• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Berapa Nilai Asuransi Korban Sukhoi?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
c2JX.jpg
Tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, masih menyisakan kontroversi berkenaan dengan proses pembayaran asuransi kepada korban.

Seperti diketahui, pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) merupakan milik dari Sukhoi Company asal Rusia, dan pihak perusahaan hanya berkomitmen memberikan ganti rugi sebesar 50.0000 dollar AS, sekitar Rp 450 juta per orang.

Saat ini, PT Trimarga Rekatama, selaku konsultan penjualan SSJ 100, berusaha untuk meminta tambahan, sesuai dengan nilai asuransi bagi korban kecelakaan pesawat di Indonesia.

Atau sesuai dengan kebijakan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut.

"Saat ini proses negosiasi masih berlangsung. Kami inginnya mendekati jumlah yang ditetapkan pemerintah, sebesar Rp 1,2 miliar per orang," ujar Sunaryo, Kepala Pengembangan Bisnis Trimarga Rekamatama, Rabu (16/5/2012).

Peningkatan nilai asuransi tersebut, lanjut Soenaryo, sesuai dengan Permenhub. Di peraturan itu, perusahaan penyedia layanin jasa transportasi harus memberikan asuransi senilai Rp 1,2 miliar jika penumpangnya meninggal dunia dalam perjalanan.

Sunaryo bilang, sebelumnya memang belum ada kesepakatan mengenai berapa besar asuransi yang harus dibayar jika terjadi kecelakaan. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya bukanlah yang mengundang perusahaan asal Rusia tersebut ke Indonesia.

"Kami hanya diminta mengundang para calon investor, mereka datang sendiri untuk promosi," tutur Sunaryo.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.