• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Berburu kursi gubernur, lintas daerah-lintas pulau

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
FiInE.jpg

Mantan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Nono Sampono, mendaftar sebagai bakal calon gubernur Maluku periode 2013-2018 di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar setempat.

Di Ambon, Senin (23/7/2012), Nono didampingi sejumlah simpatisan langsung menyerahkan formulir pendaftaran kepada Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku DPD Partai Golkar setempat, Husein Toisutta.

Kehadiran Nono di Sekretariat DPD Partai Golkar Maluku di Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, turut disaksikan Ketua DPD Partai Golkar setempat, Zet Sahuburua.

Seusai pendaftaran, Nono mengatakan merasa terpanggil untuk membangun Maluku sehingga mendaftarkan diri untuk mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat 2013.

"Saya memang tidak berhasil dengan Alex Noordin di Pilkada DKI Jakarta pada 11 Juli 2012, namun motivasi untuk membangun Maluku mendorong mencalonkan diri di Partai Golkar," ujarnya.

Husein Toisutta mengatakan, sejak dibuka pendaftaran pada 12 Juli telah terdaftar 11 bakal kandidat gubernur dan tujuh bakal kandidat wakil gubernur.

"Pendaftaran dibuka hingga Senin pukul 00.00 WIT sehingga kandidat yang belum melengkapi administrasi silakan berproses," ujarnya.

Sebanyak 11 bakal kandidat calon gubernur adalah Nono Sampono, Said Assagaff, Fredy Latumahina, Edison Betaubun, Aziz Samual, Alex Retraubun, Abdullah Tuasikal, Jacky Noya, Daud Sangadji, John Pelupessy, dan Ferdinand Leawatu.

Sedangkan calon wakil gubernur yang mendaftar adalah Abdullah Tuasikal, Daud Sangadji, Bugis Saman, Hamid Rahayaan, Moda Latuponno, Junus Duganata, dan La Suryadi.

Realistis

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Zet Sahuburua mengatakan, partainya akan realistis memutuskan bakal calon gubernur dan wakil gubernur setempat untuk mengikuti Pilkada 2013.

"Mekanismenya memang telah diatur, namun keputusan mengusung bakal calon gubernur dan wagub periode 2013-2018 tetap realistis," katanya.

Karena itu, kesempatan diberikan kepada bakal calon gubernur maupun wakil gubernur untuk mendaftar karena dibuka sejak 12-23 Juli 2012.

"Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon dengan survei merupakan salah satu indikator keputusan Partai Golkar," ujar Zet.

Survei meliputi tingkat popularitas, pengenalan, kesukaan, dan kepuasan masyarakat terhadap bakal calon. Begitu pun persyaratan harus melampirkan ijazah terakhir dan data pribadi bakal calon untuk mengetahui apa saja prestasi kandidat selama ini.

"Partai Golkar tidak memungut biaya pendaftaran, namun kandidat harus menandatangani persyaratan mampu menanggung biaya seluruh proses tahapan pilkada agar di kemudian hari tidak merusak citra Partai Golkar," kata Zet.

Bakal calon yang diusung Partai Golkar pada Pilkada Maluku 2013 berpeluang besar menang dengan mengoptimalkan konstituen delapan legislator di DPRD setempat maupun sejumlah bupati dan wali kota yang dimenangkan.

"Jadi siapa bakal calon yang nantinya diusung Partai Golkar berpeluang besar memenangkan Pilkada 2013 karena memiliki simpatisan sejumlah pilkada di kabupaten maupun Kota Ambon dan Tual," ujar Zet.

Pilkada Maluku 2013 dilaksanakan karena Karel Albert Ralahalu mengakhiri masa jabatan gubernur setempat untuk periode kedua pada 15 September 2013. Saat ini (periode 2008-2013) Karel memiliki Wagub Said Assagaff, sedangkan pada periode pertama (2003-2008) berpasangan dengan Mohammad Latuconsina.
 
pertama baca judulnya, langsung yang teringat adalah jokowi. seharusnya peraturannya diubah. hanya yang tidak dalam keadaan menjabat yang boleh mendaftar.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.