• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berbagi Nomor Pin Kartu Debit di Arab Saudi

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Pandemi COVID 19, sudah merubah pola perilaku dalam berbelanja. Salah satunya adalah penggunaan debit card saat berbelanja meski di warung-warung kecil sekalipun (baqolah).

Ada hal unik & sudah jadi kebiasaan banyak orang yg tinggal di Saudi ketika berbelanja, yaitu ketika kasir mempersilahkan untuk mengetik nomor PIN (NomorIdentifikasi Pribadi) kartu debit saat pembayaran.
Maka dengan enteng tanpa ada rasa khawatir sedikitpun, banyak pembeli yg saya temukan dengan suara keras menyebut sederet no PIN mereka. Hingga pembeli lainpun mendengarnya.
Pertama kali saya dulu mendengarnya sempat kaget, tetapi lama-lama jadi biasa, bahkan terkadang saya sendiri ikut mengerjakannya. Dan memang tidak ada rasa khawatir sedikitpun.

Berbagi Nomor Pin Kartu Debit di Arab Saudi


Bahkan semakin banyak saya temukan di musim pandemi saat ini cerita lain tentang berbagi no PIN kartu debit.
Satu kali waktu, pernah saat saya hendak mengambil uang di ATM, tiba-tiba ada seorang kakek minta tolong untuk dibantu transfer uang.
Sempat diam sejenak teringat banyak kasus gendam dengan modus seperti ini di Indonesia. Tetapi saya segera sadar bahwa saat itu saya tidak sedang di Indonesia.
Saya persilahkan sang kakek mengetik sendiri no PIN kartu ATMnya. Tapi sang kakek enggan, kemudian dengan suara keras menyebut no pin kartu ATMnya & meminta saya mengetiknya. Saya pun membantunya hingga selesai transaksi.

Pada waktu yg lain, saya pernah merasa ketinggalan ATM debit card, saat belanja di supermarket di dekat apartmen tempat kami tinggal. Dengan segera setelah mengantar belanjaan, saya kembali ke kasir & bertanya tentang ATM saya.
Oleh pihak kasir, saya diminta mendatangi pihak customer service (Counter Strike), & betapa kagetnya saat pihak Counter Strike menunjukan 3 tumpuk ATM pembeli yg tertinggal.
Bahkan mengatakan dia hadzihi mi zamaan, sanatain ziyadah (ini sudah lama, bahkan ada yg 2 tahun lebih).

Seketika saya membayangkan kalau kartu-kartu tersebut jatuh ke pihak yg tidak bertanggung jawab. Dan lagi-lagi saya segera sadar bahwa saya bukan sedang di Indonesia, tetapi di Saudi Arabia.
Lagi-lagi negeri yg katanya kadrun ini bikin geleng-geleng kepala.
MasyaAllah

Madinah, 20 Dzul Qodah 1441
Ditulis menjelang tidur, Aboe Fatih Al Anshari, diambil dari FP Pustaka Sunnah

Sumber: Saudinesia
Hari ini 11:25
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.