut berebut adalah kaum ibu-ibu berusia sekitar 25-55 tahun dari berbagai pelosok desa di sekitar Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Mulai sekitar pukul 06.00 WIB ribuan warga miskin sudah berdatangan dan antre berdesakan. Semenatara pembagian zakat dimulai pukul 10.00 WIB. Warga takut datang terlambat, karena setelah pukul 10.00 pintu ditutup.

Ribuan warga calon penerima zakat mulai pagi masuk ke gang sekitar rumah. Mereka ditampung dalam gang jalan yang ditutup pagar dan atap terpal. Pembagian zakat belum dimulai puluhan warga telah jatuh pingsan.

Namun demikian, keluarga H. Syaichon belum membagikan zakatnya sebelum pukul 10.00 WIB tepat.

Kali ini naas menimpa. Baru sekitar seperempat jam pembagian zakat dimulai, korban berjatuhan.
 
Waduhh turut berdukacita /sob/sob/sob
 
wah gila...
emank klo g terorganisir kayak gini deh jadinya..../swt
Indo klo kayak gini kurang hati2 sih..../swt

Turut berduka cita buat keluarga korban.../sob
 
parah nih.. itu yangkasih zakat juga berengsek, ngga ada koordinasi sama polisi, supaya pamer.. di detik.com ada bilang katanya biasanya ini orang pelit..
 
/swt
mo bagi in rejeki mala k dapet an sial
jah
parah amet

turut ber duka cita /sob
 
wah berita om cepet juga ya... baru hari ini berita ini masuk harian Analisa ^^
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.