• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bentrok Warga Turi dengan Anggota PSHT, 2 Pendekar Terluka

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
DQvfp.jpg
Bentrok antara puluhan warga Desa Turi Kecamatan Turi dengan anggota Perguruan Setia Hati Teratai (PSHT) mengakibatkan 2 pendekar terluka dan harus dirawat di Rumah Sakit akibat terkena lemparan batu di bagian kepala, Selasa (04/11) sekitar pukul 21.30 WIB.

Keributan semalam itu akibat kemarahan warga yang dipicu atas ulah sekitar 20 anggota PSHT ranting Desa Kemlagigede Kecamatan Turi yang membleyer - bleyer sepeda motor yang dikendarainya saat melintas di jalan raya Desa Turi hendak menuju Padepokan PSHT di Desa Menongo Sukodadi untuk mengikuti acara pengukuhan.

Sebelum berangkat sekelompok anggota PSHT ini berkumpul di depan Balai Desa Kemlagigede Kecamatan Turi.

Ternyata keberangkatan anggota PSHT ini dipantau warga saat di perjalanan jalan desa.

Dan benar, aksi membleyer - bleyer puluhan sepeda motor dan sikap meledek membuat warga tersulut emosi.

Kemarahan warga yang dikomando Mandra bersama sekitar 15 warga lainnua akhirnya spontan dan tak terkendali mengejar sekelompok anak muda tersebut sambil melempari batu hingga jalan depan masjid Turi.

Luapan emosi masyarakat Desa Turi yang membabibuta mengejar anggota PSHT dengan lemparan batu ini mengakibatkan 2 pendekar PSHT terluka.

Dua pendekar yang jadi korban diantaranya, Irfan (30) dan Dawam (26), keduanya asal Dusun Doro Desa Karangwedoro Kecamatan Turi.

Irfan mengalami luka di dahi dan Dawam mengalami luka di kepala belakang.

Jedah waktu sekitar 20 menit kemudian sejumlah anggota Polsek Turi dan Koramil 0812/03 Kecamatan Turi tiba di tempat kejadian.

Suasana mencekam malam tadi akhirnya berhasil dilerai dan dilokalisir petugas polsek bersama koramil.

Sebanyak 25 orang warga yang dipimpin Mandra berhasil diamankan dan digiring ke polres. Sedang anggota PSHT meneruskan perjalanan menuju padepokan di Menongo Sukodadi.

Sementara korban Irfan dan Dawam di Rujuk ke RS Muhamadiyah Lamongan.

Malam itupun berkembang informasi akan ada penyerangan balik dari perguruan PSHT ke warga masyarakat Desa Turi.

Karena menyeruak akan ada serangan balik petugas dari polsek, koramil dan intel Kodim 0812 siaga di tempat kejadian.

Hingga Rabu (05/11) pukul 03.30 WIB informasi penyerangan itu tidak terbukti dan anggotaa Perguruan PSHT Ranting Kecamatan Turi sekitar 133 orang, 128 laki - laki dan 5 perempuan yang telah melaksanakan pengukuhan di Padepokan PSHT Jl.Keduwul Desa Menongo telah kembali ke Ranting Kecamatan Turi di Depan Balai Desa Kemlagigede dikawal anggota pollsek dan Koramil 0812/03.

Meski di wilayah Turi kondusif, dari pukul 04.00 WIB anggota polsek dan Koramil 0812/03 hingga berita ini dikirim masih melaksanakan patroli penyisiran di wilayah Kecamatan Turi.

Sementara itu, puluhan warga masih dimintai keterangan di Polres terkait peristiwa semalam.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.