Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ini kisah yg belum lama ini saya alami. Saat itu masih pertengahan bulan maret dimana virus corona mulai masuk ke Indonesia.
Saat itu kami mahasiswa universitas Brawijaya hendak melaksanakan UTS namun virus corona mulai terdeteksi di malang & sistem ujian pun diubah jadi online.
Event ini memang jadi kesempatan untuk menyontek selagi ujian namun bukan itu yg harap saya bahas.
Saya tinggal di kos kosan bersama banyak mahasiswa lainnya & kebanyakan mahasiswa UB juga. Saat itu kami punya musuh yg sama yakni UTS online.
Taulah kalau sistemnya online gimana. disini koneksi internet merupakan senjata nomor satu sekalihus tali gantungan hidup yg amat penting.
Kos kosan saya memiliki wifi & beberapa akbar penghuni bergantung pada wifi tersebut sebagai penyedia internet untuk dipakai sehari hari.
Nah ceritanya saat itu begini. Pagi pagi saat saya sedang menikmati kopi pagi saya mendengar ada yg ngetuk pintu kamar saya dengan panik banget.
Saat saya buka disana muncullah paras jelek tetangga kamar saya yg seperti hendak menangis. Dia memohon mohon dengan sangat untuk meminjaminya theatering.
Ternyata listrik di kos tiba tiba mati & otomatis wifi juga ikutan mati. Saat itu dia hendak memulai ujian online nya & tak ada internet sama saja dengan nilai 0.
Oh iya setiap mahasiswa itu punya jadwal uts yg beda beda & kebetulan saya enggak punya jadwal hari itu jadi saya beruntung namun tetangga saya sial. Siapa sangka listrik akan mati saat uts berlangsung.
Akhirnya saya pun menyalakan hotspot dari hp saya & dia pun melanjutkan ujiannya dengan tenang. Saat itu kebetulan dia sudah kehadapatn uang (maklum tanggal tua) jadi enggak dapat beli paket internet jadi satu satunya opsi dia ya meminta hotspot.
Akhirnya dia menyelesaikan ujiannya dengan tenang & seminghu kemudian nilainya udah keluar di SIAM & dia dapat nilai bagus. Diaitu dia bersyukur banget & berterima kasih sama saya. Saya pun bahagia senang saja berbagi paket data.
Toh itu hanyalah paket internet yg dapat dibeli kapanpun. Coba bayangkan kalau saya menolak & dia tak dapat pinjaman lain, dapat dapat nilai uts nya kosong & terancam tidak lulus. Dengan mengatakan lain paket internet dari saya sudah menyelamatkan kuliahnya & saya bangga akan kebaikan tersebut.
Karna itu saya hendak mengajak agan untuk ikut menebar kebaikan. Meski cuma sekedar memberikan hotspot gratis pun dapat saja sudah menyelamatkan kehidupan seseorang.
Sekian kisah kebaikan saya. Mana kebaikan agan?