• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Benarkah Childfree = Solusi?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Benarkah Childfree = Solusi?

Sumber : redbubble.com​

Buat yg masih belum paham apa itu childfree, childfree ini merupakan suatu kondisi di mana kita tak memiliki anak hingga kapanpun (intinya sih seperti itu, koreksi kalau keliru).

Meskipun terkesan agak miris menurut beberapa orang, kondisi childfree ini tetep ada aja penganutnya, khususnya dari kalangan liberalis yg rata-rata udah gerah sama populasi dunia yg semakin bertambah aja.

Dampak-dampak menganut prinsipchildfree

Kita mulai dari yg positif dulu. Dampak positif perdana dari prinsipchildfree ini ialah mengurangi beban negara dalam memenuhi kebutuhan hidup penduduknya.

Ya iyalah, dengan adanya prinsipchildfree ini, dapat aja impor pangan gede-gedean bakalan dapat ditekan seminimal mungkin. Selama ini kan yg bikin kita impor pangan terus ya populasi yg membludak itu. Kalo cuma ngandelin swasembada pangan lokal doang mah, gak bakal cukup kalo populasi Indonesia bejibunnya minta ampun.

Di samping meringankan beban negara, prinsipchildfree ini dapat juga menciptakan pengeluaran hidup kita jadi lebih hemat. Ya iyalah, gak bakalan tuh ada biaya pendidikan anak, biaya susu formula anak, biaya kebutuhan pokok anak, dll kalo kita menganut prinsipchildfree, iya gak?

Selain gak ada biaya-biaya untuk anak barusan, prinsipchildfree ini dapat menciptakan ongkos liburan kita jadi lebih murah lho guys, wkwkwk.

Kalo barusan saya sudah membahas akibat positif dari childfree, kali ini saya bahas akibat negatifnya nih. Dampak negatifnya sebenernya ada tiga sih.

Pertama, gak ada yg mengurus kita di masa tua (kecuali kalo kalian sewa suster dan/atau masih punya pasangan hidup). Kedua, gak bakal ada yg mewariskan apa yg kita miliki, semacam mewariskan perusahaan, ideologi yg kita anut, & lain-lain. Ketiga, hidup terasa lebih sepi aja.

Lantas, apakah childfree = solusi?

Benarkah Childfree = Solusi?

Sumber : redbubble.com​

Jawabannya jelas bukan solusi sih. Jujur, bakalan sepi banget sih rasanya kalo sampe kita nerapin prinsipchildfree ini, terlepas kita tetep punya pasangan hidup sekalipun.

Solusi yg paling benar buat menekan pertumbuhan populasi dunia ialah terapkan prinsip "maks. 2 anak lebih baik", bener tuh apa mengatakan BKKBN.

Penutup

Yaudah, segitu dulu thread-nya. Komen di bawah kalau mau diskusi terkait childfree ini, OK.

Rekomendasi Thread :

Wajarkah Film Asing Lebih Diprioritaskan Ketimbang Film Lokal?

2 Ciri Khas K-Popers yg Lain

Gambaran Indonesia di Tahun 2045 Nanti

Indonesia Rewind 2021, Inilah yg Paling Berasa Banget

Kriteria Website Beriklan yg Baik & Benar

Keunggulan Menjadi Orang Kiri

5 Golongan Pelaku Kekerasan Seksual yg Kebal Hukum

Habis Delik Viral, Terbitlah Polri Harus Bubar, Setuju Kah?

Perlukah Hukum Islam Untuk Berantas Kekerasan Seksual?​
Hari ini 17:07
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.