Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
gambar
Paling tersiksa adalah ketika berdekatan dengan orang yg paling dibenci.
Betul tidak? Adakah orang di dunia ini yg tak memiliki rasa benci? Tidak ada asap kalau tidak ada api. Begitulah mungkin yg terjadi.
Timbulnya rasa benci dimulai dari indera penglihatan & pendengaran. Karena mendengar berita tentang seseorang, atau karena melihat apa yg dilakukan oleh orang lain. Hal tersebut dianggap tidak sesuai dengan apa yg diharapkan. Maka akan timbul rasa tidak suka.
Quote:
gambar
Dari perasaan tidak suka kemudian intensitasnya bertambah. Dari satu kejadian ke kejadian tak disukai lainnya jadi benci. Dan kebencian akan memuncak ketika kesabaran tidak terbendung lagi.
Salahkah kalau kita membenci? Padahal efek negatif membenci itu berbahaya. Diantaranya, kebencian akan menimbulkan prasangka buruk, benci cuma aka menanbah luka.
Quote:
gambar
Secara emosi, membenci orang menimbulkan berbagai gejolak dalam diri seseorang. Perasaan yg mulanya datar & normal kemudian berubah seketika manakala kita berjumpa atau mendengar berita tentangnya.
Akibatnya akan menimbulkan rasa marah yg tidak berkesudahan, letih secara emosi karena terus memikirkannya, sensitif & tidak tenang. Katanya membenci itu sangat melelahkan hati & menciptakan beberapa orang merasa tidak tenang (insecure).
Quote:
gambar
Membenci juga dapat jadi mengacaukan emosi & mood seseorang sehari-hari dalam setiap aktivitas. Tentu saja kalau aktivitas yg dilakukan erat kaitannya dengan emosi pasti kian rusak hasil pekerjaan kita.
Perasaan benci memang tidak dapat dihilangkan dalam diri kita. Dan hal yg paling merugikan adalah membenci diri sendiri. Kalau dengan diri sendiri saja benci, bagaimana dengan orang lain.
Quote:
gambar
Pernah saya dengar teman saya begitu membenci tahi lalat yg ada di bawah kelopak matanya. Katanya, karena tahi lalat ini dia tidak cantik.
Ada juga yg begitu membenci sebuah peristiwa. Pada saat itu kebetulan yg bersangkutan diminta jadi MC dalam sebuah acara. Nah, saat kegiatan tersebut yg bersangkutan beberapa kali salah baca teks acara serta gagap di awal acara tersebut. Katanya bila ingat peristiwa itu ia sangat membenci keadaan itu.
Quote:
gambar
Apa lacur, namanya sudah terjadi mau bagaimana lagi. Seperti tahi lalat yg merusak kecantikan mungkin dapat dihilangkan dengan operasi. Beda halnya dengan teman saya yg jadi MC.
Sebenarnya orang lain sudah lupa pada peristiwa tersebut. Namun demi menjaga harga diri akhirnya kebencian dari sebuah kesalahan yg dilakukan bertahan lama
Quote:
gambar
Sekian banyak sumber menyebutkan bahwa kebencian kepada diri sendiri lebih berbahaya dari membenci orang lain. Kalau membenci orang lain tinggal menjauhi & menghindari saja. Namun kalau membenci diri sendiri bagaimana menjauhi & menghindarinya.
Beberapa yg menyarankan supaya mengurangi kebencian dengan diri sendi melalui, pembiasaan berpikir positif, berdamai dengan masa lalu, mengenali kelemahan & kelebihan diri, dasar betul bahwa tidak ada yg sempurna, & tidak suka menyalahkan orang lain.
Quote:
gambar
Terkait dengan kebencian dengan orang lain maka, akan sangat bijak kalau berdamai dengan orang yg tita benci? Kita harus selesai dengan diri sendiri sebelum mengembangkan potensi yg kita dimiliki.
Pada saat bangkit kebencian pada orang lain karena melihat kesalahan-kesalahannya ketimbang kebaikan-kebaikannya. Sebaiknya, cobalah melihat kesalahan-kesalahan yg ada dalam diri kita sendiri dahulu. Agar kita juga sadar bahwa sebagai manusia biasa tidak dapat luput dari kesalahan.
Quote:
gambar
Jika ada yg sudah meyakiti kita hingga menciptakan hati sakit, kesal, marah, maka ada baiknya dicoba melihat alasan di balik perlakuan mereka & berlatih untuk berpikir positif. Lebih baik menengok ke dalam diri sendiri terlebih dahulu.
Berbuat baik kepada orang yg kita benci & berusaha sekuat tenaga untuk memaafkan, lalu mendoakan dia supaya berubah. Memang, itu tidak mudah. Tapi, yakinlah itu dapat dilakukan.
Maka katakan pada diri sendiri, "You must go On!" jangan ada rasa benci lagi. Kalau dapat hingga ke akar-akarnya!
Mengasihi & menyayangi lebih baik & mulia. Baik pada diri sendiri maupun pada orang lain.
Hari ini 04:52
Paling tersiksa adalah ketika berdekatan dengan orang yg paling dibenci.
Betul tidak? Adakah orang di dunia ini yg tak memiliki rasa benci? Tidak ada asap kalau tidak ada api. Begitulah mungkin yg terjadi.
Timbulnya rasa benci dimulai dari indera penglihatan & pendengaran. Karena mendengar berita tentang seseorang, atau karena melihat apa yg dilakukan oleh orang lain. Hal tersebut dianggap tidak sesuai dengan apa yg diharapkan. Maka akan timbul rasa tidak suka.
Quote:
Dari perasaan tidak suka kemudian intensitasnya bertambah. Dari satu kejadian ke kejadian tak disukai lainnya jadi benci. Dan kebencian akan memuncak ketika kesabaran tidak terbendung lagi.
Salahkah kalau kita membenci? Padahal efek negatif membenci itu berbahaya. Diantaranya, kebencian akan menimbulkan prasangka buruk, benci cuma aka menanbah luka.
Quote:
Secara emosi, membenci orang menimbulkan berbagai gejolak dalam diri seseorang. Perasaan yg mulanya datar & normal kemudian berubah seketika manakala kita berjumpa atau mendengar berita tentangnya.
Akibatnya akan menimbulkan rasa marah yg tidak berkesudahan, letih secara emosi karena terus memikirkannya, sensitif & tidak tenang. Katanya membenci itu sangat melelahkan hati & menciptakan beberapa orang merasa tidak tenang (insecure).
Quote:
gambar
Membenci juga dapat jadi mengacaukan emosi & mood seseorang sehari-hari dalam setiap aktivitas. Tentu saja kalau aktivitas yg dilakukan erat kaitannya dengan emosi pasti kian rusak hasil pekerjaan kita.
Perasaan benci memang tidak dapat dihilangkan dalam diri kita. Dan hal yg paling merugikan adalah membenci diri sendiri. Kalau dengan diri sendiri saja benci, bagaimana dengan orang lain.
Quote:
Pernah saya dengar teman saya begitu membenci tahi lalat yg ada di bawah kelopak matanya. Katanya, karena tahi lalat ini dia tidak cantik.
Ada juga yg begitu membenci sebuah peristiwa. Pada saat itu kebetulan yg bersangkutan diminta jadi MC dalam sebuah acara. Nah, saat kegiatan tersebut yg bersangkutan beberapa kali salah baca teks acara serta gagap di awal acara tersebut. Katanya bila ingat peristiwa itu ia sangat membenci keadaan itu.
Quote:
Apa lacur, namanya sudah terjadi mau bagaimana lagi. Seperti tahi lalat yg merusak kecantikan mungkin dapat dihilangkan dengan operasi. Beda halnya dengan teman saya yg jadi MC.
Sebenarnya orang lain sudah lupa pada peristiwa tersebut. Namun demi menjaga harga diri akhirnya kebencian dari sebuah kesalahan yg dilakukan bertahan lama
Quote:
Sekian banyak sumber menyebutkan bahwa kebencian kepada diri sendiri lebih berbahaya dari membenci orang lain. Kalau membenci orang lain tinggal menjauhi & menghindari saja. Namun kalau membenci diri sendiri bagaimana menjauhi & menghindarinya.
Beberapa yg menyarankan supaya mengurangi kebencian dengan diri sendi melalui, pembiasaan berpikir positif, berdamai dengan masa lalu, mengenali kelemahan & kelebihan diri, dasar betul bahwa tidak ada yg sempurna, & tidak suka menyalahkan orang lain.
Quote:
Terkait dengan kebencian dengan orang lain maka, akan sangat bijak kalau berdamai dengan orang yg tita benci? Kita harus selesai dengan diri sendiri sebelum mengembangkan potensi yg kita dimiliki.
Pada saat bangkit kebencian pada orang lain karena melihat kesalahan-kesalahannya ketimbang kebaikan-kebaikannya. Sebaiknya, cobalah melihat kesalahan-kesalahan yg ada dalam diri kita sendiri dahulu. Agar kita juga sadar bahwa sebagai manusia biasa tidak dapat luput dari kesalahan.
Quote:
Jika ada yg sudah meyakiti kita hingga menciptakan hati sakit, kesal, marah, maka ada baiknya dicoba melihat alasan di balik perlakuan mereka & berlatih untuk berpikir positif. Lebih baik menengok ke dalam diri sendiri terlebih dahulu.
Berbuat baik kepada orang yg kita benci & berusaha sekuat tenaga untuk memaafkan, lalu mendoakan dia supaya berubah. Memang, itu tidak mudah. Tapi, yakinlah itu dapat dilakukan.
Maka katakan pada diri sendiri, "You must go On!" jangan ada rasa benci lagi. Kalau dapat hingga ke akar-akarnya!
Mengasihi & menyayangi lebih baik & mulia. Baik pada diri sendiri maupun pada orang lain.
Hari ini 04:52