yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Keributan semalam itu akibat kemarahan warga yang dipicu atas ulah sekitar 20 anggota PSHT ranting Desa Kemlagigede Kecamatan Turi yang membleyer - bleyer sepeda motor yang dikendarainya saat melintas di jalan raya Desa Turi hendak menuju Padepokan PSHT di Desa Menongo Sukodadi untuk mengikuti acara pengukuhan.
Sebelum berangkat sekelompok anggota PSHT ini berkumpul di depan Balai Desa Kemlagigede Kecamatan Turi.
Ternyata keberangkatan anggota PSHT ini dipantau warga saat di perjalanan jalan desa.
Dan benar, aksi membleyer - bleyer puluhan sepeda motor dan sikap meledek membuat warga tersulut emosi.
Kemarahan warga yang dikomando Mandra bersama sekitar 15 warga lainnua akhirnya spontan dan tak terkendali mengejar sekelompok anak muda tersebut sambil melempari batu hingga jalan depan masjid Turi.
Luapan emosi masyarakat Desa Turi yang membabibuta mengejar anggota PSHT dengan lemparan batu ini mengakibatkan 2 pendekar PSHT terluka.
Dua pendekar yang jadi korban diantaranya, Irfan (30) dan Dawam (26), keduanya asal Dusun Doro Desa Karangwedoro Kecamatan Turi.
Irfan mengalami luka di dahi dan Dawam mengalami luka di kepala belakang.
Jedah waktu sekitar 20 menit kemudian sejumlah anggota Polsek Turi dan Koramil 0812/03 Kecamatan Turi tiba di tempat kejadian.
Suasana mencekam malam tadi akhirnya berhasil dilerai dan dilokalisir petugas polsek bersama koramil.
Sebanyak 25 orang warga yang dipimpin Mandra berhasil diamankan dan digiring ke polres. Sedang anggota PSHT meneruskan perjalanan menuju padepokan di Menongo Sukodadi.
Sementara korban Irfan dan Dawam di Rujuk ke RS Muhamadiyah Lamongan.
Malam itupun berkembang informasi akan ada penyerangan balik dari perguruan PSHT ke warga masyarakat Desa Turi.
Karena menyeruak akan ada serangan balik petugas dari polsek, koramil dan intel Kodim 0812 siaga di tempat kejadian.
Hingga Rabu (05/11) pukul 03.30 WIB informasi penyerangan itu tidak terbukti dan anggotaa Perguruan PSHT Ranting Kecamatan Turi sekitar 133 orang, 128 laki - laki dan 5 perempuan yang telah melaksanakan pengukuhan di Padepokan PSHT Jl.Keduwul Desa Menongo telah kembali ke Ranting Kecamatan Turi di Depan Balai Desa Kemlagigede dikawal anggota pollsek dan Koramil 0812/03.
Meski di wilayah Turi kondusif, dari pukul 04.00 WIB anggota polsek dan Koramil 0812/03 hingga berita ini dikirim masih melaksanakan patroli penyisiran di wilayah Kecamatan Turi.
Sementara itu, puluhan warga masih dimintai keterangan di Polres terkait peristiwa semalam.