talam
IndoForum Senior E
- No. Urut
- 48451
- Sejak
- 16 Jul 2008
- Pesan
- 3.672
- Nilai reaksi
- 25
- Poin
- 48
Pada tanggal 17 Juli pukul 4 pagi, polisi di Boluo Yuanzhou (Yuanzhou) Township, kota Huizhou, Provinsi Guandong memukul mati seorang pengendara sepeda motor karena gagal merespon polisi tepat waktu. Bentrokan kemudian terjadi antara polisi dan lebih dari seribu pekerja.
Penguasa China secara cepat berusaha untuk menutup-nutupi fakta sebenarnya dari kejadian tersebut. Semua berita dihapus dari internet, dengan demikian tidak ada laporan media yang dapat ditemukan. Telefon ke Kantor Kota Yuanzhou juga tidak diangkat. Wartawan di SecretChina mewawancarai penduduk desa Yuanzhou pada tanggal 18 Juli, yang menjadi saksi kejadian tersebut termasuk diantaranya argument yang terjadi antara dua polisi dan seorang korban.
Korban Tewas akibat Kebrutalan Polisi
Liu, seorang pekerja konstruksi, menyaksikan kejadian tersebut. Dia menyatakan,”Pada saat saya sedang dalam perjalanan ke tempat konstruksi pada pukul 4 pagi, saya melihat mereka mulai berargumen. Polisi menduga sepeda motor tersebut adalah hasil curian, tetapi pengendara sepeda motor tersebut kabur. Polisi kemudian mengejarnya. Setelah berhasil mendekat, dia kemudian menghentikan kendaraannya dan memukul dua polisi tersebut. Saya melihat mereka berkelahi. Demikianlah. Saya tidak tahu apa yang harus saya kerjakan, dan pergi dari sana.”
Siang harinya, Liu mengetahui kalau pengendara sepeda motor tersebut dipukul hingga meninggal, tetapi tidak mendengar ada korban dari pihak polisi. Dia melanjutkan, “Ada sekitar 1000 pekerja yang kebanyakan berasal dari Provinsi Hunan, beberapa dari mereka bekerja di toko tempat cukur dan beberapa adalah penarik kereta. Mereka mendekati polisi dengan pemotong kertas, pisau dan saya mendengar beberapa dari mereka membawa senjata api. Kedua polisi tersebut mengalami luka-luka.”
Pemerintah Mengirimkan Tentara untuk Mengambil Tindakan Keras terhadap Penduduk
Menurut seorang penduduk desa, kekerasan tersebut berlangsung hingga pukul dua siang. Banyak kendaraan polisi yang rusak. Seorang penduduk mengatakan, “Mobil pemerintah yang bernilai jutaan dirusak. Tentara dikirim dari Huizhou, terdiri dari beberapa ratusan tentara dan banyak kendaraan. Beberapa pekerja mengalami luka-luka. Ratusan ditangkap dan kerumunan massa dibubarkan.”
Kejadian seperti ini menimbulkan banyak opini. Liu berkata,”Beberapa mengatakan bahwa membunuh orang adalah salah. Tetapi jika korban tidak mati, tentu dia akan dinyatakan bersalah. Apakah memang perlu membunuhnya?”
Link : Klik Disini
Penguasa China secara cepat berusaha untuk menutup-nutupi fakta sebenarnya dari kejadian tersebut. Semua berita dihapus dari internet, dengan demikian tidak ada laporan media yang dapat ditemukan. Telefon ke Kantor Kota Yuanzhou juga tidak diangkat. Wartawan di SecretChina mewawancarai penduduk desa Yuanzhou pada tanggal 18 Juli, yang menjadi saksi kejadian tersebut termasuk diantaranya argument yang terjadi antara dua polisi dan seorang korban.
Korban Tewas akibat Kebrutalan Polisi
Liu, seorang pekerja konstruksi, menyaksikan kejadian tersebut. Dia menyatakan,”Pada saat saya sedang dalam perjalanan ke tempat konstruksi pada pukul 4 pagi, saya melihat mereka mulai berargumen. Polisi menduga sepeda motor tersebut adalah hasil curian, tetapi pengendara sepeda motor tersebut kabur. Polisi kemudian mengejarnya. Setelah berhasil mendekat, dia kemudian menghentikan kendaraannya dan memukul dua polisi tersebut. Saya melihat mereka berkelahi. Demikianlah. Saya tidak tahu apa yang harus saya kerjakan, dan pergi dari sana.”
Siang harinya, Liu mengetahui kalau pengendara sepeda motor tersebut dipukul hingga meninggal, tetapi tidak mendengar ada korban dari pihak polisi. Dia melanjutkan, “Ada sekitar 1000 pekerja yang kebanyakan berasal dari Provinsi Hunan, beberapa dari mereka bekerja di toko tempat cukur dan beberapa adalah penarik kereta. Mereka mendekati polisi dengan pemotong kertas, pisau dan saya mendengar beberapa dari mereka membawa senjata api. Kedua polisi tersebut mengalami luka-luka.”
Pemerintah Mengirimkan Tentara untuk Mengambil Tindakan Keras terhadap Penduduk
Menurut seorang penduduk desa, kekerasan tersebut berlangsung hingga pukul dua siang. Banyak kendaraan polisi yang rusak. Seorang penduduk mengatakan, “Mobil pemerintah yang bernilai jutaan dirusak. Tentara dikirim dari Huizhou, terdiri dari beberapa ratusan tentara dan banyak kendaraan. Beberapa pekerja mengalami luka-luka. Ratusan ditangkap dan kerumunan massa dibubarkan.”
Kejadian seperti ini menimbulkan banyak opini. Liu berkata,”Beberapa mengatakan bahwa membunuh orang adalah salah. Tetapi jika korban tidak mati, tentu dia akan dinyatakan bersalah. Apakah memang perlu membunuhnya?”
Link : Klik Disini