Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sama-sama menimbulkan ruam. Namun ada disparitas signifikan antara campak dengan cacar air. Penyebab & cara mengobatinya juga berbeda. Memahami disparitas campak & cacar air sangat penting bagi orang tua. Dengan mengetahui mana penyakit yg sedang diderita si kecil, orang tua dapat memberikan penanganan yg tepat.
Tanpa perlu berlama-lama, yuk simak penjelasan singkat disparitas campak dengan cacar air berikut ini:
Penyebab Cacar Air & Campak
Quote:
Cacar air dapat mengakibatkan Si Kecil merasa tidak nyaman & rewel. Cacar air merupakan salah satu penyakit menular yg disebabkan oleh virus varicella-zoster.
Campak biasa disebut juga measles. Penyakit campak biasanya disebabkan oleh infeksi virus rubeola. Campak juga dapat menciptakan si kecil merasa tidak nyaman & rewel.
Penularan Campak & Cacar Air
Quote:
Cara penularan campak dengan cacar air memiliki persamaan & perbedaan.Cacar air dapat menyerang semua kelompok usia termasuk bayi yg baru lahir. Hampir 90% kasus cacar air diderita anak berusia dibawah 10 tahun, & terbanyak pada rentang usia 5-9 tahun.
Penularan cacar air melalui kontak langsung dari lesi kulit atau ruam kemerahan yg berisi cairan, maupun melalui cairan dari saluran napas (bersin, lendir hidung) yg terjadi 24 hingga 48 jam sebelum timbulnya ruam hingga timbulnya keropeng, pada umumnya 5-7 hari setelah timbulnya ruam.
Campak merupakan penyakit yg biasa menyebar melalui udara dengan tetesan hasil pernafasan yg dihasilkan dari batuk atau bersin.Si kecil yg belum mendapatkan imunisasi campak lebih berisiko untuk tertular penyakit ini
Perbedaan Gejala Campak & Cacar Air
Quote:
Biasanya gejala cacar air yg timbul pada anak bersifat sangat ringan. Berikut ini gejala yg mungkin timbul apabila Si Kecil menderita cacar air, yakni :
- Tidak enak badan selama 1-2
- Timbul ruam kemerahan pada kulit
- Ruam kemerahan berisi cairan
- Ruam terasa gatal
- Ruam di badan & wajah, bahkan dalam mulut
- Demam
- Menurunnya nafsu makan
- Nyeri pada sendi
- Batuk & pilek seperti flu
- Ruam kemerahan berisi cairan
Terdapat beberapa gejala yg sama antara campak dengan cacar air. Namun terdapat juga beberapa gejala yg berbeda. Gejala yg timbul saat si kecil terkena campak antara lain:
- Mata merah, bengkak & sensitif kepada cahaya
- Tanda menyerupai pilek (sakit tenggorokan, batuk kering & pilek)
- Bercak putih keabu-abuan di mulut & tenggorokan
- Demam tinggi
- Lemas
- Tidak nafsu makan
- Diare & muntah-muntah
- Mengalami ruam kemerahan selama sekitar 7 hari
- Ruam awalnya muncul dari belakang telinga
- Ruam menyebar ke kepala & leher, lalu ke seluruh tubuh
- Ruam kemerahan tidak berisi cairan layaknya cacar air
Cara Pencegahan Campak & Cacar Air
Quote:
Cacar air dapat dicegah dengan cara pemberian vaksinasi cacar air. Berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, pemberian vaksin cacar air pada anak sebaiknya diberikan pada saat anak berusia 1 tahun keatas sebanyak 1 kali. Namun apabila vaksinasi varicella diberikan saat anak berusia diatas 13 tahun, maka pemberiannya dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak 4-8 minggu.
Penyakit campak dapat dicegah dengan cara mengerjakan vaksinasi MR (Measles & Rubella), yg diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan & kelas 1 SD atau usia 6 tahun. Maupun diberikan vaksin gabungan MMR (Mumps, Measles, & Rubella) yg merupakan vaksin gabungan untuk mencegah campak, gondongan & campak jerman yg diberikan sebanyak 2 kali pada anak berusia 12 bulan & 5 tahun.
Namun saat ini juga sudah ada vaksin MMRV yg bermanfaat sebagai vaksin untuk Mumps, Measles (campak), Rubella, & Cacar Air.
Spoiler for buka:
Dapatkan: layanin Vaksinasi untuk Anak
Komplikasi Akibat Cacar Air & Campak
Quote:
Cacar air & campak juga dapat menyebabkan komplikasi pada tubuh penderitanya. Ada persamaan komplikasi namun ada juga disparitas komplikasi antara cacar air dengan campak.
Pada anak, cacar air dapatnya tidak berbahaya, kecuali daya tahan tubuhnya sangat rendah. Cacar air jadi berbahaya kalau anak memiliki kelainan daya tahan tubuh atau sedang menjalani kemoterapi. Beberapa komplikasi yg mungkin terjadi kalau anak mengalami cacar air antara lain radang paru-paru (pneumonia) & radang otak (encephalitis).
Campak juga dapat menyebabkan beberapa komplikasi. Penyakit campak dapat menyebabkan komplikasi yg cukup serius seperti diare, radang paru pneumonia, radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk & bahkan kematian.
sumber : perbedaan campak & cacar
/:sup:/
Kemarin 22:52